Komunitas Padhang Makhsyar #126: Ibu “Nikita Mirzani” For Presiden

0
235
Foto Nikita Mirzani memakai hijab diambil dari akurat.co

KLIKMU.CO

Oleh: Kyai Nurbani Yusuf*

Agar politik tak hanya dipahami hitam putih. Kumpulan para tetua yang sudah mulai gampang masuk angin. Politik adalah Ikhtiar mengambil kembali peran keindahan dan keanggunan. Bukan hanya sekedar siasah berebut sejumput kekuasaan. Ini jaman selfie, Presiden harus kamera -face. Presiden bukan hanya soal sembako murah tapi soal teste dan cita rasa surgawi.

*^^*
Kolinda Grabar-Kitarovic. Presiden Kroasia. Pintar dan cerdas. Dicintai karena cantik, sexy dan sedap dipandang. Saya pikir itu pilihan bijak untuk mencairkan suasana kaku karena konflik politik yang terus. Syarat memilih seorang pemimpin tak cukup hanya dari sisi kapabilitas tapi juga performance. Tampan dan ayu layak jadi perimbangan. Memiliki Presiden cantik apa salahnya.

Saatnya belajar pada rakyat Croatia bagaimana memilih. Rakyat Kroasia punya citarasa lebih, mereka berpendapat: pintar bisa diraih dengan belajar, kemampuan bisa dibantu dengan menejemen profesional. Tapi cantik adalah bawaan. Kolinda Grabar adalah contoh bagaimana memilih Presiden dengan cara bijak. Prediden yang sedap dipandang sekaligus mengenyangi. Tampilan di atas rata-rata, fashionable
dan sangat mbois ketika pakai bikini atau saat berjemur di pantai. Kenapa harus pilih laki laki tua atau ibu ibu yang sudah hilang cantiknya untuk menjadi Presiden jika yang muda dan imut masih banyak.

Tak perlu pintar untuk menjadi Presiden bukankah ijazah upres pun juga bisa dipakai untuk mendaftar caleg. Jadi semua kita bisa punya peluang termasuk ibu Nikita Mirzani.

*^^*
Politik antitesis. Kenapa harus orang-orang di usia tua yang kita pilih dan kenapa pula harus laki-laki di kisaran usia 66 hingga 70 tahun, itu masa yang mulai expaied. Sudah saatnya istirahat. Atau pensiun. Kerap masuk angin. Sudah ketinggalan jaman dan tak cukup punya kemampuan. Ditambah mulai keriput, wajahnya mulai tua, ubahan dan tak lagi sedap saat fotonya dipajang.

Tidak harus secantik artis memang. Tapi kalau bisa kenapa tidak, punya Presiden cakep pasti keren. Dan ibu Nikita Mirzani saya pikir punya daya pikat. Kehadiran calon Presiden semacam Nikita Mirzani barangkali bisa mencairkan kebekuan dan silang sengkarut. Berharap ada solusi dari jalan beku. Dan saya yakin orang secantik Nikita bisa melakukan-nya.

Dan saatnya kita memberi ruang yang lapang kepada siapapun untuk ber-ijtihad mengurai segala soal demi masa depan Republik yang kita cintai. Semoga Tuhan memberi jalan terbaik dan kemudahan agar dihadirkan pemimpin terbaik untuk bangsa yang tumbuh terbaik .. Amiin

*Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Batu dan Pegiat Komunitas Padhang Makhsyar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here