Khutbah Jum at #33: Lima Pesan Rasulullah saw

0
206
Ilustrasi diambil dari liputan6.com

KLIKMU.CO

OLEH.MOH. HELMAN SUEB, MA.*

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُاَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن.يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ أَمّا بَعْدُفَأِنّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ، وَخَيْرَ الْهَدْىِ هَدْىُ مُحَمّدٍ صَلّى الله عَلَيْهِ وَسَلّمَ، وَشَرّ اْلأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةً، وَكُلّ ضَلاَلَةِ فِي النّارِ

Hadirin yang berbahagia !
Alhamdulillah, siang ini kita dapat berkumpul di majlis yang berbahagia ini dalam keadaan sehat dan penuh rahmat. Maka tiada langkah yang tepat , kecuali kita bersyukur kepada Allah Subhaanahu wa Ta’ala yang telah melimpahkan rahmat-Nya kepada kita sekalian, sehingga kita merasakan betapa indahnya hidup dalam suasana ketenangan hati.

Shalawat serta salam semoga tetap terlimpah kepada junjungan kita Nabi Muhammad Shalawallahu ‘alaihi wassalam, yang telah menunjukkan jalan lurus, sehingga kita mantap beragama Islam., serta kita semua istiqomah dan lurus untuk menegakkan Agama Islam.

Hadirin yang berbahagia !
Rasulullah Saw. adalah seorang nabi yang mulia akhlaknya, halus tutur katanya, pandai bergaul, sehingga memikat hati orang-orang yang yang pernah bertemu dengan beliau. Di antara kemuliaan akhlak beliau  menyentuh sahabatnya di saat memberikan nasehat. Dan tidak dipungkiri bahwa sentuhan fisik seperti yang beliau lakukan ini melahirkan kedekatan dan efek positif, sekaligus sahabat yang beliau nasihati merasa diperhatikan sehingga memperhatikan beliau.

Diantaranya seperti apa yang dilakukan oleh Rasulullah Saw. kepada Abu Hurairah berikut:dari Abu Hurairah, dia berkata: “Rasulullah Saw.bertanya: ‘Siapa yang mau mempelajari nasihat dariku lalu mengamalkannya, atau setidaknya mengajarkannya kepada siapa saja yang mau mengamalkannya?’ ‘Aku, wahai Rasulullah,’ jawab Abu Hurairah. Lalu beliau memegang tanganku dan menyebutkan lima nasihat berikut:

اتَّقِ المَحَارِمَ تَكُنْ أعْبَدَ النَّاسِ وارْضَ بِمَا قَسَمَ اللهُ لَكَ تَكُنْ أغْنَى النَّاسِ,
وَأحْسِنَ إلىَ جَارِكَ تَكُنْ مُؤْمِنًا وَأَحِبَّ لِلنَّاسِ مَا تَحُبُّ لِنَفْسِك تَكُنْ مُسْلِمًا
, وَلَا تَكْثِرِ الضَّحِكَ فإنّ كَثْرَةَ الضَّحِكِ تُمِيْتُ القَلْب

Pertama. Hindarilah hal-hal yang haram, niscaya engkau akan menjadi orang yang paling baik ibadahnya;  Kedua. Ridhalah terhadap apa yang Allah karuniakan kepadamu, niscaya engkau akan menjadi orang yang paling merasa m; Ketiga Berbuat baiklah kepada tetanggamu, niscaya engkau akan menjadi Mukmin sejati; Keempat Berbuat baiklah untuk orang lain sebagaimana engkau mengharapkannya untuk dirimu sendiri; dan Kelima Janganlah engkau banyak tertawa, karena hal itu dapat mematikan hati.”
(HR. At-Tirmidzi, Dihasankan oleh Syaikh Nashiruddin Al-Bani).

Hadirin yang berbahagia !
Sungguh Rasulullah Saw. sangat sayang kepada umatnya, memberikan pesan yang menjadikan seseorang memiliki kelebihan yang sangat terpuji, Pertama, hindarilah hal-hal yang haram, niscaya engkau akan menjadi orang yang paling baik ibadahnya. Seorang yang muslim selalu memperhatikan halal dan haram dalam kehidupannya, sehingga mereka memilki ketaatan yang tinggi. Mereka akan menjaga makanan mereka dari hal-hal yang diharamkan Allah Subhaanahu wa Ta’ala, sebagaimana terdapat dalam firman-Nya QS.Al Baqarah 168:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُواْ مِمَّا فِي الأَرْضِ حَلاَلاً طَيِّباً وَلاَ تَتَّبِعُواْ خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ ﴿١٦٨﴾

Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.”

Makanan memiliki pengaruh terhadap perilaku seseorang, maka Islam mewajibkan umatnya supaya makan makanan yang baik lagi halal. Bahkan bukan hanya makanannya , tetapi cara mencarinya harus halal. Ketika seseorang makan makanan yang haram, maka ia berada pada pelanggaran terhadap aturan agama dan berarti telah terjebak mengikuti langkah Syetan. Untuk itulah, Allah menyerukan agar tidak mengikuti langkah-langkah Syetan yang selalu menyesatkan manusia.

