Khutbah Jum’at #38: Lima Orang yang Tidak Mendapat Petunjuk

0
274
Foto Orang tuli diambil dari kumpulan artikel lucu dan unik

KLIKMU.CO

Oleh: MOH.HELMAN SUEB MA*

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُاَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن.يَاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ أَمّا بَعْدُ فَأِنّ أَصْدَقَ الْحَدِيْثِ كِتَابُ اللهِ، وَخَيْرَ الْهَدْىِ هَدْىُ مُحَمّدٍ صَلّى الله عَلَيْهِ وَسَلّمَ، وَشَرّ اْلأُمُوْرِ مُحْدَثَاتُهَا، وَكُلّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةً، وَكُلّ ضَلاَلَةِ فِي النّارِ.

Hadirin Rahimakumullah !
Alhamdulillah patutlah kiranya Kita senantiasa bersyukur dan meningkatkan kedekatan kita kepada Allah Subhaanahu wa Ta’ala , yang telah memberikan nikmat yang tak terhingga.Yakinlah kita bahwa keberadaan kita di sini telah dicatat sebagai amal yang baik dan akan dibalas , maka jangan kita campuri dengan tujuan lain agar kita tidak dilaknat-Nya.Setiap hari kita juga telah sadar akan kewaj sekaligus kebutuhan kita untuk mengharapkan ridlo-Nya.

Hadirin yang berbahagia !
Mendapat petunjuk dari Allah Subhaanahu wa ta’ala merupakan sesuatu yang sangat penting, sebab tanpa petunjuk-Nya manusia akan sesat dan menyimpang dari aturan-Nya.Oleh karena itu, ada baiknya kita mengetahui orang-orang yang tidak mendapatkan petunjuk dari Allah SwT. Sebagaimana yang diberitakan di dalam Al Qur-an , yang antara lain:

Pertama. Orang yang Dzalim, orang dzalim adalah orang yang berbuat seenaknya tanpa memperhatikan aturan Allah. Swt atau orang yang tidak menempatkan sesuatu pada tempatnya,. hal ini dapat kita lihat dalam firman-Nya : QS. Ali Imron : 86

كَيْفَ يَهْدِي اللّهُ قَوْماً كَفَرُواْ بَعْدَ إِيمَانِهِمْ وَشَهِدُواْ أَنَّ الرَّسُولَ حَقٌّ وَجَاءهُمُ الْبَيِّنَاتُ وَاللّهُ لاَ يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ ﴿٨٦﴾

Bagaimana Allah akan menunjuki suatu kaum yang kafir sesudah mereka beriman, serta mereka telah mengakui bahwa Rasul itu (Muhammad) benar-benar rasul, dan keterangan-keteranganpun telah datang kepada mereka? Allah tidak menunjuki orang-orang yang zalim.”

Pertanyaan yang sangat mengena pada orang yang mempermainkan imannya . padahal mereka telah kenal Rasulullah Saw.Ucapan mereka sebenarnya merupakan ejekan belaka. Maka jangan kaget kalau di zaman ini ada model orang semacam ini, karena mereka telah ditinggalkan Allah SwT. dan tidak diberi petunjuk

Hadirin yang berbahagia !
Orang tidak akan mendapat petunjuk yang Kedua adalah orang Kafir.Memang Allah telah menutup hati mereka sehingga pendengaran, penglihatan dan hati mereka tidak memiliki fungsi untuk menerima kebaikan dan kebenaran .Sebahaimana diterangkan Allah dalam surat At Taubah ayat : 37,

إِنَّمَا النَّسِيءُ زِيَادَةٌ فِي الْكُفْرِ يُضَلُّ بِهِ الَّذِينَ كَفَرُواْ يُحِلِّونَهُ عَاماً وَيُحَرِّمُونَهُ عَاماً لِّيُوَاطِؤُواْ عِدَّةَ مَا حَرَّمَ اللّهُ فَيُحِلُّواْ مَا حَرَّمَ اللّهُ زُيِّنَ لَهُمْ سُوءُ أَعْمَالِهِمْ وَاللّهُ لاَ يَهْدِي الْقَوْمَ الْكَافِرِينَ ﴿٣٧﴾

Sesungguhnya mengundur-undurkan bulan haram itu adalah menambah kekafiran, disesatkan orang-orang yang kafir dengan mengundur-undurkan itu, mereka menghalalkannya pada suatu tahun dan mengharamkannya pada tahun yang lain, agar mereka dapat mensesuaikan dengan bilangan yang Allah mengharamkannya maka mereka menghalalkan apa yang diharamkan Allah. (Syaitan) menjadikan mereka memandang baik perbuatan mereka yang buruk itu. Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir.”

Orang-orang kafir,mereka berhati tapi tidak memahami, bermata , tapi tidak melihat , punya telinga tetapi tidak mendengar, akhirnya di tutup Allah SwT. Apa yang semestinya mengambil manfaat dari memahami, melihat dan mendengar , benar-benar tidak menghasilkan kebaikan dan keselamatan mereka sendiri.

