Komunitas Padhang Makhsyar #348: Padhang Makhsyar Model Ranting Muhammadiyah Berbasis Masjid

0
303
Foto K.H.Nurbani Yusuf ( peci hitam) diambil oleh habibie

KLIKMU.CO

Oleh: Kyai Nurbani Yusuf*

One kader one masjid. Inovasi itu ruh Persyarikatan. Berhenti berati mati. Yang tinggal hanya birokrasi dan cap stempel. Berinovasi dan berkreasi. Iklas juga serius–mengurus tak boleh sambilan–apalagi hanya di sisa waktu.

Nabi saw telah memberi uswah bagaimana mengurus dakwah dengan sungguh-sungguh penuh keseriusan. Pun dengan guru Agung Kyai Ahmad Dahlan yang memulai pekerjaan membangun MUHAMMADIYAH lewat gerakan pemikiran dan pemodernan (tajdid). Muhammadiyah adalah perubahan dan semangat menangkap zaman. Maka jadilah sebuah federasi pemikiran dan gerakan yang utuh terpadu.

Padhang Makhsyar sebagai salah satu model ranting berbasis masjid. Optimalisasi fungsi dan peran masjid sebagai titik sandar adalah inovasi untuk menjadikan masjid sebagai pusat gerakan (harakah), pusat kajian keilmuan–sosial–budaya–ekonomi dan keumatan lainnya sebagai potensi kekuatan yang berkeunggulan.

Masjid Padhang Makhsyar telah memiliki berbagai pusat keunggulan diantaranya diniyah–rumah literasi–rumah terampil–pusat kajian Islam dan kemuhammadiyahan–tajdid centre–pesantren angkringan–jendela amal–pos pelayanan kesehatan dan bait amal.

Semua bersinergi dan berpusat di masjid. Kebaharuan sebagai spirit Persyarikatan tetap terjaga adalah model implementasi dan revitalisasi federasi pemikiran dan gerakan —belum sempurna akan terus berbenah dan berinovasi.
Nasrun-minallah–wa fathun qariib

*Pegiat Komunitas Padhang Makhsyar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here