Ketum Pemuda Muhammadiyah Baru Akan Dilantik, Fokus Transformasi Kader

0
2342

KLIKMU.CO – Struktur kepemimpinan baru Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah periode 2018-2022 hasil Mukatamar di Yogyakarta sudah terbentuk. Kini pengurus baru itu direncanakan akan dilantik Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah Jum’at (28/12) mendatang.

Sunanto Ketua Umum terpilih mengatakan, dalam periodesasi kali ini memegang komitmen untuk tidak akan menyeret Pemuda Muhammadiyah ke poros politik tertentu.

“Kami ingin kembali ke khittah organisasi,” katanya meski tidak dipungkiri adanya tuduhan bahwa dirinya diasumsikan ke arah politik tertentu. Dia menandaskan, bahwa tuduhan itu tidak benar adanya.

Bagi Cak Nanto begitu sapaan akrabnya, amanah yang diberikan merupakan bentuk perjuangan kummatan dan kebangsaan menuju keadilan sosial dan kesejahteraan ummat. Inilah yang akan menjadi bagian penting dari perjalanan ke depan.

“Jadi tidak hanya trasformasi kader politik, tapi transformasi kealihan kader dibidang masing akan ruang yg perlu difasilitasi oleh kepengurusan periode kali ini,” kata pria kelahiran Madura ini. Juga tetap akan fokus pada gerakan dakwah Islam untuk kemasyarakatan dan kebangsaan. Juga akan mengemban amanah dalam menegakkan Amar Makruf Nahi Mungkar sebaik mungkin.

“Saya tidak ada sangkut pautnya. Kalupun saya jadi bagian mereka (Istana) jelas saya saat ini menjadi bagiannya. Tapi apakah anda melihat saya berada di dalam itu,” kata Nanto bertanya balik kepada KLIKMU.CO saat dikonfirmasi melalui WatShap, Kamis sore (20/12).

Meski demikian, Nanto tidak bisa membatasi ruang ekspresi secara personal anggota pemuda Muhammadiyah untuk berkecimpung dipolitik.

Semntara itu Mukayat Al-Amin, M.Sosio Ketua Pelaksana dalam pelantikan tersebut mengatakan, dengan tema “Merajut Kebersamaan, Kalau Bisa Maju Bersama, Kenapa Harus Sendiri” sebagai perwujudan memberi harapan baru pada organisasi dan bangsa.

Mukayat juga Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur menambahkan dalam kepengurusan ini akan proporsional. Maksudnya menjaga kedekatan yang sama dengan siapapun. Asal, untuk kemaslahatan bersama. Membangun ummat dan bangsa.

“Karena itu kami akan membuka diri kepada siapapun, asalkan bisa bermanfaat bagi ummat dan bangsa,” katanya yang menurutnya dalam gerak Pemuda Muhammadiyah selalu melihat khittah gerakan yang dicitakan oleh pendiri Muhammadiyah. (Abd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here