Khutbah Jum’at #42: Langkah Menuju Surga

0
280
Foto ilustrasi surga diambil dari kabarmakkah.com

KLIKMU.CO

Oleh: MOH.HELMAN SUEB*

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى نَبِيِّنَا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ وَالَاهُ, وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن.أَما بَعْدُ. فَيَا عِبَادَ اللهِ ! أُوصِيْكُمْ بِنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ
َاأَيّهَا الّذَيْنَ آمَنُوْا اتّقُوا اللهَ حَقّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنّ إِلاّ وَأَنْتُمْ مُسْلِمُوْنَ أَمّا بَعْدُ
Hadirin yang bebahagia !
Alhamdulillah kita masih diberi kesempatan Allah Subhaanahu wa Ta’ala untuk menambah amal kebaikan, memperbaiki diri kita , agar kita tidak bangga dengan apa yang telah kita lakukan, Maka tiada kalimat yang paling cerdas kita ucapkan kecuali bersyukur dan bersyukur kepada – Nya. Semoga shalawat serta salam tetap terlimpah kepada junjungan kita nabi Muhammad Saw., yang telah meberikan tauladan dan bimbingan melalui sabdanya sehingga kita mantap mengamalkan ajaran Islam.

Hadirin yang berbahagia !
Tentu kita telah sering mendengar amalan-amalan yang membawake surga. Se bagaimana diterangkan dalam surat Ali Imron ayat : 133, yang berbunyi :

وَسَارِعُواْ إِلَى مَغْفِرَةٍ مِّن رَّبِّكُمْ وَجَنَّةٍ عَرْضُهَا السَّمَاوَاتُ وَالأَرْضُ أُعِدَّتْ لِلْمُتَّقِينَ

Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa.” QS.Ali Imron : 133.

Ayat ini memberikan dorongan kuat supaya kita masuk surga dengan melakukan percepatan dalam berlomba mohon ampun, dalam hal ini kita diingatkan supaya merasa masih ada yang kurang , masih belum suci serta masih belum baik, Baru kemudian kita juga berlomba menuju langkah-langkah ke surga.

Ada beberapa perbuatan yang akan membawa sesorang masuk surga, antara lain:

Pertama Terbebas dari penyakit Dengki. : Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu berkata: “Pada suatu hari kami sedang duduk-duduk bersama Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam. Beliau lalu bersabda :

يَطْلُعُ عَلَيْكُمُ الْآنَ رَجُلٌ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ

Saat ini akan muncul kepada kalian seorang laki-laki dari kalangan penghuni surga.”Tiba-tiba muncul seorang laki-laki dari kalangan sahabat Anshar, jenggotnya masih meneteskan bekas air wudhu, sedang tangan kirinya memegang kedua sandalnya”  Hal ini diucapkan Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi was Salam. tiga kali.

Ketika Rasulullah Shallallahu ‘alaihi was Salam kemudian berdiri dan kami pun bubar. Pada saat itulah Abdullah bin Amru bin Ash mengikuti laki-laki Anshar sebagai calon ahli surga . Rupanya Abdullah bin Amr bin Ash ingin mengetahui dari dekat amalan orang Anshar dengan bermalam di rumah orang tersebut selama tiga hari.

Sebagaimana diceritakan Anas bin Malik berkata: “Abdullah bin Amru bin Ash telah menceritakan bahwa ia telah menginap di rumah sahabat Anshar tersebut selama tiga malam. Selama itu, Abdullah bin Amru tidak pernah melihatnya sedikit pun melakukan shalat malam. Jika ia terbangun di waktu malam, ia hanya membolak-balikkan badannya di atas ranjangnya, berdzikir dan bertakbir, kemudian tidur kembali. Ia baru bangun kembali jika waktunya melaksanakan shalat Subuh.\Abdullah bin Amru berkata: “Ketika aku hendak berjalan pulang, tiba-tiba laki-laki Anshar itu memanggilku kembali dan berkata:

مَا هُوَ إِلَّا مَا رَأَيْتَ، غَيْرَ أَنِّي لَا أَجِدُ فِي نَفْسِي لِأَحَدٍ مِنَ الْمُسْلِمِينَ غِشًّا، وَلَا أَحْسُدُ أَحَدًا عَلَى خَيْرٍ أَعْطَاهُ اللهُ إِيَّاهُ

Amalku hanyalah amal yang telah engkau lihat. Namun di dalam jiwaku sama sekali tidak pernah terbetik rasa tidak tulus terhadap seorang muslim pun, dan aku juga tidak pernah iri kepada seorang pun atas sebuah nikmat yang Allah karuniakan kepadanya”.

Mendengar penuturan tersebut, Abdullah bin Amru berkataku:

هَذِهِ الَّتِي بَلَغَتْ بِكَ، وَهِيَ الَّتِي لَا نُطِيقُ

“Inilah sebenarnya amalan yang telah mengantarkanmu kepada kedudukan tersebut. Dan justru inilah amalan yang kami belum sanggup melakukannya.”(HR. Ahmad)

Begitulah , ternyata amalan yang langka dapat membawa seseorang masuk ke surga Allah Subhaanahu wa Ta’ala, sekali lagi tidak terbersit rasa iri di hati.Jadi kebeningan hati harus selalu dijaga.

