Khutbah Jum’at #21: Agar Ibadah Tetap Bertahan

0
199
Foto alam semesta bertasbih diambil dari wikipedia

KLIKMU.CO

Oleh: MOH.HELMAN SUEB, MA*

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى نَبِيِّنَا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ وَالَاهُ, وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اتَّقُواْ اللّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ
.أَما بَعْدُ. فَيَا عِبَادَ اللهِ ! أُوصِيْكُمْ بِنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ.

Hadirin yang berbahagia !
Alhamdulillah , senantiasa kita panjatkan, karena Dialah yang memberi kesempatan di dunia untuk bersyukur atas segala nikmat – Nya dan menabur kebaikan. Maka tiada langkah yang lebih bagus dan cerdas kecuali kita meningkatkan kedekatan kepada-Nya.Pastilah Allah Subhaanahu wa Ta’ala akan menambah nikmat-Nya jika kita tetap bersungguh –sungguh untuk menggapai ridlo-Nya.
Semoga shalawat serta salam tetap terlimpah kepada junjungan kita Rasulullah Saw. Yang telah memberikan tauladan dan bimbingan-bimbingan yang luar biasa , sehingga kita mantap dalam melaksanakan ajaran Islam.

Hadirin yang berbahagia !
Belum lama dari ingatan kita , betapa tekunnya umat Islam, di mana saja berada, mereka melakukan ibadah dengan semangat , pada bulan ramadlon yang lalu . Maka amaliah yang pernah kita lakukan tidak boleh berhenti sampai di situ, kita harus berupaya untuk terus melakukannya secara istiqomah, Sebentar lagi kita akan masuk pada bulan Dzulhijjah , saudara –saudara kita telah berada di tanah suci Makkah untuk melaksanakan ibadah haji, untuk membuktikan cinta mereka kepada Allah Subhaanahu wa Ta’ala dengan berbagai macam pengorbanan, dan mereka dipahamkan dengan pakaian ihram yang serba putih itu, derajat manusiadi sisi Allah Subhaanahu wa Ta’ala itu sama, yang membedakan hanyalah taqwanya.

يَا أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّا خَلَقْنَاكُم مِّن ذَكَرٍ وَأُنثَى وَجَعَلْنَاكُمْ شُعُوباً وَقَبَائِلَ لِتَعَارَفُوا إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِندَ اللَّهِ أَتْقَاكُمْ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ خَبِيرٌ ﴿١٣﴾

_”Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal._

Hadirin yang berbahagia Agar amal ibadah kita dapat tetap bertahan , maka ada beberapa langkah yang dapat kita lakukan dari dengan mengambil , tiga inspirasi dari Al-Qur-an .Pertama : Inspirasi Asy-Syam 8-10.

فَأَلْهَمَهَا فُجُورَهَا وَتَقْوَاهَا ﴿٨﴾ قَدْ أَفْلَحَ مَن زَكَّاهَا ﴿٩﴾ وَقَدْ خَابَ مَن دَسَّاهَا ﴿١٠﴾

“Maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya,. sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, 10. dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya”.
Dalam jiwa terdapat dua jalan yakni jalan kefasikan dan ketaqwaan. Maka berbahagialah orang membersihkan jiwanya dari perilaku yang tercela takabur , berprasangka buruk, adu domba , angkuh, egois dan segala kemungkaran berupa pelanggaran,dan penyimpangan terhadap ajaran Islam.. Orang bersih jiwanya, selalu santun, lapang dada, dermawan, suka menolong dansebagainya,
Sebaliknya mereka benar-benar mengotori jiwanya cenderung mengabaikan peringatan Allah Subhaanahu wa Ta’ala.mereka terbiasa melakukan hal-hal yang tercela.Maka kerugian akan menimpa mereka yang mengotori jiwanya dengan perbuatan maksiat dan yang tidak lagi mengindahkan mana yang halal dan mana, mana yang baik dan mana yang baik dan yang buruk.

Hadirin yang berbahagia !
Kita tentunya, mempertahankan kebiasaan baik kita apalagi aqidah kita sungguh memerlukan langkah yang tepat , tidak mudah terpengaruh pada hal-hal yang membuat kita melakukan sesuatu yang bertentangan dengan Islam. Sebab betapa orang Islam yang tersesat dari ajaran agama Islam , hanya gara-gara kalung , gelang , daun yang dipromosikan sebagai obat penyembuh penyakit berat.Hal ini dapat membuat hati kita menjadi sakit, dan membias pada aqidah kita, sehingga dapat melemahkan iman.

قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ ﴿١﴾ اللَّهُ الصَّمَدُ ﴿٢﴾ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ ﴿٣﴾ وَلَمْ يَكُن لَّهُ كُفُواً أَحَدٌ ﴿٤﴾

”Katakanlah: “Dia-lah Allah, Yang Maha Esa,2. Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu. 3. Dia tiada beranak dan tiada pula diperanakkan,4. dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”.QS. Al-Ikhlas : 1-4.

Pada ayat ini sangat jelas sekali,, Allah Subhaanahu wa Ta’ala Tuhan satu-satunya tempat bergantungnya makhluk,sehingga sebagai hamba Allah Subhaanahu wa Ta’ala kita yakin seyakin-yakinnya, jika kita bergantung hanya kepada-Nya, insya pasti kita akan selamat.Kekurang – yakinan akan kuasa-Nya sering membuat kita ragu-ragu dan mudah putus asa.Oleh karena itu, setiap masalah kehidupan hendaknya tetap kita niati karena Allah Suhaanhu wa Ta’ala. Jika aqidah kita mantap insya Allah ibadah dan perilaku kita akan mantap pula.

Hadirin yang berbahagia !
Ayat yang menginspirasi kita agar iman kita tetap bertahan sebagaimana disebutkan dalam surat Ali Imron : 112, Allah Subhaanahu wa Ta’ala berfirman :

 

ضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الذِّلَّةُ أَيْنَ مَا ثُقِفُواْ إِلاَّ بِحَبْلٍ مِّنْ اللّهِ وَحَبْلٍ مِّنَ النَّاسِ وَبَآؤُوا بِغَضَبٍ مِّنَ اللّهِ وَضُرِبَتْ عَلَيْهِمُ الْمَسْكَنَةُ ذَلِكَ بِأَنَّهُمْ كَانُواْ يَكْفُرُونَ بِآيَاتِ اللّهِ وَيَقْتُلُونَ الأَنبِيَاءَ بِغَيْرِ حَقٍّ ذَلِكَ بِمَا عَصَوا وَّكَانُواْ يَعْتَدُونَ ﴿١١٢﴾

_Mereka diliputi kehinaan di mana saja mereka berada, kecuali jika mereka berpegang kepada tali (agama) Allah dan tali (perjanjian) dengan manusia, dan mereka kembali mendapat kemurkaan dari Allah dan mereka diliputi kerendahan. Yang demikian itu karena mereka kafir kepada ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi tanpa alasan yang benar. Yang demikian itu disebabkan mereka durhaka dan melampaui batas._

Pada ayat ini dijelaskan bahwa dua hal dapat membuat kita keluar dari kehinaan dan kerendahan , yang pertama adalah berpegang dengan agama Allah Subhaanahu wa Ta’ala .Bergegang artinya tidak keluar dari ajaran Islam , otomatis terjauh dari keyakinan yang menyesatkan , baik masalah pengobatan Islam maupun masalah akidah . Maslah akidah sangatlah jelas , hanya saja masalah pengobatan Islami terkadang keluar dari apa yang diajarkan Islam. Jadi tetap menggunakan patokan selama tidak bertentangan dengan ajaran Islam naru dikatakan boleh. Yang kedua , berhubungan dengan sesama manusia. Sangat mengherankan jika seorang muslim aktif beribadah , namun tidak mampu berhubungan sesama dengan perilaku yang bagus. Oleh karena itu, tepatlah jika berhubungan dengan sesama manusia secara baik akan dapat keluar dari kehinaan dan kerendahan..Jika dua hal ini jauh dari seorang muslim . maka akan mendapat kemurkaan dari Allah Subhaanahu wa Ta’ala.

Semoga kita yang hadir di majlis yang penuh barokah ini, juga keluarga kita, selalu mendapatkan petunjuk dan perlindungan dari Allah Subhaanahu wa Ta’ala dan kita mampu berhubungan dengan Allah Subhaanahu wa Ta’ala maupun sesama manusia., sehingga kita terjauh dari kehinaan dan kerendahan,

بَارَكَ ا للهُ لِيْ وَلَكُمْ فيِ االْقُرْأَ نِ ا لْعَظِيْمِ وَنَفعَنِيْ وَ إِ يَّا كُمْ بمَِا فِيْهِ مِنَ الَْْاَ يَاتِ و ذِكْر الحَْكِيْمِ وَتَقَبَّلْ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِ نَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ ا لْعَلِيْمُ

Khutbah Kedua :
الْحَمْدُ لِلّهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَى وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ
أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْد

Hadirin yang berbahagia !
Marilah kita dengan tiada henti-hentinya selalu memanjatkan do’a , agar senantiasa mendapatlkan kemudahan dalam mengarungi samodra kehidupan yang penuh fitnah ini, dan tetap berada dalam naungan-Nya.

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، ٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ.
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلّاً لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ .

*Pengasuh Pondok Pesantren Muhammadiyah Babat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here