Komunitas Padhang Makhsyar #304: Prabowo “Saya Mulai Suka”

0
170
Pasangan capres-cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto (kiri) dan Sandiaga Uno menyapa pendukungnya saat kampanye akbar di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Minggu (7/4). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A/foc.

KLIKMU.CO

Oleh: Kyai Nurbani Yusuf*

‘Usia kekuasaan itu tidak lama, dan sayapun sudah tua—pidato Prabowo di paruh waktu yang membuat saya merinding.
Tuhan dengarkan kami .. kataku lirih di iring suara parau dan sesak di dada.

^^
Diantara jutaan yang hadir—saya hanya noktah yang tidak tercatat–diantara shaf-shaf yang entah ke berapa. Hanya tafakur–mendengar –menyimak dengan ta’dzim, mendekat diantara jutaan putih. Kami ditautkan dengan hati. Hati kami bertaut– sambung menyambung melantunkan harapan juga kegelisahan.

Mendengar ungkapan yang membuat merinding. “Usia kekuasaan itu tidak lama, dan saya pun sudah tua!” Memang tidak persis begitu ungkapannya. Tapi, saya menangkap demikian intinya. Bagi saya, ini menjadi semacam janji dan peringatan untuk dirinya sendiri. “Jangan bermain-main dengan kekuasaan, jangan berjudi dengan mandat rakyat. Usia dan kekuasaan tidak lama. Dunia adalah riwayat yang terlalu singkat. Jadikan kekuasaan sebagai ladang amal sebelum berangkat ke akhirat!”.

Subuhan bersama jutaan yang lain terlalu murah untuk dilewatkan. Ini momen tak biasa–ini peristiwa yang teramat langka. Saya datang dari kampung yang tak terbilang atau tidak tersebut di peta –berserak diantara jutaan yang lain.

^^^
Inilah kerumunan hati–kerumunan cinta. Saya datang ikut bersujud, memohon dan bermunajat agar kiranya Tuhan berkenan meng-ijabah. Kami lelah dipinggirkan–kami tak mau lagi jadi penonton. Kami ingin tunjukkan bahwa umat Islam Indoenesia itu nyata–bukan fiktif.

Pada sebuah hening–ketika hati ta’dzim bermohon. Berharap ada sebuah pagi yang lain–lahir harapan baru–pemimpin baru–dan suasana baru. Kadang rakyat tak butuh retorika yang sudah lewat tapi memerlukan masa depan yang lebih meyakinkan .. .. aamiin insya Allah 🌹🌹🌹🙏🙏🙏🙏🙏

*Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Batu dan Pegiat Komunitas Padhang Makhsyar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here