Kumpul-Kumpul Bernuansa Kampanye dalam Darurat Covid-19, Bupati Bima Dapat Teguran Keras

0
150
Potret bupati Bima saat kumpul-kumpul dengan rekan-rekan politik. (Dok. Istimewa)

KLIKMU.CO – Bupati Bima Indah Damayanti Putri dan rekan politiknya seolah-olah menutup mata dan telinga saat maraknya Covid-19. Karena itu, Ketua FKHB Afran menyayangkan betul sikap bupati yang masih menganggap remeh pandemi itu.

“Seharusnya bupati menahan nafsu politiknya untuk beberapa bulan ke depan. Karena kami anggap bahwa Covid-19 ini sangat membahayakan bagi masyarakat Bima pada umumnya,” kata Afran, Ahad (5/4/2020).

Pada saat kota maupun kabupaten serta negara dalam keadaan darurat Covid-19, Bupati Bima Indah Damayanti Putri malah asyik berkumpul bersama rekan politiknya dalam nuansa kampanye. Imbauan serta surat edaran yang dikeluarkan Presiden Joko widodo tidak diindahkan oleh Pemerintah Kabupaten Bima.

Afran melanjutkan, melihat kondisi seperti ini, perilaku bupati Bima sangat tidak mendidik untuk masyarakatnya dalam mencegah persebaran Covid-19.

Menurut dia, bupati Bima harus menjadi garda terdepan dalam keadaan seperti ini. Bukan malah berkeliaran tanpa memikirkan nasib rakyat. “Apa pun tujuan dari pembahasan itu, ketika imbauan serta surat edaran sudah dipublikasikan, maka haram hukumnya selaku pemimpin melanggar ketentuan yang dikeluarkan oleh presiden tersebut,” tegas Afran.

Dia pun sangat menyesali dan mengutuk keras tindakan berkumpulnya bupati Bima serta rekan-rekan politiknya dalam keadaan pandemi Covid-19.

“Keadaan seperti bukan dijadikan momen berpolitik atau membuat konsep untuk mematikan lawan. Akan tetapi, bagaimana dengan cara dan tindakan pemimpin harus memikirkan bagaimana nasib rakyatnya dan cara untuk mencegah terjadinya perkembangan Covid-19 di Kabupaten Bima,” tegasnya. (Taufiqurrahman/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here