Komunitas Padhang Makhsyar #128: Al Aqsha dan Spiritual Crim

0
108
Foto masjid al aqsha diambil dari daily trust

KLIKMU.CO

Oleh: Kyai Nurbani Yusuf*

Dibanding dua masjid yang disucikan: Al Haram di Mekkah dan Nabawi di Madinah. Al Aqsha punya sejarah lebih panjang dan unik. Israel atau Ya’cob yang dianggap sebagai peletak fondasi Al Aqsha yang kemudian dibesarkan oleh Sulaiman putra Dawud. Adalah moyang Yahudi. Sebab Israel adalah nama lain dari Ya’cob as yang dianggap sebagai pendiri dan penggagas Al Aqsha.

Bagaimanapun Yahudi, Nasrani dan Islam adalah satu garis keturunan. Satu ayah lain ibu. Dan jangan kaget kalau ketiga agama itu memiliki kisah serupa karena memang dari moyang yang sama meski kemudian mengalami penyimpangan. Al Aqsha menyimpan kisah, kenangan, sejarah, spiritualitas bahkan masa depan tiga agama itu termasuk prediksi bakal terjadinya perang dahsyat menjelang akhir jaman.

Yahudi percaya bahwa dibawah menara Al Quds Sulaiman dikubur. Yahudi khurafat akan mempersembahkan sapi merah betina berusia tiga tahun, belum pernah melahirkan akan disembelih di bukit zaitun yang hari ini dihuni warga Palestina sebagai persembahan untuk menyambut Messiah.

Mereka juga akan membangun kuil Sulaiman dengan cara membuat terowongan dan membobol pondasi masjid Al Aqsha. Beberapa situs sejarah mesjid dirusak bahkan dijarah.

****
Beberapa penganut Yahudi dari suku Dan akan menjadi pengikut setia dajjal demikian prediksi nabi saw. Yang kebanyakan dari Iran. Konon dari negeri inilah Dajjal mulai memerintah. Ada dua Massih, Isa al Massih dan Massih Ad Dajjal
Dari Anas bahwasanya Rasulullah saw bersabda : “Orang Yahudi Isbahan sebanyak tujuh puluh ribu lengkap dengan pakaian seragamnya akan mengikuti Dajjal”. (HR. Muslim). Dan Yahudi menyambut Dajjal Al Masih sebagai pemimpin yang bakal melindungi dari pembunuhan yang dilakukan umat Islam.

Yahudi juga percaya bahwa salah satu tanda kedatangan Massih ad Dajjal adalah tumbuh suburnya bukit Galilei selama lima periode berturut. Disebutkan dalam Taurat:
“Maka kamu, gunung-gunung Israel, akan bertunas kembali dan akan memberi buah untuk umat-Ku Israel, sebab mereka akan segera kembali. ~Yehezkiel 36: 8

****
Nabi saw bersabda: “Tidak akan terjadi kiamat hingga kaum muslimin memerangi kaum Yahudi, lalu membunuh mereka, sehingga seorang Yahudi bersembunyi di balik batu dan pohon, lalu batu dan pohon berkata: Hai Muslim! Hai hamba Allah! Ini Yahudi di belakangku, kemarilah, bunuhlah dia! Kecuali pohon ghorqod, maka itu adalah dari pohon-pohonnya orang Yahudi. ” (HR Muslim VII/188, Bukhari IV/51, Lu’lu’ wa al-Marjan III/308)

Untuk yang satu ini, Yahudi juga sudah melakukan penanaman pohon Ghorqad sebagai mega proyek kaum zionisme sebagai langkah penyelamatan disamping rekayasa genetik sapi betina berwarna merah untuk sesembahan.

****
Yahudi sesungguhnya sedang mempersiapkan kedatangan Massih ad Dajjal minimal dengan empat cara: membangun kuil Sulaiman di masjid ak Aqsha, rekayasa genetik sapi merah betina, mengusir orang Palestina dari Bukit Zaitun dan mega proyek penanaman pohon Ghorqad.

Sementara kita umat Islam menunggu kedatangan Isa al Massih yang dipercaya sebagai Imam Mahdi yang bakal memerintah sebagai khalifah akhir jaman. Massih Ad Dajjal dan Isa Al Massih akan berperang saling menghancurkan. Inilah yang kemudian disebut dengan perang Armagedeon yang fenomenal itu.

Keduanya merupakan prasyarat terjadinya kiamat. Yang sudah ditulis di Laukh Al Makhfudz. Persoalannya adalah apakah kedatangan Dajjal Al Masih dan Isa Al Masih bisa dipaksa datang dengan rekayasa atau memang rekayasa itu bagian dari syarat keduanya bakal datang. Wallahu a’lam

 

*Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Batu Komunitas Padhang Makhsyar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here