KKN di Masa Pandemi, Mahasiswa Ini Sukses Ciptakan Buku Ajar Bahasa Arab

0
259
Mahasiswa KKN di Jombang menyerahkan buku ajar bahasa Arab dalam acara penutupan. (Mirza/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Kuliah kerja nyata dalam masa pandemi saat ini juga dirasakan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya(UMSurabaya). Mereka harus melaksanakan prosedur protokol kesehatan selama kegiatan KKN. Tentunya program kerja tidak lebih dari berbasis siaga Covid-19 dan seputarnya.

Dengan adanya pandemi ini, Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Muhammadiyah Surabaya merilis KKN era pandemi dengan tema KKN di Era Pandemi Covid-19 Berbasis Domisili.
Senada dengan kondisi yang memasuki era new normal.

Ketua LPPM UM Surabaya Dr Sujinah MPd berharap tema ini menjadi pedoman bahwa selama pelaksanaan KKN, mahasiswa asal daerah (domisili) harus bisa menciptakan produk-produk yang dapat mengedukasi masyarakat tepat sasaran. Selanjutnya, dapat bermanfaat dalam masyarakat dan memberikan keberlangsungan yang tidak berhenti pada masa pandemi ini.

“Kami juga terus berupaya memberikan kontribusi kepada rekan sejawat maupun masyarakat dalam bentuk akademik maupun berupa kegiatan pemberdayaan meski dalam masa pandemi sekalipun,” jelas dosen Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia itu.

Salah satunya yang dilakukan kelompok KKN domisili Jombang UMSurabaya. Mereka menelurkan sebuah karya unggulan yang berupa buku ajar bahasa Arab yang mereka namai Sahlatul Atfhal (kemudahan dalam proses memahami).

“Kami menyusun buku ini dimulai dari awal KKN dimulai. Buku ini berisi mufrodat dan muhadasah dasar yang dikemas dengan metode permainan yang interaktif. Diharapkan nanti anak-anak senang dan memahami dasar-dasar berbahasa arab. Selain menerbitkan buku, kami juga mengajarkan langsung dan menjelaskan yang ada dalam buku tersebut, yang alhamdulillah sudah terlaksana selama sebulan ini,” tutur ketua tim pembuatan buku, Dendi Yusuf.

Mirza Hilmi, anggota kelompok, menjelaskan bahwa kelompok KKN domisili Jombang ini juga menghasilkan es krim, permen berasal dari inovasi produk olahan susu sapi yang menjadi komoditas hasil ternak Desa Galengdowo yang terletak di Wonosalam, Jombang.

“Selanjutnya mahasiswa siap dengan penyusunan bukunya. Kami sudah mempersiapkan proses pemberian metode pembelajaran. Dengan membentuk tim yang akan terjun seminggu sekali untuk mengajar buku ajar yang telah kami susun tersebut. Kami berharap program kami ini diteruskan oleh remaja setempat. Sehingga memberikan daya semangat belajar dalam menuntut ilmu wabil khusus dalam masa new normal ini,” ungkapnya. (Mirza/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here