Hadirin yang berbahagia !
Jalan menuju surga yang kedua adalah Memperbanyak sujud,.yakni melakukan sujud yang banyak melaui shalat wajib maupun shalat sunnah, ternyata mampu juga membawa seseorang masuk surga.

Sebuah kisah yang diriwayatkan dari Rabi’ah bin Ka’b bahwa beliau berkata:

Aku menginap dengan beliau Rasul Shalallahu ‘alaihi was Salam. Dan membantu beliau. dalam menyiapkan air untuk wudhu serta kebutuhan-kebutuhan yang lain. Lalu Nabi Muhammad Shalallahu ‘alaihi was Salam bersabda: mintalah sesuatu kepadaku!. Kemudian Rabi’ah menjawab: aku meminta untuk dapat menemanimu di surga. Nabi saw. menjawab: bukan permintaan yang lainnya?. Kemudian Rabi’ah menjawab lagi dengan jawaban, Ya, hanya itu saja. Kemudian Rasul saw. bersabda: “bantulah aku untuk dirimu dengan memperbanyak sujud. (Hr. Muslim, An-Nasai, Abu Daud). Hadits di atas, memberikan keterangan kepada kita jalan masuk surga dapat ditempuh dengan memperbanyak sujud. Sebagai anjuran untuk memperbanyak sujud, ruku serta mengerjakan sholat fardhu yang ditambah dengan sholat sunnah sebagai pelengkap sholat fardhu. Sehingga dengan demikian akan membuka jalan kepada surga.

Hadirin yang berbahagia !
Alangkah bahagianya , jika kita semangat untuk meraih surga sebab memang banyak jalan menuju surga, dan tidaklah patut untuk disia-siakan.

Adapun jalan yang ketiga adalah Menyingkirkan Gangguan di Jalan. Menyingkirkan gangguan di jalan , bisa duri ,benda tajan atau apa saja yang mengganggu jalan , ternyata bisa membawa seseorang masuk ke dalam surga .Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda.

لَقَدْ رَأَيْتُ رَجُلاً يَتَقَلَّبُ فِي الجَنَّةِ فِي شَجَرَةٍ قَطَعَهاَ مِنْ ظَهْرِ الطَّرِيقِ كَانَتْ تُؤْذِي النَّاسَ

“Sungguh aku telah melihat seorang lelaki mondar-mandir di dalam surga dikarenakan sebuah pohon yang dia tebang dari tengah jalan yang selalu mengganggu manusia” (HR. Muslim)

Dalam hadits lain :Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa salam bersabda.

مَرَّ رَجُلٌ بِغُصْنِ شَجَرَةٍ عَلَي ظَهْرِ طَرِيقٍ فَقَالَ وَاللهِ لأُنَحِّيَنَّ هَذَا عَنْ المُسْلِمِينَ لَا يُؤذِيهِمْ فَأُدْخِلَ الجَنَّةَ

“Ada seorang lelaki berjalan melewati ranting pohon yang ada di tengah jalan, lalu dia berkata, ‘Demi Allah, sungguh aku akan singkirkan ranting ini dari kaum muslimin agar tidak menganggu mereka.’ Maka dia pun dimasukkan ke dalam surga.” (HR Muslim).

Nah betapa mudah dan banyaknya jalan menuju surge, namun semua perlu perjuangan dan kesungguhan berniat untuk menggapainya

Hadirin yang berbahagia !
Semoga kita semua yang hadir di majlis yang penuh barokah ini, juga keluarga kita, selalu mendapatkan petunjuk dan perlindungan dari Allah Subhaanahu wa Ta’ala, mampu menjalankan agama dengan penuh keikhlasan sehingga memperoleh pertolongan dan selalu bersyukur kepada-Nya dan terjauh dari sifat berkeluh kesah dan kikir.

بَارَكَ ا للهُ لِيْ وَلَكُمْ فيِ االْقُرْأَ نِ ا لْعَظِيْمِ وَنَفعَنِيْ وَ إِ يَّا كُمْ بمَِا فِيْهِ مِنَ الَْْاَ يَاتِ و ذِكْر الحَْكِيْمِ وَتَقَبَّلْ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِ نَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ ا لْعَلِيْمُ

 

الْحَمْدُ لِلّهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَى وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْد

Kaum muslimin yang dirahmati Allah Subhaanahu wa Ta’ala !
Marilah kita dengan tiada henti-hentinya selalu memanjatkan do’a , agar senantiasa mendapatlkan kemudahan dalam mengarungi samodra kehidupan yang penuh fitnah ini, dan tetap berada dalam naungan-Nya.Kitapun dimudahkan Allah Subhaanahu wa Ta’ala untuk meraih jalan-jalan ke surga.

إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، ٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ.
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلّاً لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ .

*Pengasuh Pondok Pesantren Muhammadiyah Babat

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here