Komunitas Padhang Makhsyar #303: Selamat Tinggal Khilafah

0
174
Foto Raja Dangdut H.Rhoma Irama saat Kampanye Akbar Prabowo di Sidoarjo, Rhoma Irama Bicara RUU Penghapusan Kekerasan Seksual n diambil dari surya.tribbunesw

KLIKMU.CO

Oleh: Kyai Nurbani Yusuf*

Kecemasan khilafah bakal tegak jika Prabowo berkuasa adalah nonsens. Penjaminan dan garansi telah diberikan. Pancasila dan NKRI adalah final dan Prabowo tegas menyatakan—

*^^**
Bahwa ada HTI di kubu Prabowo tak dipungkiri. Ada PKS yang dekat dengan ideologi tarbiyah tidak ditampik. Didukung ijtima ulama juga jelas. Lantas apa yang harus dicemaskan. Apalagi yang harus dikawatirkan. Sama sekali tak ada.

Kekawatiran terhadap ideologi Islam radikal adalah paranoid dan adu domba. Isyarat sebuah ketakutan atau kecemasan kolektif yang tidak perlu. Islam tak pernah menyakiti atau berlaku kasar. Islam justru melindungi yang lemah dan menguatkan yang minoritas.

Ideologi yang ditawarkan Prabowo adalah ideologi Pancasila sebagai hasil kesepakatan para founding father bangsa. Tak ada niat untuk merubah dan menggantinya dengan khilafah. Prabowo adalah patriot sejak usia muda. Dia akan melawan siapapun dengan segenap daya kepada siapapun yang coba-coba mengganti Pancasila dengan ideologi lain. Termasuk khilafah. Prabowo tegas tak memberi ruang itu.

*^^*
Pernyataan Prabowo tentang nasionalisme dan Pancasila sebagai ideologi dan philosphische grounslach barangkali juga menjadi warning bagi siapapun termasuk para pendukungnya yang ingin punya rencana lain. Tentu ini pernyataan penting dari seorang calon kepala negara. Tentang komitmen, loyalitas dan dedikasi terhadap bangsa dan negara.

Ini pernyataan yang menentramkan–setidaknya saya tak lagi kawatir Indonesia bakal seperti Syuriah, Afghan, Iraq atau Libya yang babak belur katena pertengkaran ideologi yang tak kunjung berakhir.

Saya juga tak kawatir Indonesia bakal di benam komunis, sebab Jokowi juga sudah memastikan bahwa komunis juga sudah tiada. Pancasila adalah jaminian, Indonesia adalah segalanya. Keduanya berjanji mengabdi dan menjaga NKRI tanpa syarat. Kita punya dua kandidat Presiden yang luar biasa. Saya yakin Indonesia bakal berjaya. Pilihan kita berbeda-beda sebagaimana suku, ras, agama, bahasa kita juga berbeda. Ini Indonesia bukan milik agama tertentu, suku atau ras tertentu. Soekarno menyatakan: ‘Kita akan boeat negeri untuk semoea .. “. Jadi jangan ingin hidup sendiri meniadakan yang lain.

*^^*
Jaminan tetap menjaga NKRI dan Pancasila itu penting. Khilafah tiada –komunis juga tiada. Yang lain hanya soal teknis. Bagaimana bikin rakyat sejahtera, bangun tanpa utang, jalan toll atau Mc Adam, pakai teknologi modern atau cara jadul, efisiensi biaya, pencegahan korupsi, pertanahan militer dan politik luar negeri itu hanya teknis. Bisa dilakukan sesuai selera.

Selamat menentukan pilihan, keduanya capres halal dan thayyib—karena diantara keduanya tiada mengandung unsur khilafah dan unsur komunis … ‘.
Wallahu taala alm

*ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Batu dan PegiatKomunitas Padhang Makhsyar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here