Komunitas Padhang Makhsyar #83: Ramadhan Karim: Suatu Hari di Negeri Antah Berantah (Tadarrus-3)

0
731
Foto negeri diatas Awan diambil dari travelling Yukk

KLIKMU.CO

Oleh Kyai Nurbani Yusuf*)

Amien Rais berkata: Pak Jokowi saya minta maaf atas semua salah dan khilaf. Semoga bapak berkenan dan ridha. Semoga ke depan kita bisa saling menjaga dalam kebaikan untuk maslahat banyak.

Jokowi menjawab ramah: Saya juga minta maaf Pak Amien. Banyak salah sudah saya buat terhadap negeri ini. Doakan saya amanah dan istiqamah memegang amanah. Kemudian keduanya saling memeluk. Duduk di meja dengan kopi tubruk diminum bergantian.

Di meja sebelah duduk Ahok ditemani Rizieq Syihab, Bahtiar Nasir, dan Munarman, sembilan naga sibuk mengambilkan piring dan gelas berisi kudapan dan teh hangat. Sementara Pabowo sedang bersama Mega dan SBY membersihkan halaman istana yang mulai ditumbuhi ilalang. Bertiga bersiap mengunjungi Prof Habibie yang kurang enak badan. Inilah negeri gemah ripah loh jinawi dihuni para negarawan sejati dari berbagai agama, suku, bahasa dan ras semua diikat oleh kesatuan dan kelapangan.

Dilapangan parkir Tito dan Gatot membersihkan mobil yang bakal dikendarai, sementara pasukan TNI dan Polri bersiaga.

Jokowi di ruang masak istana masih sibuk memberi perintah pada juru masak istana. Kupat dan sayur. Opor ayam berikut semur jengkol. Makan besar di istana, mereka mau buka bersama.

Aaa gym bertugas memberi tausiyah. Dilanjutkan Arifin Ilham membaca tahlil. Dan doa oleh Ma’ruf Amin. Selamat para pemimpin. Rakyatnya makmur terjamin …
Ramadhan Karim, Ramadhan Mubarak …

*) Ketua Majelis Ulama Indonesia Kota Batu dan pegiat Komunitas Padhang Makhsyar

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here