Khutbah Idul Fitri 1441 H di Rumahaja #14: Bergembira di Tengah Wabah Corona

0
219
Foto diambil dari Kumparan dan Berita Arek Surabaya

KLIKMU.CO

Oleh: Imanan*

 

السَّلامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهو بَرَكَاتُهُ

اَلْحَمْدُ لِلّهِ الَّذِيْ نحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ با للهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ ا للهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، أَشْهَدُ أَنْ لا إِلَهَ إِلا الله وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّداً عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ لا بِيَّ بَعْدَهُ . وَالصَّلاةُ وَالسَّلامُ عَلَى رَسُوْلِ الله

وَعَلَى اَلِهَ وَ اَصْحَبِهَ وَمَنْ وَّالَاهُ فَيَاعِبَدَالله أُوْصِيْكُمْ وَأِيَّايَ بِتَقْوَى الله فَقَدْ فَاز الْمُتَّقُوْنَ

كَمَا قَالَ الله تَعَالَى فِي كِتَابِهِ الْكَرِيْمِ  أَعُوْذُ بِالله مِنَ الشَّيْطَانِ الرَّجِيْمِ

يَٰأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا ٱتَّقُوا ٱللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِۦ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ

وَقَالَ تَعَالَى    يَٰأَيُّهَا ٱلنَّاسُ ٱتَّقُوا رَبَّكُمُ ٱلَّذِى خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَٰحِدَة وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً  وَٱتَّقُوا ٱللَّهَ ٱلَّذِى تَسَاءَلُونَ بِهِۦ وَٱلْأَرْحَامَ  إِنَّ ٱللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقيبا

: يَٰأَيُّهَا ٱلَّذِينَ ءَامَنُوا ٱتَّقُوا

 

قَوْلًا سَدِيدًا. يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَٰلَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَمَن يُطِعِ ٱللَّهَ وَرَسُولَهُۥ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا

اَمَّا بّعْدُ, فَـإِنّ  أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَـابُ اللهِ , وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشَرَّ الْأُمُوْرِ مُحْدَثاتُهَا وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعُةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ وَكُلَّ ضَلَالَةٍ فِى لنَّارِ 

اللهُ اَكْبَرُ اللهُ اَكْبَرُ لآأِلهَ اِلَّااللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ.اللهُ اَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ

Keluargaku rahimakumulloh  yang berbahagia.
Marilah kita panjatkan puji syukur kepada Alloh Subhanahu wa Ta’ala yang telah memberikan banyak kenikmatan terutama nikmat iman, nikmat Islam, nikmat kesehatan dan kesmpatanan bahwa hari ini kita dapat berkumpul untuk menjalankan shalat Idul Fitri bersama-sama setelah kita berpuasa Ramadhan sebulan penuh.  meski suasana 1 Syawal 1441 H hari ini lain dari pada yang lain. Seumur hidup kita baru sekarang ini kita shalat idul Fitri dirumah kita sendiri, tidak dilapangan. dan ini pengalaman yang sangat berharga sepanjang sejarah hidup kita

Kita semua memang sedang diuji oleh Alloh dengan mewabahnya virus korona yang sangat berbahaya sehingga banyak amal ibadah yang lazimnya kita jalankan dengan berjamaah di masjid, seperti salat lima waktu, salat Jumat, dan salat tarawih, namun dalam suasana seperti ini semua ibadah itu kita laksanakan di rumah sesuai dengan fatwa dari para ulama dan harus mengikuti protokol yang ditentukan pemerintah. Sebab, negeri kita tercinta tengah diuji oleh Alloh Ta’ala dengan wabah Covid 19 yang tengah mengguncang dunia dan telah merenggut ratusan ribu nyawa di planet bumi ini dalam waktu yang singkat.

Oleh karena itu, untuk melindungi diri, keluarga, dan masyarakat pada umumnya kita harus mengikuti protokol kesehatan dengan menjaga jarak, memakai masker, tidak bersentuhan, tidak berkerumun, selalu mencuci tangan dengan sabun atau memakai hand sanitizer, dan sebagainya. Maka dari itu, pelaksanaan shalat Ied kali ini harus kita selenggarakan secara terbatas di rumah kita bersama keluarga.

Jangan salah menafsirkan bahwa shalat Ied, bersilaturrahim, bersalaman, tidak diperbolehkan, tetapi bertemunya banyak orang atau berkerumun ini yang harus dihindari. Sebab, untuk memutus mata rantai penyebaran covid 19 itu  harus dilakukan dengan mematuhi protokol kesehatan. Oleh karena itu sebagai hamba Alloh yang baik kita harus berikhtiar agar bisa terhindar dari wabah itu kemudian baru bertawakkal kepada Allah Subhanahu waTa’ala. Di sinilah kita harus menerapkan prinsip ushul fikih.

