Khutbah Jumat #45: Empat Prinsip Perjuangan Hidup

0
502
Foto diambil dari facebook nya Andi Hariyadi

KLIKMU.CO

Oleh: MOH. HELMAN SUEB*

إِنّ الْحَمْدَ ِللهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ وَنَعُوْذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَسَيّئَاتِ أَعْمَالِنَا مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلهَ إِلاّ اللهُ وَأَشْهَدُ أَنّ مُحَمّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
اَللهُمّ صَلّ وَسَلّمْ عَلى نَبِيِّنَا مُحَمّدٍ وَعَلى آلِهِ وِأَصْحَابِهِ وَمَنْ وَالَاهُ, وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدّيْن.أَما بَعْدُ.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اتَّقُواْ اللّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُم مُّسْلِمُونَ ﴿١٠٢﴾
فَيَا عِبَادَ اللهِ ! أُوصِيْكُمْ بِنَفْسِيْ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُ

Hadirin yang berbahagia !
Alhamdulillah kita dapat berkumpul di majlis yang berbahagia ini , untuk bersimpuh kehadirat Allah Subhaanahu wa Ta’ala, untuk menundukkan kepala , sebagai tanda kecintaan kita kepada-Nya.Apalagi kita telah merasakan nikmat-Nya yang tidak akan mampu menghitungnya.Maka bersyukur kepada-Nya merupakan langkah yang tepat.

Semoga shalawat serta salam tetap terlimpah kepada junjungan kita Baginda Rasulullah Saw. Yang telah memberikan tauladan dan bimbingan melalui sabdanya, sehingga kita mantap dalam mengamalkan ajaran Islam, dan terus berjalan di atas jalan yang diridloi-Nya.

Hadirin yang berbahagia !
Pertarungan antara yang hak dan yang batil, terus berlangsung tanpa henti, karena terjadi permusuhan antara pendukungnya, sehingga saling beradu argumentasi bahkan berani pula adu fisik.

Maka di bawah ini ada empat prinsip dalam perjuangan, yaitu:

Pertama , Berteguh hati atau Istiqomah, berteguh hati dalam perjuangan menjadi sangat penting , karena dengan itulah akan berjuang dengan tanpa mengenal lelah, berkeluh kesah sampai cita-cita perjuangan , dan istilah perang fisik , sampai titik darah terakhir atau penghabisan. Kita terus menerus untuk mengalahkan kebatilan,jika tidak kebatilan akan tersebar di mana-mana dan tentu kita akan merugi. Allah Subhaanahu wa Ta’ala mengingatkan kita agar beristiqomah dalam kehidupan yang fana’ ini, dengan tetap berjalan di atas aturan-Nya juga, Dia berfirman :

إِنَّ الَّذِينَ قَالُوا رَبُّنَا اللَّهُ ثُمَّ اسْتَقَامُوا تَتَنَزَّلُ عَلَيْهِمُ الْمَلَائِكَةُ أَلَّا تَخَافُوا وَلَا تَحْزَنُوا وَأَبْشِرُوا بِالْجَنَّةِ الَّتِي كُنتُمْ تُوعَدُونَ ﴿٣٠﴾

“Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan: “Tuhan kami ialah Allah” kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan): “Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih; dan bergembiralah kamu dengan (memperoleh) surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu”.QS. Fushilat: 30.

Hendaklah orang-orang yang beriman bergerak karena Allah Subhaanahu wa Ta’ala, mereka yang bergerak untuk memperjuangkan kebenaran agar tegak di atas bumi, dan hal itu merupakan amal sholeh kita. Jika melakukannya, maka akan mendapatkan bantuan dari Allah Subhaanhu wa Ta’ala dengan mengutus para Malaikat-Nya, bahkan kita juga akan mendapatkan surga, yang sesungguhnya.

Hadirin yang berbahagia !
Prinsip perjuangan yang kedua adalah, Dzikir kepada Allah. Orang yang selalu Ingat kepada Allah Subhaanahu wa Ta’ala ,tentu karena ada rasa cinta, Tidak mungkin orang yang tidak mencintai-Nya akan mengingat-Nya. Karenanya, dzikir itu memang luar biasa pengaruhnya, sebab dengan dzikir itu akan menimbulkan kebahagiaan dan ketenangan jiwa, sehingga dalam memperjuangkan kebenaran tidak pernah goyah di tengah jalan.. Allah SwT. berfirman :

ا الَّذِينَ آمَنُواْ وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُم بِذِكْرِ اللّهِ أَلاَ بِذِكْرِ اللّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ ﴿٢٨﴾ الَّذِينَ آمَنُواْ وَعَمِلُواْ الصَّالِحَاتِ طُوبَى لَهُمْ وَحُسْنُ مَآبٍ ﴿٢٩﴾

“28. (yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati menjadi tenteram. 29 Orang-orang yang beriman dan beramal saleh, bagi mereka kebahagiaan dan tempat kembali yang baik QS. AR Ra’du : 28-29.

Ternyata dalam ayat di atas diterangkan secara gamlang, bahwa ketenangan dan kebahagiaan dan tempat kembali mereka adalah tempat yang baik. Bagi mereka yang beriman dan beramal sholeh. Perjuangan kita untuk mengalahkan kebatilan dihargai dan dihitung oleh-Nya, bahkan kita akan diingat-Nya dengan membantu dan menolong kita .
Hadirin yang berbahagia !

