Kristologi #10: Tentang Siapa yang Disalib

0
499
Ilustrasi diambul dari abc.com

KLIKMU.CO

Oleh K.H. Abdullah Wasi’an*)

Di antara Kristen dan Islam terjadi perbedaan keyakinan tentang siapa yang disalib. Menurut Kristen, yang disalib itu adalah Yesus. Sedang Islam meyakini bahwa yang disalib bukan Yesus, tetapi orang yang diserupakan dengan Yesus. Orang yang diserupakan itu adalah murid Yesus yang bemama Yudas Iskariot. Yudas Iskariot adalah seorang murid yang berkhianat.

Islam meyakini bahwa Yesus atau Nabi Isa Al-Masih diselamatkan oleh Allah ketika terjadi peristiwa penyaliban tersebut. Dalam Alquran dijelaskan bahwa Yesus (Nabi Isa as.) tidak dibunuh dan tidak disalib. Hal ini ditegaskan dalam surat An-Nisa 4: 157.

“Dan ucapan mereka: ‘Sesungguhnya kami telah, membunuh Al-Masih Isa putra Maryam, utusan Allah'” padahal mereka itu tidak membunuhnya dan tidak menyalibnya, melainkan mereka itu, dikaburkan pandangannya terhadap orang yang disalib, dikiranya Isa, padahal orang lain (Yudas) …. mereka tidak yakin bahwa yang dibunuh itu adalah Isa.”

Terhadap penjelasan ini, orang Kristen biasanya menyangkal dengan mengatakan bahwa kematian Yudas dijelaskan dalam Matius 27: 5 yang berbunyi: “Maka ia pun melemparkan uang perak itu dan menggantung diri.” (cetakan 2000)

Ayat ini mereka pakai sebagai bukti bahwa Yudas matinya tidak disalib, tetapi gantung diri. Dengan demikian berarti yang disalib itu adalah Yesus, bukan Yudas.
Menjawab penyangkalan tersebut, kita bisa tunjukkan bahwa kematian Yudas merupakan rekayasa belaka. Buktinya, ayat tersebut bertentangan dengan ayat lain.

Dalam Kisah Rasul 1: 18 disebutkan bahwa kematian Yudas bukan karena gantung diri, tetapi karena jatuh tertelungkup. Ayat tersebut bunyinya seperti ini: “Yudas itu telah membeli sebidang tanah dengan upah kejahatannya, lalu ia jatuh tertelungkup dan perutnya terbelah sehingga isi perutnya tertimpah keluar.”

Dari kedua ayat ini kita bisa ambil kesimpulan bahwa kematian Yudas merupakan bikinan saja. Karena tidak mungkin terdapat dua versi atas kematian seseorang. Dengan demikian jelas bahwa yang dimaksudkan ‘orang yang diserupakan dalatm Alquran adalah Yudas Iskariot. [*]

*) K.H. Abdullah Wasi’an adalah Kristolog Jago Dialog dan Penulis beberapa buku Kriatologi.

K.H. Abdullah Wasi’an Kristolog jago dialog dan penulis beberapa buku Kristologi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here