Komunitas Padhang Makhsyar #199: Fii Bathnil Huut: Tegak Maksiat Sebab Rahmat Tertahan

0
118
Foto cuplikan film 2012 diambil dari youtube

KLIKMU.CO

Oleh: Kyai Nurbani Yusuf*

Bani Israel di azab dengan kemarau panjang. Mereka berkumpul dihadapan Musa as berharap agar berdoa bermunajat kepada Allah diringankan dari segala petaka dan musibah. Mereka berkumpul mendatangi Nabi Musa, mereka berkata, _”Wahai Nabi Allah, berdoalah kepada Rabb-mu agar Dia menurunkan hujan kepada kami….!”, berangkatlah Nabi Musa as bersama kaumnya menuju padang yang luas.

Mulailah mereka berdoa dengan keadaan yang lusuh dan kumuh, penuh debu, haus, dan lapar…
‘Yaa Tuhanku… Turunkanlah hujan kepada kami… Tebarkanlah Rahmat-Mu kepada kami, kasihilah kami demi anak-anak yang masih menyusu… Demi hewan ternak yang merumput, dan demi para orang-orang tua yang ruku’ kepada-Mu …”

Allah berfirman:’Wahai Musa bagaimana Aku akan menurunkan hujan kepada kalian sedang di antara kalian ada seorang hamba yang bermaksiat kepada-Ku sejak 40 tahun silam. Umumkanlah di hadapan manusia agar dia berdiri di hadapan kalian semua. Karena sebab dialah Aku tidak menurunkan hujan untuk kalian”.

*^^*
Seorang laki-laki tertunduk kuyu teringat semua dosanya. Tapi ia tak sanggup berdiri dan mengaku. Ia menyesal karena perbuatan nya telah membuat kaumnya sengsara. dadanya sesak, hatinya gundah mulutnya terkunci rapat, hatinya mendesah .. ya raabb ampuni aku, aku bertaubat kepadamu. Air matanya menetes bersamaan itu pula awan menggumpal angin perlahan bertiup, hujan pun turun. Lebat sekali.

Musa terheran dan berkata .. Ya Rabb pendosa penyebab kami sengsara belum juga mengaku tapi Engkau sudah kabulkan doa kami. Allah berfirman:’Wahai Musa, dia telah bertaubat dan Aku telah menerima taubatnya, karena orang itulah Aku menahan hujan kepada kalian, dan karena dia pulalah Aku menurunkan hujan …”.

‘Ya Rabb tunjukkan pendosa itu kepada kami .. ..’ pinta Musa as. Allah berfirman:’Wahai Musa, Aku telah menutupi ‘aibnya padahal dia bermaksiat kepada-Ku, Apakah sekarang Aku membuka ‘aibnya sedangkan ia telah bertaubat dan kembali kepada-Ku?!”.

*^*^
Allah menjaga rahasia. Mencintai yang bertaubat. Menutup aibnya. Hanya Allah tiada yang lain, kepada Nya kita berserah diri dan bermohon ampun. Agar hujan kembali lebat, musibah berganti rahmat..

*Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Batu Komunitas Padhang Makhsyar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here