Konsultasi Kesehatan #1: Suka Alergi Dingin, Kenapa ya?

0
221

KLIKMU.CO

Pertanyaan:
Assalamu’alaikum w. w.
Pengasuh Konkes Klikmu.co yang saya hormati, sudah hampir 3 tahun ini saya mengalami alergi dingin. Setiap pagi saya flu dan bersin-bersin, namun jika cuaca pagi sudah mulai panas, alergi itu akan berhenti dengan sendirinya tanpa saya obati. Hanya saja, alergi itu tidak saya alami di pagi hari, tapi juga di malam hari dan bila cuaca dingin/hujan. Bahkan, yang lebih parah, saya sering mengeluarkan lendir lewat mulut/dahak. Saya mau tanya, apa penyakit yang saya alami. Apa ada obatnya, adakah buah yg bisa membantu mengobati penyakit itu? Matur nuwun.
(Ibu Asmi)

Jawaban:
Wa’alaikumus salam w. w.
Ibu Asmi yang saya hormati, berdasarkan dari gejala dan keluhan yang Ibu sampaikan, kemungkinan besar ini adalah suatu gejala penyakit yang disebut dengan Rhinitis Alergika. Rhinitis alergika merupakan suatu kumpulan gejala yang terjadi karena adanya reaksi radang/alergi antara tubuh dengan bahan yang menyebabkan alergi (alergen).

Alergen merupakan sesuatu zat yang dapat memicu alergi misalnya seperti tungau, debu, buluhewan peliharaan, serbuk sari, cuaca dingin dan makanan tertentu seperti seafood (kepiting, udang, kerang). Oleh karena penyebab utama Rhinitis Alergika ini merupakan akibat dari rekasi alergi, maka penyakit ini berkaitan erat dengan sifat genetik atau yang dikenal dengan riwayat atopi/alergi pada keluarga yang gejalanya dapat diturunkan atau ada gejala lain yang dapat timbul seperti Asma/Mengi, Biduran/Urtikaria pada kulit, atau bila terdapat reaksi yang berat dapat menyebabkan terjadinya Syok. Penyakit ini pun bukan merupakan penyakit infeksi ataupun menular.

Karena penyakit ini diwariskan dari generasi ke generasi, maka tingkat keparahan penyakit akan bervariasi dari satu orang ke orang lain tergantung dari alergen dan bakat alergi setiap orang ataupun jumlah alergen yang terpapar pada orang tersebut.

Rhinitis Alergika merupakan suatu proses radang yang terjadi pada rongga hidung, dimana lapisan dalam hidung dan rongga sinus menjadi meradang. Gejalanya dapat berupa rongga hidung menjadi basah dan berair seperti flu, terasa gatal, mata berair, bersin-bersin, sulit bernafas dan dapat terjadi pengumpulan lendir pada rongga sinus di daerah wajah sehingga menyebabkan terjadinya radang pada rongga sinus yang rentan terjadinya infeksi, dan pengumpulan lendir atau dahak yang mengental pada rongga belakang mulut yang sering dirasakan seperti menelan lendir terus menerus terutama pada pada pagi hari, atau yang disebut dengan Post Nasal Drip. Suatu keadaan seperti ini, bila dibiarkan terus-menerus akan dapat menyebabkan komplikasi lainnya seperti Sinisuitis, radang tenggorokan /Pharingitis, atau batuk/Bronkhitis.

Kerena penyakit ini disebabkan adanya reaksi alergi bukan akibat dari infeksi maka penyakit ini dapat muncul kembali bila pasien tersebut kembali terpapar dengan zat alergen. Maka pencegahan yang utama yaitu menghindari kontak dengan alergen seminimal mungkin. Apabila hal itu tidak dapat dihindarkan maka dapat menggunakan alat pelindung seperti jaket atau masker penutup hidung. Pengobatan secara medis yang diberikan bertujuan untuk meredakan proses radang/reaksi alergi pada tubuh yang berlebihan, misalkan seperti pemberian obat-obat golongan Anti Histamin/anti alergi. Adapun pemberian obat-obat tambahan dapat diberikan bila terdapat gejala tambahan lainnya seperti asma, batuk-batuk produktif, hidung tersumbat, atau biduran pada seluruh tubuh yang memberat. Namun saya sarankan penggunaan obat-obat tersebut harus sesuai dengan indikasi dan saran dari dokter.

Sejauh ini belum ada disebutkan secara resmi dalam penelitian internasional ataupun jurnal kesehatan bahwa ada buah-buahan tertentu yang secara spesifik dapat mengobati penyakit ini. Untuk penjelasan dan pengobatan lebih lanjut ibu Asmi dapat mengubungi RS MUhammadiyah terdekat untuk berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter spesialis THT. Mudah-mudahan informasi ini dapat membantu. Terima kasih.
Wassalamu’laikum w. w.

*) Diasuh oleh dr. H. Tjatur Prijambodo, MARS

dr. H. Tjatur Prijambodo, MARS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here