Ketum Terpilih Ode Rizki Prabtama: Tidak Ada Lagi Lawan Politik, Mari Bahu-membahu Membangun IMM Malang Raya

0
363
Ketua umum terpilih IMM Malang Raya Ode Rizki Prabtama (kanan) bersama ketua umum periode sebelumnya, Irsyad Madjid. (Panitia/Klikmu.co)

 

KLIKMU.CO – Musyawarah Cabang (Musycab) Ke-26 Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Malang Raya telah menetapkan Ode Rizki Prabtama SPd sebagai ketua umum terpilih periode 2020-2021 pada Selasa (3/3/2020) di Aula Masjid AR Fachruddin lantai 2 UMM. Mantan ketua umum IMM Raushan Fikr FKIP tersebut menumbangkan jagoan Fastcho, Ainur Rifqi SM, dengan perolehan suara yang cukup telak, 82 banding 27. Musycab dilaksanakan mulai 20 Februari hingga 3 Maret 2020.

Kepada KLIKMU.CO, Ode menyatakan bahwa kemenangan ini bukan kemenangan pribadi, ¬†melainkan kemenangan seluruh kader Malang Raya. “Semoga mampu merangkul semua, berkolaborasi. Tidak ada lagi lawan politik,” ujarnya.

“Semua kawan seikatan, kita bahu-membahu berkhidmat dalam upaya memajukan IMM Malang Raya ke depan,” lanjut laki-laki kelahiran Maluku 23 tahun lalu tersebut.

Pada pemilihan kali ini, Ode mengusung visi Meneguhkan Kebaruan Gerakan Intelektual Profetik, Memajukan IMM Malang Raya yang Berpihak dan Futuristik Berlandaskan Tri Kopetensi Dasar Ikatan dan 6Cs+. “Ada dua kata kunci, yaitu meneguhkan dan kebaruan,” ujarnya.

Meneguhkan berarti mengukuhkan atau memperkuat, sedangkan kebaruan adalah hal-hal yang sifatnya baru, sesuatu yang lazim dalam budaya kerja persyarikatan. Tak terkecuali IMM sebagai ortom.

Ode juga menyoroti gerakan profetisme yang mesti disesuaikan dengan konteks daerah. Profetisme mesti dirumuskan ke dalam bentuk yang baru, disesuaikan dengan semangat zaman serta kebutuhan lokal setiap daerah. “Menerjemahkannya ke dalam konteks kekinian dan kedisinian tiap-tiap daerah masihlah terhitung langka,” katanya.

Padahal, menurut alumnus Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UMM ini, gagasan profetisme adalah kunci pintu yang diberikan oleh Prof  Kuntowijoyo untuk mengejawantahkan spirit gerakan Muhammadiyah di zaman dan tempat tertentu.

Sementara itu, target utamanya sebagai ketum terpilih ke depan adalah kader, kader, dan kader. “Saya ingin menumbuhkembangkan kader secara holistik,” jelasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here