Kyai Najib Hamid: Family Gathering Ini Unik, Datang Tak Diundang, Pulang Tak diantar

0
327
Foto Kyai Najib Hamid ketika memberikan ambutan diambil dari GWA Family Gatheting Top

KLIKMU,CO- Kegiatan Family Gathering ( Famgath) ke VIII tahun ini dilaksanakan tanggal 28-29 Desember 2019 ditempatkan di sebuah lokasi yang sejuk dan nyaman yakni Agro Mulia milik H.Sulthon Amin salah satu Wakil Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Timur dan yang menarik dari pantauan kontributor KLIKMU.CO Famgth ini sudah hampir 1 dekade

Kyai Najib Hamid ketika memberika sambutannya beliau menyampaikan

“Saya berterima kasih kepada semua pihak, khususnya kepada bapak sulthon amin pemilik dari Agro Mulia ini, beliau ini unik, beliau yang punya rumah ( Agro Mulia,red) , yang punya tempat ini, pak sulthon mengundang panitia  famgath untuk selalu koordinasi tujuan beliau cuma satu  yakni agar Famgath ke VIII ini sukses”, tukasnya disambut tepuk tangan peserta yang hadir

lebih lanjut pria yang beberapa waktu sempat mencalonkan diri sebagai Calon Dewan Perwakilan Daerah  ( DPD ) ini menambahkan

” Pak Sulton pernah bertanya kepada saya, kenapa yang diundang kok cuma ini? saya jawab, kami panitia tidak pernah mengundang siapapun, kegiatan ini dari mulut ke mulut ( disambut tawa dan tepuk tangan,red) kegiatan Family Ini adalah hobby, urunan sendiri,  datang datang sendiri, biaya sendiri, habis makanpun cucui piring sendiri ( disambut  riuh tawa lagi,red), semua peserta ini datang sendiri dan pulang pun sendiri,  famgath ini kegiatan kultural, tempat menempa berbagai hal, candradimuka untuk semua hal dan semua kader” ujarnya

“Malam ini kumpul tumplek blek keluarga besar angkatan muda Muhamadiyah se Jawa Timur, malam ini banyak aktivis, banyak pejabat  saya harap keluarga aktivitis tidak trauma terhadap ke aktif an ayah atau ibu nya mengurusi Muhammadiyah, anak anak aktivis jangan ada yang trauma, kalau trauma bahaya, kenapa karena banyak tokoh yang tidak bisa .melahirkan tokoh , banyak kader kader yang tidak bisa melahirkan kader, karena keluarganya trauma, trauma melihat ayah atau ibu terlihat yang jarang mengurusi keluarga semoga 10 tahun kedepan kegiatan famgath bisa terus dilaksanakan ( di Aamiini, oleh seluruh peserta,red) “, pungkasnya penuh harap( Den Peyi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here