Khutbah Jumat #14: Rahasia Memaafkan

0
224
Foto orang saling memaafkan diambil dari konfrontasi

KLIKMU.CO

Oeh.: MOH.HELMAN SUEB, MA.*

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن.
يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ
يَاأَيّهَا الّذِيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْلَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمً،ا أَمّا بَعْدُ
فَأِنّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ، وَخَيْرَ الْهَدْىِ هَدْىُ مُحَمّدٍ صَلّى الله عَلَيْهِ وَسَلّمَ، وَشَرّ اْلأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةً، وَكُلّ ضَلاَلَةِ فِي النّارِ.

Jama’ah Jum’at rahimakumullah, Mari kita bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala yang telah memberikan berbagai keni’matan, terutama ni’mat Iman dan Islam. Semua itu dari Allah Ta’ala, maka mesti kita syukuri. Dan Allah akan menambah ni’mat itu bagi orang-orang yang bersyukur.Shalawat dan salam semoga Allah tetapkan atas Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, para keluarganya, para sahabatnya, dan para pengikutnya yang setia dengan baik sampai akhir zaman.

Jama’ah Jum’at rahimakumullah !
7 hari yang lalu , kita berbondong-bondong menuju ke lapangan untuk melaksanakan Shalat Idul Fitri 1439 H. dan mendengarkan khutbah Idul Fitri. Rasanya , memang beda dengan bulan yang lainnya .Setelah shalat Idul Fitri kitapun dengan ketulusan hati kita lanjutkan saling meminta maaf.

Ada beberapa hal yang menunjukkan bahwa memberi maaf,akan mendapatkan manfaat : Pertama : Menuju Pribadi Taqwa , Memaafkan kesalahan orang lain , memang berat apalagi dia pernah menyakiti kita , namun bagi orang yang bertaqwa memberi maaf harus dilakukan karena akan mendapatkan kecintaan dari Allah Subhaanahu wa Ta’ala, di samping juga akan diganjar surga-Nya.sebagaimana firman-Nya :

الَّذِينَ يُنفِقُونَ فِي السَّرَّاء وَالضَّرَّاء وَالْكَاظِمِينَ الْغَيْظَ وَالْعَافِينَ عَنِ النَّاسِ وَاللّهُ يُحِبُّ الْمُحْسِنِينَ

“ (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema`afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan.” QS. Ali Imron : 134
Pada ayat diatas ada tiga golongan yang akan mendapatkan kecintaan dan surga Allah Subhaanahu wa Ta’ala ,yaitu orang yang terbiasa berinfak dalam keadaan lapang maupun sempit, orang yang suka menahan marah dan orang yang memaafkan orang lain ketika mapu membalas.

Maka momentum lebaran inilah saat yang tepat untuk saling memaafkan , melupakan masalah yang telah lalu, dan inilah ciri orang yang bertaqwa.

Hadirin yang dimuliakan Allah !
Sungguh memberi maaf adalah perbuatan yang sangat mulia, adapun manfaat yang kedua adalah memperoleh pahala dari Allah Swt. al Qur-an Asy Syuura : 40
وَجَزَاء سَيِّئَةٍ سَيِّئَةٌ مِّثْلُهَا فَمَنْ عَفَا وَأَصْلَحَ فَأَجْرُهُ عَلَى اللَّهِ إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الظَّالِمِينَ
“ Dan balasan suatu kejahatan adalah kejahatan yang serupa, maka barangsiapa mema`afkan dan berbuat baik maka pahalanya atas (tanggungan) Allah. Sesungguhnya Dia tidak menyukai orang-orang yang zalim.”

Setiap orang mukmin memiliki kedudukan yang mulia disisi Allah Subhanahu wa Ta’ala , maka setiap perbuatannya selalu diperhitungkan , memaafkan orang lain yang pernah menyakitinya merupakan perbuatan terpuji yang akan mendapat pahala dari-Nya. Adapun terhadap perbuatan orang-orang yang dzalim Allah Subhaanahu wa Ta’ala tidak menyukainya.

Hadirin yang dimuliakan Allah !