Hadirin yang berbahagia !
Orang yang tidak akan mendapat petunjuk Allah yang ketiga adalah orang yang Berdusta. Dia tidak meyakini kebenaran Islam, hanya menampakkan diri sebagai orang Islam , lain di mulut lain dihati, Karena itu seorang mulmin akan membela semampunya . tentang hal ini Allah Subhaanahu wa Ta’ala berfirman :

أَلَا لِلَّهِ الدِّينُ الْخَالِصُ وَالَّذِينَ اتَّخَذُوا مِن دُونِهِ أَوْلِيَاء مَا نَعْبُدُهُمْ إِلَّا لِيُقَرِّبُونَا إِلَى اللَّهِ زُلْفَى إِنَّ اللَّهَ يَحْكُمُ بَيْنَهُمْ فِي مَا هُمْ فِيهِ يَخْتَلِفُونَ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي مَنْ هُوَ كَاذِبٌ كَفَّارٌ ﴿٣﴾

Ingatlah, hanya kepunyaan Allah-lah agama yang bersih (dari syirik). Dan orang-orang yang mengambil pelindung selain Allah (berkata): “Kami tidak menyembah mereka melainkan supaya mereka mendekatkan kami kepada Allah dengan sedekat-dekatnya”. Sesungguhnya Allah akan memutuskan di antara mereka tentang apa yang mereka berselisih padanya. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang pendusta dan sangat ingkar.” QS. Az Zumar : 3

Hadirin yang berbahagia !
Orang yang tidak akan mendapat petunjuk dari Allah ,yang ke empat adalah orang yang melampaui batas. Melampaui batas , berarti menerjang sesuatu yang diketahui , Allah menyatakan dalam frman-Nya : QS. Al Mukmin ayat : 28

وَقَالَ رَجُلٌ مُّؤْمِنٌ مِّنْ آلِ فِرْعَوْنَ يَكْتُمُ إِيمَانَهُ أَتَقْتُلُونَ رَجُلاً أَن يَقُولَ رَبِّيَ اللَّهُ وَقَدْ جَاءكُم بِالْبَيِّنَاتِ مِن رَّبِّكُمْ وَإِن يَكُ كَاذِباً فَعَلَيْهِ كَذِبُهُ وَإِن يَكُ صَادِقاً يُصِبْكُم بَعْضُ الَّذِي يَعِدُكُمْ إِنَّ اللَّهَ لَا يَهْدِي مَنْ هُوَ مُسْرِفٌ كَذَّابٌ ﴿٢٨﴾

Dan seorang laki-laki yang beriman di antara pengikut-pengikut Fir`aun yang menyembunyikan imannya berkata: “Apakah kamu akan membunuh seorang laki-laki karena dia menyatakan: “Tuhanku ialah Allah, padahal dia telah datang kepadamu dengan membawa keterangan-keterangan dari Tuhanmu. Dan jika ia seorang pendusta maka dialah yang menanggung (dosa) dustanya itu; dan jika ia seorang yang benar niscaya sebagian (bencana) yang diancamkannya kepadamu akan menimpamu”. Sesungguhnya Allah tidak menunjuki orang-orang yang melampaui batas lagi pendusta.”

Orang-orang yang melampaui batas dalam membenci Islam, termasuk membenci orang-orang yang mendakwahkan Islam , kelak mereka akan terkapar tak ada yang menolong, meskipun di dunia banayak yang melindungi, semua ini diberitahukan Allah SwT. Agar manusia tidak melampaui batas, dan menjadi pendusta, untuk memperjuangkan hawa nafsu dan Syetan.

Hadirin yang berbahagia !
Adapun orang yang tidak mendapat petunjuk yang ke lima adalah orang yang Fasik. Orang fasik biasa diartikan keluar dari ketaatan,orang yang seperti ini tidak akan mendapatkan petunjuk dari Allah. Oleh karena itu dapat dipahami , firman Allah dalam sureat Al Maidah ayat 108.

ذَلِكَ أَدْنَى أَن يَأْتُواْ بِالشَّهَادَةِ عَلَى وَجْهِهَا أَوْ يَخَافُواْ أَن تُرَدَّ أَيْمَانٌ بَعْدَ أَيْمَانِهِمْ وَاتَّقُوا اللّهَ وَاسْمَعُواْ وَاللّهُ لاَ يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ ﴿١٠٨﴾

Itu lebih dekat untuk (menjadikan para saksi) mengemukakan persaksiannya menurut apa yang sebenarnya, dan (lebih dekat untuk menjadikan mereka) merasa takut akan dikembalikan sumpahnya (kepada ahli waris) sesudah mereka bersumpah. Dan bertakwalah kepada Allah dan dengarkanlah (perintah-Nya). Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.:

Semoga kita tidak termasuk orang yang tidak diberi petunjuk Allah Subhaanahu wa Ta’ala , di samping kita dan keluaraga serta kawan seiman , selamat dari tipu daya dunia.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ وَلِسَائِرِ الْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ فَاسْتَغْفِرُوْهُ إِنّهُ هُوَ الْغَفُوْرُ الرّحِيْم

Khutbah Kedua
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. وَالصَّلاَةُ وَالسَّلاَمُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِه ِ وَصَحْبِهِ. أَمَّا بَعْدُ؛ فَقَالَ اللَّهُ تَعَالَى : وَتَزَوَّدُوا فَإِنَّ خَيْرَ الزَّادِ التَّقْوَى

Hadirin yang berbahagia!
Hadirin yang dirahmati Allah Subhaanahu wa Ta’ala !

Sungguh Allah telah menyayangi kita, dengan perintah dan larangan-Nya , yang akan membawa diri kita semua ke jalan kebahagiaan dan keselamatan yang hakiki, semoga kita mampu menjadikan diri kita sekeluarga sebagai hamba yang mendapatkan ridlo di dunia dan di akhirat , serta selalu mengharap petunjuk-Nya. Marilah kita berdo”a kepada Allah agar senantiasa dalam dalam lindungan dan petunjuknya.

*Pengasuh Pondok Pesantren Muhammadiyah Babat  Lamongan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here