Kwarda Hizbul Wathan Surabaya Dukung Penuh Bangkitnya PSHW

0
403
Dikky Sadqomullah

 

KLIKMU.CO – Hizbul Wathan semakin jaya. Menjadi perbincangan di Jawa Timur sehubungan dengan banyaknya kegiatan yang dilakukan. Mulai kegiatan LPB-IV Kwarwil sampai partisipasi dalam LPB-V Kwarpus Hizbul Wathan di Yogyakarta.

Di Surabaya, Kwarda Hizbul Wathan sukses melaksanakan Kemah Pengenal Tangguh (awalnya Ceria Pandu Atfal) Pandu Hizbul Wathan SD/MI Muhammadiyah se-Surabaya di Agro Mulia. Dilanjutkan “Kemah Prestasi” SMP Muhammadiyah se-Surabaya.

Bahkan, tahun ini akan dilaksanakan Kemah Penghela SMA/SMK Muhammadiyah se-Surabaya. Di pengujung tahun akan ada program silaturrahim pandu Hizbul Wathan dengan nama “Jambore Daerah”. Pesertanya berasal dari semua pandu, baik Atfal, Pengenal, maupun Penghela yang berada dalam SD/MI, SMP, dan SMA/SMK Muhammadiyah se-Surabaya.

Nah, sederet kegiatan Hizbul Wathan baik tingkat Surabaya, Jawa Timur, bahkan nasional menjadi cermin kebangkitan pandu Hizbul Wathan. Yang paling menggembirakan adalah lahirnya kembali Persatuan Sepak Bola Hizbul Wathan (PSHW). Menjadi berita hangat di berbagai media sosial dan media cetak, baik lokal maupun nasional

Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur melalui Lembaga Seni Budaya dan Olahraga melebarkan sayap dakwahnya (dakwah kultural/komunitas) dengan mengakuisisi klub sepak bola liga 2, Semeru FC, yang sekarang didaftarkan menjadi PS Hizbul Wathan. Langkah ini menjadi bentuk riil bahwa Muhammadiyah melakukan dakwah berkemajuan. Menjadi pelopor dalam menyelesaikan persoalan umat melalui dakwah bil hal.

Tak mau kalah dalam berfastabiqul khairat, Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya bergegas merapatkan barisan dengan mengumpulkan semua elemen Muhammadiyah di Surabaya. Mulai Pimpinan Daerah, Majelis dan Lembaga, Ortom tingkat daerah, Aisyiyah, Kwarda Hizbul Wathan, Pemuda Muhammadiyah, Nasyiatul Aisyiyah, IMM, IPM, dan Tapak Suci.

Ketua Kwarda Hizbul Wathan Kota Surabaya Ramanda Dikky Shadqomullah saat ditemui reporter KLIKMU.CO, menyampaikan, ini adalah momentum yang tepat bagi Hizbul Wathan untuk melebarkan dan meneguhkan dakwah kultural sebagai upaya meneruskan semangat juang KH Ahmad Dahlan pendiri Muhammadiyah dan Jenderal Soedirman sebagai tokoh nasional yang mempunyai spirit juang Rasulullah saw,” ujarnya.

“Nasionalisme mereka tinggi dengan benteng akidah yang kukuh sehingga tak tergoyahkan hingga akhir hayat,” katanya.

Menurut Dikky, kebangkitan PSHW ini menjadi motivasi tersendiri, khususnya bagi Hizbul Wathan Surabaya. Dengan sepak bola arek-arek Surabaya, khususnya kaula muda bisa menjalin silaturrahim.

“Sambil menyaksikan bola, bermain bola sambil sedikit diberi pemahaman agama. Sehingga meskipun terambil main bola, dengan kesibukan tetap menjalankan kewajiban kepada Allah swt. Inilah dakwah kultural, dakwah komunitas yang dikembangkan oleh Muhammadiyah di era 4.0,” lanjut pria asal Surabaya yang juga ketua Pimpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Jawa Timur itu.

“Kwarda Hizbul Wathan Surabaya akan mendukung penuh kelahiran kembali Persatuan Sepak Bola Hizbul Wathan,” Imbuhnya. (Salman/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here