Hadirin yang berbahagia !

Pesan Rasulullah Saw. yang Kedua: Ridhalah terhadap apa yang Allah karuniakan kepadamu, niscaya engkau akan menjadi orang yang paling merasa berkecukupan;

Orang yang merasa cukup dengan pemberian Allah Subhaanahu wa Ta’ala ketika berada dalam keadaan yang bearkekurangan, maka dia tidak akan mengeluh, dan akan terus berusaha untuk menggapai anugrah-Nya. Ketika berada dalam keadaan berlebih dia tidak tama’, namun tetap bersyukur kepada-Nya dengan memberikan sebagaian hartanya kepada orang yang berhak menerimanya. Dia yakin bahwa Allahpun akan memberikan tambahan nikmat kepada-Nya. Sebagaimana janji Allah dalam firman-Nya, QS, Ibrahim : 7.

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ ﴿٧﴾

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu mema`lumkan: “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (ni`mat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (ni`mat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.

Jadi orang yang selalu mensyukuri anugrah Allah Subhaanahu wa Ta’ala, dalam segala keadaannya, maka dialah orang yang paling kaya.

Hadirin yang berbahagia !

Pesan Rasulullah Saw, yang Ketiga adalah Berbuat baiklah kepada tetanggamu, niscaya engkau akan menjadi Mukmin sejati;. Tetangga adalah orang yang paling dekat dengan kita, yang tahu ketika mereka sakit sementara keluarganya yang jauh belum tahu. Maka tepatlah sabda Rasulullah bersabda:

Barang siapa yang beriman kepada Allah dan kepada hari akhir, maka hendaklah memuliakan tetangganya”. HR.Bukhori-Muslim.

Beriman kepada Allah Subhaanahuwa Ta’ala dengan merasa dilihat-Nya di mana saja berada akan memantaptapkan keimanan kita . Demikian juga keimanan kita kepada hari akhir akan menyemangati kita untuk menabur amal sholeh . Itulah kebiasaan orang yang beriman.

Hadiirin yang berbahagia !
Pesan Rasulullah Saw, yang  Keempat adalah berbuat baiklah untuk orang lain sebagaimana engkau mengharapkannya untuk dirimu sendiri; Kebaikan yang kita lakukan , pasti berbalas , tidak ada yang disia-siakan “Sebagaimana diterangkan Allah Subhaanahu wa Ta’ala :QS. Al Zalzalah :7.

فَمَن يَعْمَلْ مِثْقَالَ ذَرَّةٍ خَيْراً يَرَهُ ﴿٧﴾

Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan) nya.”

Dalam ayat lain disebutkan , bahwa kebaikan selalu mendapat balasan kebaikan, inilah motivasi tinggi untuk menabur kebaikan di mana-mana. Sebagaimana firman-Nya :

هَلْ جَزَاء الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ ﴿٦٠﴾

Tidak ada balasan kebaikan kecuali kebaikan (pula”.

Hadirin yang berbahagia !
Pesan Rasulullah Saw. Yang kelima Janganlah engkau banyak tertawa, karena hal itu dapat mematikan hati.”Islam membolehkan kita gembira, asalkan tidak berlebih-lebihan, sebab hal yang seperti ini, akan memudahkan diri untuk mensyukuri nikmat-Nya, di samping itu dapat mematikan hati, perasaannya hilang, kalau hati sudah mati keraslah lah yang sulit untuk kembali ke jalan yang benar. Sungguh amat berbahayalah jika hati telah mati, sebab dapat juga menjadi orang menentang aturan dari-Nya.

Semoga kita semua yang hadir di majlis yang penuh barokah ini, juga keluarga kita, selalu mendapatkan petunjuk dan perlindungan dari Allah SwT.,serta mampu melaksanakan ibadah dengan dengan penuh ketulusan atas dasar cinta kepada-Nya.

بَارَكَ ا للهُ لِيْ وَلَكُمْ فيِ االْقُرْأَ نِ ا لْعَظِيْمِ وَنَفعَنِيْ وَ إِ يَّا كُمْ بمِا فِيْهِ مِنَ الْاَ يَاتِ و ذِكْر الحْكِيْمِ وَتَقَبَّلْ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِ نَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ ا لْعَلِيْمُ

KhutbahKedua :

الْحَمْدُ لِلّهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَى وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْد

Kaum muslimin yang dirahmati Allah SubhaanahuwaTa’ala !
Marilah kita dengan tiada henti-hentinya selalu memanjatkando’a , agar senantiasa mendapatkan kemudahan dalam mengarungi samodra kehidupan yang penuh fitnah ini, dan tetap berada dalam naungan dan ridlo-Nya.

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، ٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ.
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلّاً لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

*Pengasuh Pondok Pesantren Muhammadiyah Babat Lamongan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here