Manfaat yang ketiga : Memaafkan lebih baik dari shadaqah , Betapa banyak orang yang enggan memberi maaf kepada orang lain, dengan alas an telah membuat sakit hati, maka Allah memberikan penjelasan firman-Nya Al Qur-an Surat Al Baqarah : 263
قَوْلٌ مَّعْرُوفٌ وَمَغْفِرَةٌ خَيْرٌ مِّن صَدَقَةٍ يَتْبَعُهَا أَذًى وَاللّهُ غَنِيٌّ حَلِيمٌ
“ Perkataan yang baik dan pemberian ma`af lebih baik dari sedekah yang diiringi dengan sesuatu yang menyakitkan (perasaan sipenerima). Allah Maha Kaya lagi Maha Penyantun “..
Salah satu orang yang akan masuk surga adalah orang yang memiliki pribadi pemaaf. Memaafkan dapat menjadi lebih besar pahalanya daripada shadaqah yang diiringi dengan menyakitkan orang yang diberinya.Oleh karena itu berbahagialah bagi orang yang memaafkan orang lain dengan tulus ikhlash .

Hadirin yang dimuliakan Allah !
Perlu kita ketahui bahwa memaafkan orang lain , memiliki pengaruh positif pada diri yang melakukannya, maka ada baiknya khotib sebutkan di sini :
Pertama : Menyehatkan Pikiran,mungkin kita pernah merasa tidak enak makan, sulit tidur, malas menjalankan aktivitas, hal ini tidak lain karena dalam diri kita menyimpan rasa jengkel , persaan kesal dan bisa juga marah kepada seseorang.perasaan tersebut akan memudahkan kacaunya pikiran karena dibebani perasaan jengkel , marah , dendam dan iri hati. Maka dengan memaafkan itu akan mampu mempengaruhi jiwa , pikiran, dan otak,sehingga sikap tersebut akan mengalirkan ketenangan pada diri seseorang, dan ketenangan ini akan mengembalikan kerja otak dan pikiran , sehingga mampu memberikan instruki pada jaringan tubuh yang lain.Bahkan dalam suatu penelitian baru Jurnal Ilmiah EXPLORE Januari/Pebruari 2008 Vol.4 No.1 tentang memaafkan mengkaji dampaknya terhadap orang lain, dipaparkan pula berlimpah bukti telah menunjukkan perilaku memaafkan mendatangkan manfaat kesehatan bagi orang yang memaafkan . Lebih jauh dari itu perilaku memaafkan , berimbas kepada kehidupan orang yang dimaafkan.

Hadirin yang dimuliakan Allah !
Pengaruh memaafkan yang kedua adalah menghilangkan sakit hati. Sebab keikhlasan kita memaafkan , akan menghilang sakit hati dan mengekalkan persaudaraan.Dan kita tidak berpikir untuk membalas meskipun pada waktu dimintai maaf kita mampu membalas, inilah ajaran Islam .Maka yakinlah kita bahwa semua kebaikan kita pasti akan mendapat balasan yang baik pula هَلْ جَزَاء الْإِحْسَانِ إِلَّا الْإِحْسَانُ ,tiada balasan kebaikan kecuali kebaikan pula.

Hadirin yang dimuliakan Allah !
Betapa hebatnya perilaku memaafkan yang sangat dianjurkan Islam , yang bisa membuat pikiran kita tenang .Selanjutnya pengaruh memaafkan yang ketiga adalah Menjadikan diri lebih tahan dan kuat. Oleh karena itu setiap permasalahan hendaknya kita selalu memohon kepada Allah Subhaanahu wa ta’ala , dan menyandarkan diri kepada-Nya , sebagaimana Firman Allah dalam surat Al Baqarah : 153,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اسْتَعِينُواْ بِالصَّبْرِ وَالصَّلاَةِ إِنَّ اللّهَ مَعَ الصَّابِرِينَ
“ Hai orang-orang yang beriman, mintalah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan (mengerjakan) shalat, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.”.
Memang orang –orang yang terbiasa memaafkan memiliki modal kesabaran yang luar biasa, sehingga mereka kuat dan tabah hati dalam menghadapi permasalahan dalam kehidupan,
Ya Allah terimalah puasa kami, shalat kami, dan semua ibadah kami Ya Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

بَارَكَ ا للهُ لِيْ وَلَكُمْ فيِ االْقُرْأَ نِ ا لْعَظِيْمِ وَنَفعَنِيْ وَ إِ يَّا كُمْ بمَِا فِيْهِ مِنْ ذِكْرِ ا لحَْكِيْمِ إِ نَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ ا لْعَلِيْمُ

Khutbah Kedua
Hadirin yang berbahagia yang dirahmati , marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah Subhaanahu wa Ta’ala. Semoga hari raya ini, membuat kita selalu dalam bisikan Allah Subhaanahu wa Ta’ala yang selanjutnya kita juga selalu meningkatkan ketaatan kita kepada-Nya.

ِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، ٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ.
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلّاً لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ .

*Pengasuh Pondok Pesantren Muhammadiyah Babat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here