Kurban di Sekolah Kreatif Sekaligus Jadi Media Pembelajaran Siswa

0
325
Para guru SD Muhammadiyah 20 Surabaya melakukan pengambilan daging dari hewan kurban. (Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Dalam rangka memperingati Hari Raya Idul Adha 1441 H, Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 20 Surabaya menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban, Jumat (31/7/2020).

Kegiatan yang dilakukan oleh segenap guru dan karyawan sekolah itu berjalan lancar meski dengan nuansa dan suasana yang sedikit berbeda dari tahun-tahun sebelumnya seiring pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Sekolah SD Muhammadiyah 20 Ustad Ain. “Iya, tahun ini jelas berbeda dari tahun-tahun sebelumnya,” ungkapnya.

“Tahun-tahun sebelumnya selalu mengadakan pemotongan sapi antara 4 sampai 5 ekor dan itu bukan iuran. Benar-benar kurban,” ungkapnya lagi. Dengan adanya kondisi yang tidak memungkinkan itu, sedikit banyak ada pengaruh terhadap kuantitas hewan kurban.

Terlebih untuk tahun ini, sekolah tersebut tidak menghimpun hewan kurban. “Tahun ini sekolah memang tidak menghimpun hewan kurban dari wali murid ataupun masyarakat. Namun, untuk memanfaatkan momen itu, sekolah membeli seekor kambing sendiri sebagai hewan kurban,” kata beliau.

Ustad Ain, salah satu guru, menambahkan bahwa jumlah hewan kurban tahun ini 2 ekor kambing saja, yakni 1 ekor dari sekolah dan 1 ekor lainnya dari salah satu guru Kreatif.

Penyembelihan hewan kurban kali ini pun dimanfaatkan sekolah untuk pembuatan konten pembelajaran bagi siswa-siswinya. Konten yang dimaksudkan kali ini adalah sebagai tambahan materi tentang tata cara kurban yang benar.

Ditambah lagi, sebelumnya ada konten-konten materi al Islam seperti kajian Arafah serta perintah dan filosofi kurban yang disampaikan langsung oleh guru-guru Ismuba melalui link YouTube sekolah, yaitu “sekolah kreatif20”.

“Hari ini, kita tunjukkan penyembelihan hewan kurban dengan cara yang benar. Ada pembacaan doa kurban, syarat hewan kurban yang harus sehat, gemuk, dan cukup usia. Selain itu, alat potong yang harus tajam dan proses penimbangan yang benar” jelas Ustadz Ain saat ditanya.

“Konten-konten yang dimasukkan melalui link YouTube sekolah tersebut diharapkan dapat menjadi konten pembelajaran yang bermanfaat bagi siswa-siswinya, terutama saat menerapkan pembelajaran daring seperti sekarang ini,” harap Ustadz Ain. (Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here