Kristologi #19: Beberapa Ayat dalam Alkitab yang Digenapi oleh Islam

0
580
Ilustrasi diambil dari kupas tuntas.com

KLIKMU.CO

Oleh K.H. Abdullah Wasi’an*)

1. Yesaya: 11 yang bunyinya:
(11) “Pintu-pintu gerbangmu akan terbuka senantiasa, baik siang maupun malam tidak akan tertutup, supaya orang dapat membawa kekayaan bangsa-bangsa kepadamu, sedang raja-raja mereka ikut digiring sebagai tawanan.”

Untuk membuktikan bahwa surat tersebut digenapi oleh Islam dapat dijelaskan sebagai berikut:
a. Yang dimaksud dengan “pintu-pintu gerbangmu akan terbuka senantiasa, baik siang maupun malam tidak akan tertutup” mengisyaratkan kepada Masjidil Haram di Makkah. Pintu masjid ini tidak pernah ditutup, baik siang maupun malam. Di seluruh dunia tidak ada satu pun gedung yang senantiasa pintunya dibuka. Masjid Nabawi pun ditutup. Menjelang shalat subuh dibuka kembali.

b. Kalimat “membawa kekayaan bangsa-bangsa kepadamu” dimaksudkan: pada musim haji, bangsa-bangsa di seluruh dunia datang ke tanah Arab dengan membawa barang-barang maupun buah-buahan kepada bangsa Arab.

c. Makna kalimat “raja-raja mereka ikut digiring sebagai tawanan” ialah, siapa saja yang mengerjakan ibadah haji di tanah Makkah, baik ia orang biasa maupun orang berpangkat tinggi di negerinya, ketika sudah berniat menunaikan ibadah haji, ia tidak mau dibawakan koper maupun barang bawaan oleh pembantunya yang ikut berhaji. Mereka ingin berpayah-payah menjinjing bawaannya agar merasakan payahnya berhaji sebagaimana yang pernah dialami oleh Rasulullah saw. dan para sahabat sewaktu menunaikan ibadah haji.

2. Ayub: 8-11 yang bunyinya:
(8) Siapakah yang mengumbar kuda liar itu? Atau siapakah membuka tali tambatan keledai jalang?
(9) Kepadanya telah Ku-berikan tanah dataran sebagai tempat kediamannya, dan padang pasir sebagai tempat tinggalnya.
(10). Ia menertawakan keramaian kota, tidak mendengarkan teriak si penggiring.
(11). Ia menjelajahi gunung-gunung padang rumputnya, dan mencari apa saja yang hijau.”

Surat ini menyatakan dengan tegas bahwa tanah Palestina yang di dalamnya terdapat kota suci Yerussalem merupakan hak/milik penduduk negeri Palestina yang beragama mayoritas Islam sebagai keturunan Nabi Ismail as. Dalam Kejadian: 12, diterangkan bahwa Nabi Ismail as. disebut sebagai “keledai liar.” [*]

K.H. Abdullah Wasi’an, Kristolog jago dialog dan penulis buku-buku Kristologi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here