Prinsip yang ketiga Taat kepada Allah dan Rasul-Nya, agar kita dapatkan kemenangan dalam perjuangan hidup, maka kita harus mentaati aturan Allah dan Rasul-Nya. Allah SwT. berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ أَطِيعُواْ اللّهَ وَأَطِيعُواْ الرَّسُولَ وَأُوْلِي الأَمْرِ مِنكُمْ فَإِن تَنَازَعْتُمْ فِي شَيْءٍ فَرُدُّوهُ إِلَى اللّهِ وَالرَّسُولِ إِن كُنتُمْ تُؤْمِنُونَ بِاللّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ ذَلِكَ خَيْرٌ وَأَحْسَنُ تَأْوِيلاً ﴿٥٩﴾

“59. Hai orang-orang yang beriman, ta`atilah Allah dan ta`atilah Rasul (Nya), dan ulil amri di antara kamu. Kemudian jika kamu berlainan pendapat tentang sesuatu, maka kembalikanlah ia kepada Allah (Al Qur’an) dan Rasul (sunnahnya), jika kamu benar-benar beriman kepada Allah dan hari kemudian. Yang demikian itu lebih utama (bagimu) dan lebih baik akibatnya.
QS. An Nisa’ : 59.

Ketaatan kepada Allah dan Rasul-Nya akan membawa keberuntungan yang besar. Kitapun diseru oleh Allah, jika suatu saat berselisih jangan cepat pecah, atau ukhuwah Islamiya kendor dan bercerai berai, tetapi kembalikan urusan itu kepada Allah dan Rasul-Nya. Seba musuh-musuh Islam berusaha agar sesama islam itu luntur ukhuwah Islamiyahnya, saling merasa unggul dan benar sendiri, seprti ini termasuk strategi mereka. Ayat ini menggugah kita aga selalu memutuskan sesuatu perkara dengan tidak bertentangan apa yang telah diatur Allah dan Rasul-Nya. Ketidaktaatan menjadi sebab gagalnya perjuangan, sebagaimana pasukan pemanah yang melupan pesan rasulullah Saw.

Hadirin yang berbahagia
Prinsip yang keempat ,Agar perjuangan untuk mengalahkan kebatilan di sekitar berhasil, hal yang penting dilakukan adalah merapatkan barisan, kompak untuk mengalahkannya. Kebatilan yang telah diatur rapi akan mengalahkan kebenaran yang tanpa strategi, begitu intinya apa yang pernah dikatakan Ali Bin Abi Thalib. Tidak kalah pentingnya, adalah barisan kebenaran harus tetap bersatu, jangan sanpai bercerai berai, atau memisahkan diri,Allah SwT sangat mencintai orang-orang yang berperang di jalan Allah dengan barisan yang teratur , sebagaimana firman-Nya

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ الَّذِينَ يُقَاتِلُونَ فِي سَبِيلِهِ صَفّاً كَأَنَّهُم بُنيَانٌ مَّرْصُوصٌ ﴿٤

“4. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berperang di jalan-Nya dalam barisan yang teratur seakan-akan mereka seperti suatu bangunan yang tersusun kokoh.” QS. Ash Shof : 4.

Hadirin yang berbahagia !
Meskipun sudah dimodali empat prinsip perjuangan sebagaimana telah diterangkan, maka harus didasarkan ikhlas karena Allah Subhaanahu wa Ta’ala, sebab ini merupakan syarat diterimanya amal kita.

Semoga kita semua yang hadir di majlis yang penuh barokah ini, juga keluarga kita, selalu mendapatkan petunjuk dan perlindungan dari Allah SwT.,serta mampu melaksanakan ibadah dengan penuh ketulusan , sehingga perjuangan kita dikabulkan-Nya.

بَارَكَ ا للهُ لِيْ وَلَكُمْ فيِ االْقُرْأَ نِ ا لْعَظِيْمِ وَنَفعَنِيْ وَ إِ يَّا كُمْ بمِا فِيْهِ مِنَ الْاَ يَاتِ و ذِكْر الحْكِيْمِ وَتَقَبَّلْ مِنِّيْ وَمِنْكُمْ تِلاَوَتَهُ إِ نَّهُ هُوَ السَّمِيْعُ ا لْعَلِيْمُ

Khutbah Kedua :

الْحَمْدُ لِلّهِ الَّذِيْ أَرْسَلَ رَسُولَهُ بِالْهُدَى وَدِينِ الْحَقِّ لِيُظْهِرَهُ عَلَى الدِّينِ كُلِّهِ وَلَوْ كَرِهَ الْمُشْرِكُونَ أَشْهَدُ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ أَجْمَعِيْنَ أَمَّا بَعْد

Hadirin yang berbahagia!
Marilah kita dengan tiada henti-hentinya selalu memanjatkan do’a , agar senantiasa Allah memberikan kemenangan orang-orang yang memperjuangkan kebenaran , dan melindungi kita dalam mengarungi samodra kehidupan yang penuh fitnah ini, dan tetap berada dalam naungan-Nya.Semoga Kitapun tetap semangat dalam menggapai ridlo Allah
إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا.
اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، ٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ مُجِيْبُ الدّعَوَاتِ.
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِإِخْوَانِنَا الَّذِينَ سَبَقُونَا بِالْإِيمَانِ وَلَا تَجْعَلْ فِي قُلُوبِنَا غِلّاً لِّلَّذِينَ آمَنُوا رَبَّنَا إِنَّكَ رَؤُوفٌ رَّحِيمٌ
رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنفُسَنَا وَإِن لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ
رَبَنَا ءَاتِنَا فِي الدّنْيَا حَسَنَةً وَفِي اْلأَخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النّارِ. وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ.

*Pengasuh Pondok Pesantren Muhammadiyah Babat Lamongan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here