Konsultasi Kesehatan #9: Mewaspadai Musim Pancaroba

0
217
Ilustrasi diambil dari ocorreio.com.br

KLIKMU.CO

Pertanyaan:
Assalamu’alaikum w. w.
Pengasuh Konkes KLIKMU.CO yang dirahmati Allah, saat musim tidak menentu seperti sekarang ini, siang panas sekali, sore hujan deras, anak-anak saya jadi sering sakit dan saya jadi bingung karenanya. Apa yang menyebabkan hal itu dan penyakit apa saja yang harus diwaspadai. Terima kasih penjelasannya.
Budianto78@yahoo.com

Jawaban:
Wa’alaikumus salam w. w.
Pak Budi yang lagi bingung, cuaca saat ini, terasa tidak menentu, pada pagi atau siang hari hari cuaca panas sekali namun menjelang sore hari turun hujan deras begitu pula sebaliknya. Kondisi seperti ini dikenal sebagai musim pancaroba. Mengapa kita mudah terserang penyakit saat musim pancaroba? Sebagaimana kita ketahui bahwa saat musim pancaroba datang, cuaca tak bisa ditebak. Kadang panas menyengat hingga pori-pori dan kulit kita terasa terbakar, namun kadang juga hujan lebat hingga kita harus menggunakan berpuluh-puluh jaket untuk melindungi tubuh kita dari kondisi hipotermia (kedinginan).

Tubuh, harus beradaptasi dengan cepat. Kadang hujan kadang angin kencang dan kadang kemarau. Saat cuaca yang berganti-ganti tersebut tidak diimbangi dengan kemampuan tubuh untuk beradaptasi dengan baik, maka tubuh menjadi mudah terserang penyakit karena daya tahannya lemah.

Di sisi lain, virus dan bakteri lebih mudah menyerang dan berkembang biak dengan cepat saat pergantian musim seperti itu. Percepatan dari perkembangbiakan virus dan bakteri tak bisa diprediksi karena sangat cepat dan banyak dalam waktu singkat.
Dua hal itulah yang kemudian mengancam daya tahan tubuh kita saat pancaroba datang. Bila kita tidak siap, maka kita bisa terserang beerbagai macam penyakit. Ibarat perang, pancaroba merupakan musuh yang memiliki perlengkapan dan peralatan perang yang canggih. Oleh sebab itu, kita harus mempersiapkan diri dan tetap waspada ketika musim pancaroba akan datang menghampiri. Ada beberapa penyakit yang perlu diwaspadai saat musim pancaroba, yaitu:

1. Infeksi saluran pernapasan akut (ISPA). Meski tubuh manusia punya mekanisme untuk menyesuaikan diri dengan suhu lingkungan, perubahan cuaca yang ekstrem di musim pancaroba akan melemahkan sistem kekebalan tubuh. Akibatnya, berbagai infeksi mudah menyerang termasuk Infeksi Saluran Napas Akut (ISPA). ISPA bersifat akut, artinya bisa disembuhkan kurang dari 14 hari. ISPA yang menyerang saluran pernapasan bagian atas misalnya Rhinitis, Sinusitis dan Pharingitis, sedangkan ISPA yang menyerang saluran napas bagian bawah di antaranya Bronchitis, Pneumonia dan Laringitis. ISPA bisa menyebabkan kematian. ISPA ditandai badan pegal pegal (Myalgia), beringus (Rhinorrhea), batuk, sakit kepala, sakit pada tengorokan. Penyebab terjadinya ISPA adalah virus, bakteri dan jamur. Kebanyakan adalah virus.

2. Demam berdarah. Penyakit ini juga akan sering menyerang saat musim pancaroba. Hal ini biasanya disebabkan karena keadaan lingkungan yang bisa menyebabkan nyamuk ini cepat berkembangbiak. Oleh sebab itu faktor kebersihan perlu diperhatikan terutama pada musim pancaroba ini.

