Komunitas Padhang Makhsyar #286: Jika Pilpres 2019 Adalah Perang Badar

0
316
Foto Ilustrasi perang badar diambil dari kisah muslim

KLIKMU.CO

Oleh: Kyai Nurbani Yusuf*

Jika Pilpres 2019 adalah perang badar.

Rasulullah pun berdoa: “Ya Allah Azza wa Jalla, penuhilah janji-Mu kepadaku. Ya Allah Azza wa Jalla berikanlah apa yang telah Engkau janjikan kepadaku. Ya Allah Azza wa Jalla, jika Engkau membinasakan pasukan Islam ini, maka tidak ada yang akan beribadah kepada-Mu di muka bumi ini.” [H.R. Muslim 3/1384 hadits no. 1763].

*^^*
Jika agama bertaut dengan politik, politik tak jadi bersih karena agama. Tapi agama tercemari politik. di manapun itu.

Percayalah jika Prabowo Sandi yang menang di Pilpres. Jamaah NU, kelompok Islam nusantara yang di bilang liberal, islam sekuler akan tetap menyembah Allah, sebaliknya jika Jokowi yang menang umat Islam yang tergabung dalam ijtima ulama dan pa 212 insya Allah akan semakin khusyuk menyembah Allah. Insya allah meski saya juga belum tentukan siapa capres yang bakal saya pilih saya akan tetap menyembah Allah siapapun Presiden nya.

**^^*
Dalam puisinya Neno mengatakan, Kalau Allah Tak Menangkan Kami (Prabowo-Sandi), Maka Khawatir Tak ada Yang Menyembahnya Lagi.

“Dan menangkan kami, karena jika Engkau tidak menangkan, kami khawatir ya Allah, kami khawatir ya Allah, tak ada lagi yang menyembahMu, ya Allah.” Kalimat inilah yang bermasalah alias menuai kontroversi.
Tak ada yang keliru dengan doa Ibu Neno, hanya semacam bentuk kesungguhan dan kekhusyu’an dalam memohon. Meski terasa lebay dengan gaya yang menurut saya sangat seronok karena suara seorang perempuan di tengah ribuan laki-laki.

*^^*
Yang jadi soal adalah sikap sebagian kita yang menjadikan ayat-ayat Alquran atau doa-doa kutukan yang seharusnya di gunakan untuk orang kafer justru dikenakan buat saudara seiman hanya karena kebetulan beda pilihan politik. Menyamakan situasi politik Pilpres 2019 dengan Perang Badar terlampau berlebihan dan melawan akal sehat.
Benar kata baginda Nabi saw:’tidak ada yang bisa mengalahkan Islam meski semua musuh dari segala penjuru bersatu, kecuali sesama umat Islam sendiri saling menawan, saling membunuh dan saling membinasakan … bahkan saling mengutuk dengan doa-doa … Naudzubillah 🙏🙏🙏

*Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Batu dan pegiat Komunitas Padhang Makhsyar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here