Khutbah Jum’at #22: Ciri Generasi Ibrahim

0
352
Foto kader Hizbul Wathan PC Semampir diambil dari dokumen pribadi denpeyi

KLIKMU.CO

Oleh: MOH.HELMAN SUEB MA.*

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُاَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن.يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ أَمّا بَعْدُ فَأِنّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ، وَخَيْرَ الْهَدْىِ هَدْىُ مُحَمّدٍ صَلّى الله عَلَيْهِ وَسَلّمَ، وَشَرّ اْلأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةً، وَكُلّ ضَلاَلَةِ فِي النّارِ.

Hadirin Rahimakumullah !

Alhamdulillah patutlah kiranya Kita senantiasa bersyukur dan meningkatkan kedekatan kita kepada Allah Subhaanahu wa Ta’ala , yang telah memberikan nikmat yang tak terhingga.Yakinlah kita bahwa keberadaan kita di sini telah dicatat sebagai amal yang baik dan akan dibalas , maka jangan kita campuri dengan tujuan lain agar kita tidak dilaknat-Nya.

Marilah kita sampaikan ucapan shalawat serta salam semoga tetap terlimpah kepada junjungan kita Nabi Muhammad Saw. yang telah memberikan suri tauladan dan bimbingan melalui sabdanya . Semoga apa yang kita lakukan menambah kebaikan kita di dalam kehidupan sehari-hari yang diridloi-Nya.

Hadirin Rahimakumullah!
Ibrahim As. sejak mudanya telah berani untuk menghancurkan kebatilan sendirian, berhala-berhala yang membawa manusia ke jalan kesesatan.Ada beberapa sifat Ibrahim yang patut ditiru oleh generasi Islam sebagaimana daklam surat An Nahl : 120-121

إِنَّ إِبْرَاهِيمَ كَانَ أُمَّةً قَانِتاً لِلّهِ حَنِيفاً وَلَمْ يَكُ مِنَ الْمُشْرِكِينَ ﴿١٢٠﴾ شَاكِراً لِّأَنْعُمِهِ اجْتَبَاهُ وَهَدَاهُ إِلَى صِرَاطٍ مُّسْتَقِيمٍ ﴿١٢١﴾

120. Sesungguhnya Ibrahim adalah seorang imam yang dapat dijadikan teladan lagi patuh kepada Allah dan hanif. Dan sekali-kali bukanlah dia termasuk orang-orang yang mempersekutukan (Tuhan),121. (lagi) yang mensyukuri ni`mat-ni`mat Allah, Allah telah memilihnya dan menunjukinya kepada jalan yang lurus.

Sifat Ibrahim As. yang pertama adalah pemimpin yang patuh kepada Allah Subhaanahu wa Ta’ala hanif..Kepatuhan Ibrahim kepada Allah Subhaanahu wa Ta’ala sudah tidak dapat diragukan lagi. Sebagai pemimpin Ibrahim As. selalu taat kepada Allah Subhaanahu wa Ta’ala.

Kunci beriman kepada Allah Subhaanahu wa Ta’ala adalah ketaatan , bahkan Dia menjajikan bagi orang yang taat akan mendapatkan keberuntungan di akhirat kelak.Sebagaimana firman yang terdapat dalam surat Al Ahzab : 71.

وَمَن يُطِعْ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزاً عَظِيماً ﴿٧١﴾…

Niscaya Allah memperbaiki bagimu amalan-amalanmu dan mengampuni bagimu dosa-dosamu. Dan barangsiapa menta`ati Allah dan Rasul-Nya, maka sesungguhnya ia telah mendapat kemenangan yang besar.

Hadirin yang berbahagia !

Ibrahim As. tidak hanya taat kepada Allah Subhaanahu wa Ta’ala saja , akan tetapi dia memiliki sifat Hanif yang di artikan menyimpang dari kemusyrikan sebagaimana diterangkan di tafsir Ibnu Katsir . Ibrahim tidak ikut-ikut menyembah berhala, namun dia mentauhidlan Allah Subhaanahu wa Ta’ala.

Ia benar-benar meyakini dalam kehidupan bahwa Allah Subhaanahu wa Ta’ala yang patut disembih. Dia yakin hanya Allah Subhaanahu wa Ta’ala yang mampu mendatangkan, rezki, kesehatan, terangkatnya derajat, semata-mata memang karena Allah Subhaanahu wa Ta’ala.

Ibrahim bukan type manusia yang satu beribadah kepada Allah Subhaanahu wa Ta’ala , dan sisi yang lain mengandalkan Thaghut atau sesembahan selain Allah.

Hadirin yang berbahagia !

