Komunitas Padhang Makhsyar #525: HBD, Kiai Dahlan…

0
41
Suara Muhammadiyah

KLIKMU.CO

Semoga yang sudah Anda lakukan menjadi amal saleh yang pahalanya terus mengalir menemani mu di alam kubur.

1 Agustus 1868. 152 tahun yang silam Muhammad Darwis dilahirkan. KH Abu Bakar, ayahnya, adalah seorang khatib besar pada masjid Kesultanan Ngajogjakarta Hadiningrat dan keturunan ke-12 Maulana Malik Ibrahim salah seorang Wali Songo yang masyhur.

Ironisnya, aku tak pernah tahu ini hari kelahiran sang maestro abad ke-20. Yang punya otak cerdas. Gagasan brilian. Karya besar sebagai seorang muslim panutan. Seorang mujadid pergerakan. Sebelum diingatkan kawan karibku yang bukan penggiat Muhammadiyah.

Pemahaman agamaku dibentuk untuk tidak ramah dengan ziarah kubur. Apalagi dengan ulang tahun seorang tokoh karena kawatir kultus. Jadi tak salah kalau ini hari dilupakan oleh ribuan bahkan jutaan pengikutnya. Perayaan ulang tahun dianggap muspra, bahkan ditakutkan mendekati syirik karena niat yang melenceng. Tak heran jika selama hidupku yang sudah berusia hampir setengah abad tak juga pernah menginjak tanah kubur Kiai Haji Ahmad Dahlan tempat aku menitipkan diri untuk berkhidmad. Meski sudah puluhan kali mampir ke keraton dan candi Borobudur. Termasuk Imogiri kuburan para penguasa Jawa.

Kiai Dahlan dikenal cerdik. Luas pergaulan. Ulet tak gampang patah. Di tangannya Islam yang semula diremehkan dan direndahkan priyayi Jawa berubah 180 derajat. Bahkan Kiai Dahlan mengajar Islam di sekolah priyayi pribumi yang dikenal anti Islam. Dahlan tak pernah menghardik meski dengan kompeni yang dikenal Kresten.

Kyai Dahlan juga punya hubungan baik dengan bangsawan Jawa yang dikenal elitis. Beberapa kali Kiai Dahlan hadir dalam pertemuan kongres Budi Oetomo. Kumpulan Jawa terpelajar yang kental kejawennya. Semaun, Darsono penganjur ateis itu juga kawan karibnya. Dan kerap tidur di rumahnya.

Kiai Dahlan mengajarkan kepada kita agar Islam tak hanya menjadi agama langit. Membumikan Al Quran kata Buya Syafi’i suatu ketika. Agar Islam hadir di tengah kehidupan bukan sekadar kabar tentang kematian.

Kiai Dahlan mengajarkan tentang amal salih membangun sekolah, rumah yatim, klinik kesehatan ibu dan anak, rumah sakit. Kiai Dahlan selalu berpihak kepada kemiskinan. Melawan penjajah dengan pikiran pembaharuan. Carl Whiterington menyebut Kiai Dahlan bukan hanya ulama tapi juga pragmatikus agama yang brilian.

Selamat ulang tahun kiai. Ini hari kelahiranmu. Aku akan bersedekah atas namamu dan berdoa untuk ampunanmu… aamin.

@nurbaniyusuf
Komunitas Padhang Makhsyar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here