Komunitas Padhang Makhsyar #276: Dungu Sejati Itu Tidak Bertuhan

0
195
Foto miniatur karakter pandawa diambil dari tamami jaya

KLIKMU.CO

Oleh: Kyai Nurbani Yusuf*

Rocky Gerung ‘berfirman’ : Tuhan bersemayam di kampus sebelum menciptakan hal yang paling ia sesali: agama.

*^^*
Inilah kedunguan yang sesunguhnya, hanya orang dungu yang mengatakan bahwa agama adalah ciptaan Tuhan yang paling Ia sesali. Bukan saja Islam tapi semua agama dianggap sia-sia. Apakah itu bukan kedunguan ? apakah itu bukan kebodohan ? Logika manalagi yang hendak kau sajikan untuk melakukan pembelaan terhadap ucapan yang menyebut bahwa agama adalah ciptaan Tuhan yang paling di sesali.

Apakah perlu merubah definisi agama agar sesuai definisi yang dimaui Gerung ? apakah perlu men-dekonstruksi definisi ‘sia sia’ untuk mencari benar sesuai selera? agar tampak bahwa kita adalah sekumpulan orang dungu karena hanya hendak menurut definisi Gerung. Kita yang dungu hanya Gerung yang benar ? Begitukah ?

Lantas kita benarkan pernyataanya dengan ‘logika absurd’ dan ‘relativitas kebenaran’ yang dia bangun itu, bahwa agama adalah sia-sia dan kitab suci adalah fiksi ? Siapa yang dungu sekarang ? Gerung hanya ingin kita ragu (vallacy) terhadap agama yang kita anut dan kitab yang kita sucikan. Bagi Gerung: Tuhan, agama dan kitab suci adalah absurd. Hanya fiksi. Kebenarannya relativ karena bisa ada bisa tidak ada, atau spekulatif.

*^^*
Orang kafer: baik laki maupun perempuan : baik yang mendukung Jokowi, maupun yang mendukung Prabowo sama saja. Mereka saling bantu membantu, mereka berkomunikasi satu sama lainnya untuk menjatuhkan umat Islam dengan berbagai macam cara. Mereka tidak ridha terhadap Islam. Mereka musuh umat Islam yang nyata.

Mereka saling berkonspirasi membuat makar, merancang tipu daya. QS Al Anfal 73: “Adapun orang-orang yang kafir, sebagian mereka menjadi pelindung bagi sebagian yang lain”.

Orang kafer yang ada mendukung capres Jokowi dan orang kafer yang ada di kubu capres Prabowo saling berkomplot. Mereka menjadi pelindung satu sama lainnya. Terlihat baik dihadapan. Memuji sedikit dan menyatakan hendak bertobat untuk menyenangkan hati agar diantara umat Islam tumbuh kepercayaan, tapi dibelakang, mereka membuat tipu daya dan makar.

*^^*
QS Al Anfal 55-57: “Sesungguhnya binatang (makhluk) yang paling buruk di sisi Allah ialah orang-orang yang kafir, karena mereka itu tidak beriman”.
Orang kafer itu tidak beriman: mereka mengingkari keberadaan Tuhan, menafikkan agama, mem-fiksi-kan kitab suci dan mendustakan para nabi, mereka juga tidak percaya adanya kehidupan akhirat. Sebab akhirat: surga dan neraka dianggap fiksi dan spekulatif karena belum terjadi, semacam rekaan atau khayalan atau ramalan atau dongeng para nabi jaman dahulu yang oleh para pengikutnya disebut nabi. Kekafiran itulah kedunguan yang sejati … .. Na’udzubillah min dzaalik

*Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota batu  dan pegiat Komunitas Padhang Makhsyar

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here