Khutbah Jum’at #20: Keuntungan Hidup Dibawah Naungan Al Qur’an

0
337
Foto meme motivasi diambil dari Wafa Indonesia

KLIKMU.CO

Oleh: Moh.Helman Sueb., MA.*

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن.
يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ أَمّا بَعْدُ
فَأِنّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ، وَخَيْرَ الْهَدْىِ هَدْىُ مُحَمّدٍ صَلّى الله عَلَيْهِ وَسَلّمَ، وَشَرّ اْلأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةً، وَكُلّ ضَلاَلَةِ فِي النّارِ.

Hadirin Rahimakumullah !
Alhamdulillah patutlah kiranya kita senantiasa bersyukur dan meningkatkan kedekatan kita kepada Allah Swt, yang telah memberikan nikmat yang tak terhingga.Yakinlah kita bahwa keberadaan kita di sini telah dicatat sebagai amal yang baik dan akan dibalas , maka jangan kita campuri dengan tujuan lain agar kita tidak dilaknat-Nya.

Marilah kita sampaikan ucapan shalawat serta salam semoga tetap terlimpah kepada junjungan kita Nabi Muhammad Saw. yang telah memberikan suri tauladan dan bimbingan melalui sabdanya sehingga kita mantap dalam beragama Islam.

Hadirin Rahimakumullah!
Mengapa banyak manusia yang tersesat dalam hidupnya, padahal Allah SwT. telah memberikan anugrah akal? Sebab mereka tidak memiliki pedoman hidup, sehingga mereka sangat terbuka untuk melakukan hal-hal yang dilarang Allah SwT. Bagi orang-orang yang bertaqwa , telah ditunjukkan Allah Swt . agar mempergunakan Al-Qur-an sebagai pedoman hidup. Hidup di bawah naungan Al-Qur-an merupakan suatu nikmat bagi mereka yang menhayatinya, yang dapat mengangkat derajatnya, serta membersihkan dari segala bentuk penyimpangan, yang mendatangkan murka Allah Swt.

Hadirin yang berbahagia !
Manfaat dan keuntungan hidup di bawah anaungan Al-Qur-an paling tidak ada tiga yang antara lain:

Pertama : Terbimbing dan terhindar dari kesesatan.Al Qur-an berfungsi sebagai pedoman hidup . Sebagaimana dijekaskan dalam firaman Allah Swt. Surat Al Baqarah ayat : 185 .
شَهْرُ رَمَضَانَ الَّذِيَ أُنزِلَ فِيهِ الْقُرْآنُ هُدًى لِّلنَّاسِ وَبَيِّنَاتٍ مِّنَ الْهُدَى وَالْفُرْقَانِ

” … bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Qur’an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil.”

Di dalam Al Qur-an dijelaskan bagaimana seharusnya menjadi seorang muslim , apa saja ciri-ciri seorang mukmin sejati itu, bagaimana cara berdagang, dan sebagainya . Di samping itu, Al Qur-an menjelaskan hal-hal yang hak yang harus dilakukan seorang yang beriman, dan hal-hal yang harus dijauhi .Dan di sini saya contohkan perintah Allah SwT yang berkaitan dengan makan , sebagaimana Firman-Nya :

يَا أَيُّهَا النَّاسُ كُلُواْ مِمَّا فِي الأَرْضِ حَلاَلاً طَيِّباً وَلاَ تَتَّبِعُواْ خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُّبِينٌ

“ Hai sekalian manusia, makanlah yang halal lagi baik dari apa yang terdapat di bumi, dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah syaitan; karena sesungguhnya syaitan itu adalah musuh yang nyata bagimu.”

Dalam ayat ini kita diperintahkan untuk makan yang halal lagi baik , jadi tidak cukup halal saja tapi harus baik. Islam sangat mengutamakan kesehatan, dengan kesehatan itu nyaman beribadah dan juga dapat bekerja dengan baik.
Demkian pula cara mencari makan halal, tidak cukup hanya menghasilkan saja tetapi ditut bekerja dengan baik, cara –cara yang halal dan baik. Jangan memakai cara yang merugikan orang lain atau merugikan Negara.

