Kultur Arek dalam Dakwah Perintisan Muhammadiyah Surabaya

0
90
Para pemateri dan peserta workshop sejarah Muhammadiyah Surabaya di The Millennium Building SD Muhammadiyah 4 Surabaya. (Istimewa/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Workshop sejarah Muhammadiyah Surabaya yang diselenggarakan Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya di The Millennium Building SD Muhammadiyah 4 Surabaya, Ahad (8/11/2020), berlangsung penuh semangat. Peserta dari usia muda hingga sepuh mengikuti sampai selesai. Selain pakar sejarah Unesa Prof Aminudin Aminudin Kasdi, ada Dr Mahsun Jayadi dan Drs Saifuddin Zaini MPdi yang menjadi pemateri.

Dalam sambutannya, Wakil Ketua PWM Jatim Nurcholis Huda mengatakan bahwa penulisan sejarah diharapkan melibatkan mereka yang punya kemampuan menulis, menggali, dan meneliti data.

“Selain itu, sering baca dan ke museum, mengukuhkan data, meluruskan yang bengkok, dan ada yang ditonjolkan,” papar penulis puluhan buku tersebut.

Sementara itu, Ketua PDM Surabaya Dr Mahsun Jayadi sebagai pemantik berharap ada yang khas dalam penulisan sejarah Muhammadiyah Surabaya kali ini. Khususnya kultur arek yang dinamis dan konstruktif.

“Kultur arek merupakan dakwah perintisan Muhammadiyah Surabaya. Seperti keteladanan KH Mas Mansyur yang memberikan penguatan sahabat seperjuangan di Muhammadiyah yang disebut ’Wali Rong Puluh’,” ujarnya.

Materi berikutnya disampaikan oleh Drs Saifuddin Zaini MPdi,  Wakil Ketua PDM Surabaya. Dia menjelaskan bagaimana dinamika organisasi Muhammadiyah Surabaya. Ia juga menekankan agar menulis sejarah secara benar sebagai bentuk dakwah.

Saat acara dialog dan sharing, peserta dari cabang semakin tergugah untuk menulis sejarah perjuangan Muhammadiyah di daerahnya. (Andi/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here