Virus demam berdarah ditularkan oleh nyamuk Aedes Aegypti yang gemar berkembang biak di air jernih. Genangan-genangan air hujan pada ban bekas, pot bunga maupun pelepah pohon palem adalah tempat favorit nyamuk tersebut untuk bertelur. Pencegahanya antara lain dengan menimbun barang-barang bekas yang memungkinkan air untuk menggenang dan mengurangi pakaian yang bergelantungan di balik pintu. Pengasapan (fogging) juga perlu dilakukan secara serempak sekali waktu untuk membunuh dan mengusir nyamuk dewasa. Langkah pencegahan tidak cukup dilakukan sendirian, harus sepermpak dilakukan oleh warga di satu lingkungan dalam satu waktu. Ketika sudah serempak pun, kadang-kadang masih ada warga yang kena demam berdarah karena digigit nyamuk di tempat lain misalnya di sekolah. Pencegahan harus melibatkan banyak pihak.

3. Tipus. Di musim pancaroba akan banyak sumber air bersih sulit didapat dan keadaan lingkungan yang buruk, tipus akan menyerang orang yang mengkonsumsi air minum ataupun makanan yang terkontaminasi bakteri Salmonella Typhosa yang bisa saja dibawa oleh lalat yang beterbangan.

4. Disentri. Penyakit ini akan mudah menular melalui makanan & minuman yang sudah terkontaminasi bakteri seperti Salmonella, Ecoli, dan Campylobacter Jejuni yang banyak berkembang biak di lingkungan kotor & akan lebih sering berkembang lagi di musim pancaroba. Biasanya gejalanya ditandai dengan diare, demam maupun Buang Air Besar (BAB) yang disertai lendir hingga darah.

5. Flu. Penyakit yang sering disebut influenza ini disebabkan virus yang mudah menular ketika sang penderita batuk-batuk atau bersin dan kemudian virus menyebar di udara. Biasanya ditandai dengan gejala demam, batuk, pilek, sakit tenggorokan, dll. Meskipun terlihat sepele, jika dibiarkan flu bisa menyebabkan komplikasi seperti Sinusitis, Bronchitis dan penyakit lainnya.

6. Asma. Tidak hanya melemahkan daya tahan tubuh, perubahan cuaca yang ekstrem juga bisa memicu reaksi hipersensitivitas pada saluran napas. Salah satu akibatnya adalah serangan sesak napas atau asma, yang antara lain dicirikan dengan mengi atau napas yang berbunyi. Asma memang tidak bisa disembuhkan, namun bisa dikontrol agar tidak pernah kambuh sekalipun pada musim pancaroba. Selain dengan mengonsumsi obat pengontrol asma secara rutin, beberapa tips sehat juga bisa dilakukan untuk mencegah serangan asma. Bagi yang alergi dingin, disarankan untuk selalu mengenakan jaket saat cuacanya dingin dan banyak angin. Jika alergi panas, jangan menggunakan kipas angin karena akan memutar debu sehingga malah bisa memicu asma. Pendingin ruangan (Air Conditioner) lebih dianjurkan asal dipasang pada suhu 25 C, hanya memiliki 1 fan dan sering dibersihkan.

7. Tuberculosa (TBC). Mungkin pada awalnya hanya batuk. Namun batuk yang terus menerus bahkan hingga sesak nafas dan batuk yang berdarah akan menimbulkan penyakit lain bernama TBC. Penyakit tersebut lebih parah dan lebih jahat karena bisa memakan nyawa kita. Biasanya, kita akan rentan terhadap TBC saat pancaroba.

Sebaiknya, siapapun harus waspada saat musin pancaroba dan apabila mengalami keluhan seperti penyakit diatas, segera datang ke Rumah Sakit Muhammadiyah terdekat. Semoga kita dan seluruh pembaca KLIKMU.CO selalu diberi kesehatan. Amin.
Wassalamu’alaikum w. w.

dr. H. Tjatur Prijambodo, MARS
Pengasuh Rubrik Konsultasi Kesehatan KLIKMU.CO.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here