Komunitas Padhang Makhsyar #495: Paradigma Ekonomi Milenial: Kill Everything

0
127
Foto diambil dari digination.id

KLIKMU.CO

Oleh: Kyai Nurbani Yusuf*

Milenel sejatinya anti ngutang dan mereka kuat sekali berbagi. basisnya adalah S-W-F: sovereighn wealth fund-consolidate bottom of pyramide. Create 12 level of ekonomy. Credonya adalah create-create-create. Itu adalah credonya kaum milneal yang menggunakan M.M.T.

^^^
Karena semua sistem yang ada saat ini menguntungkan orang tua atau generasi di atasnya–dan membuat mileneal ingin membuat solusi sistem ekonomi mereka sendiri. Lantas Sistem ekonomi mileneal itu apa ?

Mileneal melawan hampir di semua lini. Sehingga pernah dikatakan bahwa mileneal itu kill everithing. Membunuh semuanya. Apanya yang dibunuh? Yang dibunuh adalah generasi di atasnya. Dan mereka menganggap generasi di atasnya tidak cool. Tidak keren.

Buktinya: industri sabun batangan turun terus 10 tahun terakhir. Di mana mileneal menggunakan sabun cair. Industri beer turun hingga 60% dibanding 15 tahun yang lalu pada masa jayanya minuman beer, karena mileneal tidak nge-beer, bahkan mileneal tidak mabook.

^^^
Olah raga golf dianggap mainan generasi tua–nggak cool. Golf viewers atau penonton golf turun hingga 20%. Dibanding masa jayanya 5 tahun yang lalu. Credit-card–mileneal gak pakai. Mereka pakai digital money. E-money. Mileneal itu tidak heboh. Belanja barang seperti generasi di atasnya yang suka nye-tok. Mereka belanja seperlunya.

Dan senang dengan pengalaman. Kaum Mileneal itu sangat praktis. Bahkan kaum mileneal itu membunuh kantor tempat kerja. Membunuh dunia properti. Karena mereka menunda membeli properti. Bahkan menunda nikah–bukan menunda pacaran–kalau pacaran maahhh … mereka amat senang.

Secara ekonomi mileneal mempengaruhi 40% ekonomi dunia saat ini. 5 tahun ke depan mereka akan melewati 70% perekonomian dunia dipegang mereka. Semenatara Pemerintah dalam rancangan APBN kemarin, gak baca sama sekali mileneal mau kemana–

^^
Kita bicarakan sekarang mileneal dari sisi yang lain. Sekarang kembali ke ekonomi negara di era mileneal. Bener dehh .. milenel sejatinya anti ngutang dan mereka kuat sekali berbagi. Itulah dasar dari M-M-T: modern monetary theory. Jadi kalau ada mentri mileneal, tetapi konsepnya masih Keynesian–masih ngutang. Kabinetnya belum kabinet mileneal. Muda doang usianya–tapi ilmunya jaman old gak pakai ilmu jaman now.

Ilmu jaman now itu adalah modern monetery theory–basisnya adalah SWF: sovereighn wealth fund-consolidate bottom of pyramide. Create 12 level of ekonomy. Credonya adalah create-create-create. Itu adalah credonya kaum milneal yang menggunakan MMT.

Akan banyak perubahan ke depan–karena penciptaan yang dilakukan oleh MMT. Salah satunya adalah penemuan dengan baterai. Ini melawan hegemoni BBM. Secara singkat kita mundur sebentar–dunia terbagi dalam dua kelompok besar: petahana atau incumbent–mereka semua di sponsori oleh perusahaan fosil oil, minyak bumi dan batu bara. Banyak negara dibuat bergantung dengan minyak bumi. Mereka masih berkuasa sampai 25 tahun ke depan. Kalau perlu sampai 50 tahun ke depan.

^^^
Sementara sisa dunia sudah mulai malawan seperti kaum mileneal. Yaitu mereka anti plastik. Pro lingkungan. Anti batu bara. Kalau Pemerintah Indonesia saat ini masih melindungi batu bara. Masih pakai minyak bumi. Masih pakai IMF. Ditambah obor lagi.

Kalau mileneal yang MMT–tidak. Mereka pro batereai. Anti plastik. Pro-printing money. Pro-project creation. Tapi belum bisa dilakukan. Karena incumbent gak bisa move-on. Pejabat-pejabatnya masih ke-kunci IMF, masih ke-kunci sama obor China. Mesin China yang rakus batu bara masih di nomor satukan.

@repost: mardigawewiek
PadMa-Foundation

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here