Kreatif. Pembagian Rapor Angkatan Covid-19 ala SD Muhammadiyah 14 Surabaya

0
2505
Foto pembagian rapor di masa pandemi oleh Ustadzah SD Muhammadiyah 14 Surabaya diambil dari dokumen sekolah

KLIKMU.CO Diambil dari laman berita Surya.co.id. SD Muhammadiyah 14, Tandes Surabaya punya cara menarik membagikan rapor ke orang tua atau wali murid. Cara ini dilakukan karena kondisi pandemi Virus Corona atau COVID-19 yang masih menghawatirkan di Surabaya.

Syaifulloh, Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 14 Surabaya mengatakan rapor siswa dibagikan secara delivery.

“Jumlah murid 296 siswa, kelas satu sampai lima. Hal ini dilakukan karena mempertimbangkan keselamatan para orang tua di masa pandemi virus Corona (COVID-19). Teknisnya, guru kelas mendatangi rumah siswa satu persatu. Pelaksanaan program delivery rapor diatur secara bergelombang mengingat jumlah murid dan tempat tinggalnya yang tersebar,” jelasnya.

Pengantar rapor adalah seluruh Pendidik dan Tenaga Kependidikan yang ada di SD Muhammadiyah 14 Surabaya.

Menariknya, para orang tua yang tergabung dalam Ikatan Wali Murid (Ikwam) pun turut ambil bagian dalam membantu tugas delivery rapor siswa ini.

“Seluruh tenaga yang membagikan rapor juga dilengkapi dengan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai protokol kesehatan. Mereka menggunakan face shield, masker, dan sarung tangan agar terhindar ketika bersentuhan. Mereka juga harus menjaga jarak ketika meyerahkan rapornya. Sehingga dengan metode delivery rapor ini, sekolah bisa mengurangi kerumunan masa dan interaksi sosial,” terang Saifulloh.

Syaifulloh berharap dengan menerapkan metode delivery rapor tersebut dapat menghindari dan memutus persebaran virus Corona, yang selama ini masih membuat semua wali murid was-was dan ketakutan.

Sebelum pembagian raporsekolah menjalankan mekanisme yang dilalui siswa berupa pelaksanaan PAT (Penilaian Akhir Tahun) untuk kenaikan kelas dengan memperhatikan Surat Edaran (SE) Mendikbud.

Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19, dalam poin ke-4 disebutkan kenaikan kelas dilaksanakan dengan ketentuan:

1. Ujian akhir semester untuk Kenaikan Kelas dalam bentuk tes yang mengumpulkan siswa tidak boleh dilakukan, kecuali yang telah dilaksanakan sebelum terbitnya Surat Edaran ini;

2. Ujian akhir semester untuk Kenaikan Kelas dapat dilakukan dalam bentuk portofolio nilai rapor dan prestasi yang diperoleh sebelumnya, penugasan, tes daring, dan/atau bentuk asesmen jarak jauh lainnya;

3. Ujian akhir semester untuk Kenaikan Kelas dirancang untuk mendorong aktivitas belajar yang bermakna, dan tidak perlu mengukur ketuntasan capaian kurikulum secara menyeluruh

*Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Cara Unik SD Muhammadiyah 14 Surabaya Bagikan Rapor, Delivery Ditengah Pandemi Virus Corona, https://surabaya.tribunnews.com/2020/06/20/cara-unik-sd-muhammadiyah-14-surabaya-bagikan-rapor-delivery-ditengah-pandemi-virus-corona.
Penulis: Pipit Maulidiya
Editor: Adrianus Adhi

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here