Sifat yang dimiliki yang ketiga adalah bersyukur terhadap nikmat. Syaakiiran li’anumih Ibrahim memiliki sifat sebagai orang yang selalu mensyukuri nikmat Allah Subhaanahu wa Ta’ala. Syukur berarti pandai menggunakan nikmat-nikmat Allah Subhaanahu wa Ta’ala sesuai dengan kehendak –Nya.Ibrahim As. memiliki rasa kuat di dalam hatinya , bahwa setiap kelebihan yang diterimanya datangnya dari Allah Subhaanahu wa ta’ala. Perasaan inilah yang semestinya kita miliki agar kita tidak melakukan kesombongan di hadapan manusia, agar kita menjadi orang orang yang rendah hati dan lapang dada. Betpa banyak orang yang arogan karena kelebihannya. Tentu kita semua tidak ingin menjadi orang yang sombong yang selalu menolak kebenaran dan merendahkan orang lain.

Hadirin yang berbahagia !
Setiap khubah jum’at selalu ada ajakan untuk bersyukur kepada Allah Subhaanhu wa Ta;ala , karena masih banyak orang yang tidak mensyukuri, berbahagialah kita yang selalu mendapatkan peringatan agar kita bersyukur kepada-Nya. Sebagaimana terdapat dalam Al Qur-an surat Ibrahim ayat 7.

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لأَزِيدَنَّكُمْ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيدٌ ﴿٧﴾

Dan (ingatlah juga), tatkala Tuhanmu mengumumkan : “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah (ni`mat) kepadamu, dan jika kamu mengingkari (ni`mat-Ku), maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.

Betapa kasih sayang Allah Subhaanahu wa Ta’ala yang diberikan kepada kita , agar kita menjadi manusia yang selamat, manusia yang diridloi-Nya di dunia dan di akhirat. Di antara jalan itu adalah bersyukur pada nikmat-Nya, malah kita dijanjikan akan mendapat tambahan nikmat bila kita mensyukuri nikmat yang kita terima. Namun jika kita tidak bersyukur atau selalu mengingkari nikmat-nikmat, maka kita akan mendapatkan mendapatkan siksaan yang pedih di akhirat dan penderitaan dunia.

Hadirin yang berbahagia !
Kalau kita membaca sejarah Ibrahim As. betapa sabarnya dia menempuh perjalanan hidup, ketika diperintahkan untuk menyembelih putra tercintanya Ismail As.ditawarkan dulu pada Ismail As. dan ismail As. memerintahkan untuk menyembelih dirinya kalau itu memang perintah Allah Subhaanahu wa Ta’ala, akhirnya Ibrahim As. melakukannya dengan penuh kesabaran. Ingatlah kita , ketika Ibrahim As. melaksanakan untuk menyembelih Ismail AS. godaan dunia , timbul juga godaan dari diri sendiri. Namun Ibrahim mantap untuk melaksanakan perinta-Nya.Akhirnya Ibrahim As. menjadi pilihan Allah Subhaanahu wa Ta”ala dan dalam kehidupannya mendapatkan petunjuk jalan yang lurus dan tidak menyimpang dari jalan-Nya.

Ada pelajaran yang hebat , bahwa semua pengorbanan yang dilakukan Ibrahim As. mendapatkan balasan yang lebih baik.Sebentar lagi kita akan berada pada Idul Adha atau hari raya korban , Alhamdulillah di antara kita sudah banyak yang ikut berkorban baik kambing maupun sapi secara berjama’ah .Percayalah setiap pengorbanan ada balasannya, setiap ibadah intinya penorbanan sebagai bukti ketaatan kita.
Semoga kita yang hadir di majlis yang penuh barokah ini, juga keluarga kita, selalu mendapatkan petunjuk dan perlindungan dari Allah Subhaanahu wa Ta’ala, sehingga kita memilki refleksi kesadaran dalam berkorban.

بَارَكَ ا للهُ لِيْ وَلَكُمْ فيِ االْقُرْأَ نِ ا لْعَظِيْمِ وَنَفعَنِيْ وَ إِ يَّا كُمْ بمَِا فِيْهِ مِنَ الَْْاَ يَاتِ و ذِكْر الحَْكِيْمِ وَتَقَبَّلْ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِ نَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ ا لْعَلِيْمُ

Hadirin yang berbahagia !
Marilah kita senantiasa meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah Subhaanahu wa Ta’ala. Semoga hari ini membuat kita selalu dalam bisikan Allah Subhaanahu wa Ta’ala yang selanjutnya kita juga selalu meningkatkan ketaatan kita kepada-Nya.

ِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، ٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ.
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلّاً لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ .

*Pengasuh Pondok Pesantren Muhammadiyah Babat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here