دَرْأُ الْمَفَاسِدِ مُقَدَّمٌ عَلَى جَلْبِ الْمَصَالِحِ

yang artinya “Menolak kerusakan (bahaya) lebih utama daripada meraih kebaikan”

Rasululloh shallallohu ‘alaihi wasallam  juga bersabda

لَاضَرَرَ وَلَا ضِرَارَ

Artinya:  Tidak boleh melakukan sesuatu yang membahayakan diri sendiri maupun orang lain ( HR.Imam Ahmad, Ibnu Majah, dan lainnya).

اللهُ اَكْبَرُ اللهُ اَكْبَرُ لآأِلهَ اِلَّااللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ.اللهُ اَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ

Keluargaku rahimakumulloh yang berbahagia

Dalam rangka menghindari kerusakan akibat wabah ini kita harus berikhtiar sekuat tenaga sesuai protokol yang telah ditentukan seraya berdoa, berzikir, bermunajat, dan bertawakal pada Alloh Ta’ala agar wabah Covid 19 ini segera berlalu dan Alloh berkenan menarik virus-virus yang membahayakan ini dari negeri kita tercinta. Dengan upaya yang sungguh-sungguh itulah in sya Alloh tidak akan lama lagi wabah covid 19 akan berakhir.

Oleh karena itu, setelah shalat Ied ini kita harus kembali atau tetap tinggal di rumah saling bermaaf-maafan seluruh anggota keluarga berlebaran bersama. Selanjutnya, kita bisa berdoa, beribadah, belajar, dan bekerja dari rumah atau sekitar rumah kita. Jika harus keluar rumah kita harus menghindari kerumunan, menjaga jarak, memakai masker, dan mencuci tangan.

Silaturahim bisa dilakukan dalam lingkup terbatas tidak perlu bersalaman dan cium tangan di luar keluarga inti. Gunakan tilpun pintar kita baik untuk menyampaikan permohonan maaf, ungkapan kegembiraan, dan saling mendoakan pada saudara, para kyai,ustadz dan guru-guru, sahabat, kolega, dan sebagainya. In sya Alloh mereka semua dapat memahaminya, karena mereka juga menginginkan wabah ini cepat berakhir. Jika terpaksa harus berjumpa darat. kita tetap menjaga jarak dan mematuhi protokol kesehatan.

اللهُ اَكْبَرُ اللهُ اَكْبَرُ لآأِلهَ اِلَّااللهُ وَاللهُ اَكْبَرُ.اللهُ اَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ

Keluargaku rahimakumulloh yang  aku sayangi

Semoga  kasih sayang Alloh senantiasa menaungi langkah kita, dan covid-19 dan segala musibah segera menjauh dari seluruh kehidupan ummat manusia.

Mengakhiri khutbah Ied, ini marilah kita berdoa mohon ampun pada Alloh Subhanahu wa Ta;ala atas segala dosa-dosa yang telah kita lakukan, semoga Alloh menerima ibadah puasa dan amal-amal shalih kita, semoga Alloh memberikan kesehatan, keselamatan, dan kebahagiaan baik di dunia maupun akhirat, semoga Alloh segera menghilangkan wabah covid 19 dari negeri kita tercinta, dan semoga Alloh Ta’ala menjadikan kita orang yang menang dan kembali ke fitri.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إبْرَاهِيْمَ وَآلِ إِبْرَاهِيْمَ ، وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَآلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَآلِ إِبْرَاهِيْمَ إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ

اَللّٰهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْ مِنَاتِ, الْأَحْيَاءِ مِنْهُمْ     وَالْأَمْوَاتِ , إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدّعْوَاتِ  فَيَا قَا ضِيَ الْحَا خَاتِ,

اَللّٰهُمَّ إِنَّا نَسْأَ لُكَ سَلاَ مَةً فِى الدِّيْنِ, وَعَا فِيَةً فِى الْخَسَدِ, وَزِيَادَةً فِى الْعِلْمِ, وَبَرَكَةً فِى الرِّزْقِ وَتَوْبَةً قَبْلَ الْمَوْتِ, وَرَحْمَةًعِنْدَ الْمَوْتِ, وَمَغْفِرَةً بَعْدَ امَوْتِ   بِرَحْمَتِكَ يَا اَرْحَمَ الرَّاحِمِيْنَ

رَبَّنَا لا َتُزِغْ قُلُوْبَنَا بَعْدَ إِذْ هَدَيْتَنَا وَهَبْ لَنَا مِنْ لَدُنْكَ رَحْمَةَ, إِنَّكَ أَنْتَ الْوَهَّابُ. رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاخِنَا وَذُرِّيَاتِنَا قُرَّةَ أعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِيْنَ إِمَامًا. رَبَّنَا تَقَبّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنْتَ السَّميعُ الْعَلِيمُ, وَتُبْ عَلَيْنَا إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ

الْاٰخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ رَبَّنَا اٰتِنَا فِى الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِى

سُبْحًا نَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ, وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْ سَلِيْنَ, وَالْحَمْدُ لِلّٰهِ رَبِّ الْعَا لَمِيْنَ. امين ….

وَالسَّلاَمُ عَلَيْكُم وَرَحْمَةُ اللّٰةُ وَبَرَكَا تُهُ

 

*Muballigh Muhammadiyah Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here