Hadirin yang berbahagia !
Manfaat hidup di bawah naungan Al-Qur-an yang Kedua : Mendapatkan Solusi hidup dan Rizki. Orang-orang yang beriman selalu diseru untuk menjadi orang yang bertaqwa yakni orang yang membuktikan imannya.

Adapun di antara ciri orang yang bertaqwa adalah menggunakan Al-Qur-an sebagai petunjuk dalam kehidupan sehari-hari. Kita harus yakin jika kita bertaqwa kepada Allah pasti akan mendapatkan jalan keluar dari masalah yang kita hadapi , sehingga akan mendorong kita selalu mengikuti petunjuk-petunjuk Al-Qur-an .

وَمَن يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجاً ﴿٢﴾

“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar”. QS.Ath Thalaq : 2.

Betapa banyak ayat-ayat yang yang mengingatkan agar orang-orang yang beriman agar ditindaklanjuti dengan taqwa , dan ketaqwaan inilah penyebab kita mendapatkan hadiah dipecahkan masalah kita.Dan orang-orang yang bertaqwa akan mendapatkan kemudahan serta pahala yang besar.

Hadirin yang berbahagia!
Berbahagialah kita menjadi hamba Allah SwT. yang menjadikan Al Qur-an sebagai pedoman hidup sehingga menjadi muttaqin atau orang-orang yang bertaqwa , maka manfaat kita berada di bawah naungan Al Qur-an yang ketiga adalah akan mendapatkan barokah , sebagaimana dijelaskan Allah dalam surat Ak- A’raf ayat : 96.

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُواْ وَاتَّقَواْ لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَالأَرْضِ وَلَـكِن كَذَّبُواْ فَأَخَذْنَاهُم بِمَا كَانُواْ يَكْسِبُونَ ﴿٩٦﴾

“ Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya”.

Hadirin yang berbahagia !
Keberkahan hidup adalah suatu keniscayaan yang harus kita utamakan, tidaklah ada artinya harta yang banyak namun tidak mendatangkan barokah. Barokah itu adalah ziyaadatul khoiri, artinya tambahnya kebaikan. Dengan harta yang kita miliki kemudian kita semakin baik ketaatan kita kepada Allah dan semakin baik pula hubungan kita dengan sesame manusia berarti harta kita membawa barokah.

Bagaimana dengan jabatan atau pangkat kita: Jabatan dan pangkat kita dapat mendatangkan barokah bila kita senantiasa bertaqwa kepada Allah SwT. Dan jika kita mendustakan ayat-ayat -Nya maka kitapun akan mendapatkan akibat buruk yang telah kita lakukan.

Hadirin yang berbhagia !
Kita harus yakin dan mengikuti apa yang diperintahkan dalam Al Qur-an insya Allah kita akan mendapatkan bimbingan dari Allah Swt. sehingga kita tidak menjadi manusia yang tersesat.

Semoga kita semua yang hadir di majlis yang penuh barokah ini, juga keluarga kita, selalu mendapatkan petunjuk dan perlindungan dari Allah SwT.,serta mampu melaksanakan ibadah dengan dengan penuh ketulusan atas dasar cinta kepada-Nya.

بَارَكَ ا للهُ لِيْ وَلَكُمْ فيِ االْقُرْأَ نِ ا لْعَظِيْمِ وَنَفعَنِيْ وَ إِ يَّا كُمْ بمَِا فِيْهِ مِنَ الَْْاَ يَاتِ و ذِكْر الحَْكِيْمِ وَتَقَبَّلْ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِ نَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ ا لْعَلِيْمُ

Khutbah Kedua :
الْحَمْدُ لِلّهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَى وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْد

Kaum muslimin yang dirahmati Allah Subhaanahu wa Ta’ala !
Marilah kita dengan tiada henti-hentinya selalu memanjatkan do’a , agar senantiasa mendapatlkan kemudahan dalam mengarungi samodra kehidupan yang penuh fitnah ini, dan tetap berada dalam naungan-Nya.

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، ٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ.
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلّاً لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ .

*Pengasuh Pondok Pesantren Modern Muhammadiyah Babat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here