Kiai Mahsun Jayadi: Puasa di Kota Itu Pahalanya Lebih Tinggi

0
177
Kiai Mahsun Jayadi saat mengisi kegiatan Kantin Ramdhan. (Habibie/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Sebuah kebahagiaan atau keberuntungan itu ternyata ditentukan juga oleh tingkat kesulitan sesorang dalam menjalankan hidup, lebih-lebih dalam pandemi Covid-19 ini.

Hal itu disampaikan Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya Dr KH Mahsun Jayadi MAg dalam kegiatan Kantin Ramadhan PDPM Kota Surabaya melalui aplikasi Zoom, Rabu (13/5/2020).

“Kita hidup di perkotaan, di bulan Ramadhan, apalagi dalam suasana pandemi Covid-19. Ini spesial bagi kita umat islam. Kalau tahun kemarin menjelang datangnya bulan suci Ramadhan biasanya masyarakat gegap gembita menyambut datangnya bulan suci Ramadhan, tahun ini spesial, jadi penyambutan tidak sebagaimana mestinya. Ibadah pun di rumah, bekerja pun di-lockdown,” katanya.

Kiai Mahsun menyampaikan bahwa umat Islam tahun ini mengalami ujian dan kesulitan sehingga pahalanya lebih spesial. Puasa di desa dengan di kota itu beda. Orang kota beribadah banyak pengaruhnya sehingga apakah orang puasa itu puasa beneran apa tidak.

“Puasa di kota itu pahalanya lebih tinggi karena tantangannya lebih besar,” tutur wakil rektor UM Surabaya itu.

“Kita sedang puasa, tetangga kita tidak. Kita sedang puasa, kafe-kafenya tetap buka. Sehingga tantangannya berat. Tantangan yang berat ini akan menambah pahala yang kita dapat dari Allah Subhaanahuu Wata’ala,” ujarnya.

Oleh karena itu, lanjutnya, mari kita syukuri dengan tetap menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya, sambil kita berdoa mudah-mudahan cobaan Covid-19 ini segera dicabut oleh Allah di Indonesia dan dunia sehingga kembali normal seperti sedia kala. (Habibie/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here