Khutbah Jumat #37: Lima Ciri Ulul Albab

0
215
Ilustrasi diambil dari anewmuslim.blogspot.com

KLIKMU.CO

Oleh: MOH.HELMAN SUEB,MA.*

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُاَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن.يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ أَمّا بَعْدُ فَأِنّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ، وَخَيْرَ الْهَدْىِ هَدْىُ مُحَمّدٍ صَلّى الله عَلَيْهِ وَسَلّمَ، وَشَرّ اْلأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةً، وَكُلّ ضَلاَلَةِ فِي النّارِ.

Hadirin Rahimakumullah !
Alhamdulillah, patutlah kiranya kita senantiasa bersyukur dan meningkatkan kedekatan kita kepada Allah Subhaanahu wa Ta’ala , yang telah memberikan nikmat yang tak terhingga.Yakinlah kita bahwa keberadaan kita di sini telah dicatat sebagai amal yang baik dan akan dibalas , maka jangan kita campuri dengan tujuan lain agar kita tidak dilaknat-Nya.

Marilah kita sampaikan ucapan shalawat serta salam semoga tetap terlimpah kepada junjungan kita Nabi Muhammad Saw. yang telah memberikan suri tauladan dan bimbingan melalui sabdanya sehingga kita mantap dalam beragama Islam . Sangatlah berbahagia jika semakin hari kita bertambah baik sesame dan dekat kepada Allah Subhaanahu wa ta’ala.

Alhamdulillah , Orang-orang yang yang beriman selalu mendapatkan panggilan indah dari Allah Subhaanahu wa Ta’ala , dan iman itu sendiri merupakan syarat diterimanya amal seseorang.. Di antara kita akan dilihat mana yang benar-benar muslim , dan mana yang pura-pura.

Hadirin yang berbahagia !
Kali ini saya akan menyampaikan tentang ciri ulul Al Bab . Ulul Albab bukanlah orang yang berakal , ,tetapi juga intelektual muslim, mereka sangat peduli terhadap pemahaman agama, sehingga mereka selalu memohon kepada Allah Subhaanahu wa Ta’ala.Mereka selalu mendapatkan bimbingan dari Allah Subhaanahu wa Ta’ala,Nah di dalam khutbah ini akan saya terangkan lima ciri Ulul Al bab yang p

Pertama Takut Azab Allah, sebagaimana diterangkan dalam firman-Nya,

أَعَدَّ اللَّهُ لَهُمْ عَذَاباً شَدِيداً فَاتَّقُوا اللَّهَ يَا أُوْلِي الْأَلْبَابِ الَّذِينَ آمَنُوا قَدْ أَنزَلَ اللَّهُ إِلَيْكُمْ ذِكْراً

Allah menyediakan bagi mereka azab yang keras, maka bertakwalah kepada Allah hai orang-orang yang mempunyai akal, (yaitu) orang-orang yang beriman. Sesungguhnya Allah telah menurunkan peringatan kepadamu”. Ath Thalaq :10

Jika orang-orang yang kafir disediakan adzab, maka Allah Subhanahu wa Ta’ala , memerintahkan agar orang yang berakal lagi beriman agar takut kepada-Nya, dengan rasa takut itulah mereka akan selalu mempertimbangkan segala pemikiran yang akan mereka keluarkan, dengan petunjuk Al-Qur-an yang telah mereka pahami, sehingga mereka tidak tersesat.Sebab mereka sangat takut, jika disiksa dan ditinggalkan Allah Subhaanahu wa ta’ala.

Hadirin yang berbahagia !
Ciri Ulul Al Baba yang Kedua : Mereka terbiasa Zikir dan Pikir. Mereka selalu mengingat Allah Subhaanahu wa Ta’ala dan berpikir dan merenungkan ciptaan –Nya, dalam rangka mendapatkan hikmah dan manfaat bagi diri mereka, sebagaimana firman-Nya dalam Al Qur-an , Ali Imron : 190-191.

إِنَّ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ وَاخْتِلاَفِ اللَّيْلِ وَالنَّهَارِ لآيَاتٍ لِّأُوْلِي الألْبَابِ ﴿١٩٠﴾ الَّذِينَ يَذْكُرُونَ اللّهَ قِيَاماً وَقُعُوداً وَعَلَىَ جُنُوبِهِمْ وَيَتَفَكَّرُونَ فِي خَلْقِ السَّمَاوَاتِ وَالأَرْضِ رَبَّنَا مَا خَلَقْتَ هَذا بَاطِلاً سُبْحَانَكَ فَقِنَا عَذَابَ النَّارِ ﴿١٩١﴾

Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal, (yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya berkata): “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka.” Ali Imron : 190-191.

Mereka mengingat Allah Subhaanahu wa ta’ala dalam segala keadaan , mereka berpikir tentang ciptaan-Nya , bukan berpikir tentang dzat-Nya, mereka yakin apa saja yang diciptakan-Nya tidaklah sia-sia.Oleh karena itulah, mereka tidak ingin melangkah pada perbuatan yang mendatangkan siksa dan merekapun terus mendekatkan diri mereka dengan memohonkan do’a , agar benar-benar selamat dalam kehidupan dunia danakhirat.

Hadirin yang berbahagia !
Ciri Ulul Al Bab, yang Ketiga adalah , Mendalami ilmu pengetahuan Ulul Al AlBab memiliki kebiasaan cinta ilmu pengetahuan , dan selalu mengembangkan diri mereka.

وَالرَّاسِخُونَ فِي الْعِلْمِ يَقُولُونَ آمَنَّا بِهِ كُلٌّ مِّنْ عِندِ رَبِّنَا وَمَا يَذَّكَّرُ إِلاَّ أُوْلُواْ الألْبَابِ ﴿٧﴾

Dan orang-orang yang mendalam ilmunya berkata: “Kami beriman kepada ayat-ayat yang mutasyabihat, semuanya itu dari sisi Tuhan kami.” Dan tidak dapat mengambil pelajaran (daripadanya) melainkan orang-orang yang berakal.’ Ali Imron: 7.

Ulul Albab selalu dapat mengambil pelajaran dari keterangan-keterangan Allah Subhaanahu wa Ta’ala dengan tiada prasangka buruk kepada –Nya, karena mereka selalu menggunakan pikirannya dan selalu ingat pesan-pesan-Nya.Berpikirnya sangat mendalam , sehingga tidak mudah ikut-ikutan.

Hadirin yang berbahagia !
Ciri Ulul Albab yang Keempat : Mendapat Hikmah dari Allah . Berbahagialah, jika kita memiliki pikiran yang positif , bahwa itulah merupakan ciri Ulul Albab, sebagaimana firman-Nya :

يُؤتِي الْحِكْمَةَ مَن يَشَاءُ وَمَن يُؤْتَ الْحِكْمَةَ فَقَدْ أُوتِيَ خَيْراً كَثِيراً وَمَا يَذَّكَّرُ إِلاَّ أُوْلُواْ الأَلْبَابِ ,

Allah menganugrahkan al hikmah (kefahaman yang dalam tentang Al Qur’an dan As Sunnah) kepada siapa yang Dia kehendaki. Dan barangsiapa yang dianugrahi al hikmah itu, ia benar-benar telah dianugrahi karunia yang banyak. Dan hanya orang-orang yang berakallah yang dapat mengambil pelajaran (dari firman Allah). Al Baqarah :269.

Bila Allah Subhaanahu wa Ta’ala menghendaki seseorang menjadi orang baik , maka Dia akan memberi kepahaman dalam ilmu agama, sebagaimana ulul Albab, dan mereka mendapatkan hikmah yang besar dari apa yang diketahuinya dengan izin Allah Subhaanahu wa ta’la..merekapun mendapatkan anugrah yang banyak.

Hadirin yang berbahagia !
Ciri Ulul Albab yang Kelima adalah, : Mempertahankan kebenaran. Kebenaran dari Allah Subhaanahu wa Ta’ala harus kita pertahankan , dan jangan sampai keraguan menyelimuti hati kita, jika kita harus yakin, untuk membela agama –Nya, dan Allah dengan kasih sayang-Nya memperingatkan kita ,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوَاْ إِن تُطِيعُواْ فَرِيقاً مِّنَ الَّذِينَ أُوتُواْ الْكِتَابَ يَرُدُّوكُم بَعْدَ إِيمَانِكُمْ كَافِرِينَ

Hai orang-orang yang beriman, jika kamu mengikuti sebahagian dari orang-orang yang diberi Al Kitab, niscaya mereka akan mengembalikan kamu menjadi orang kafir sesudah kamu beriman.” Al Maidah :100.

Dalam ayat di atas jelas sekali, kita yang sampai terbiasa mengikuti orang kebanyakan yang tersesat. Hal ini, mengandung pelajaran , bahwa kita harus selalu berada pada jalur yang benar serta mendatangkan manfaat.

KHUTBAH KEDUA
الْحَمْدُ لِلّهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَى وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْد

Hadirin yang berbahagia !

Ulul Albab senantiasa mendekatkan diri kepada Allah Subhaanahu wa Ta’ala , tidak terbisa berbuat sia, mereka selalu berpikir positif, serta memiliki keyakinan kuat bahwa apa yang diperbuatnya , kelak akan mendapat balasan dari Allah Subhaanahu wa Ta’ala.

Marilah kita dengan tiada henti-hentinya selalu memanjatkan do’a , agar senantiasa mendapatlkan kemudahan dalam mengarungi samodra kehidupan yang penuh fitnah ini, dan tetap berada dalam naungan-Nya.

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، ٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ.
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلّاً لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

*Pengasuh Pondok Pesantren Muhammadiyah Babat Lamongan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here