Kyai Yunahar Ilyas: Kalau Ingin Negara Ini Makmur dan Sejaterah Berikut 6 Hal yang Harus di Hindari

0
289
Foto Kyai Yunahar Ilyas ( bersurban) bersama Aktivis Muhammadiyah Kota Surabaya diambil oleh habibie

KLIKMU.CO-Kalau tidak sanggup meningkatkan ukhuwah islamiyah maka jangan merusaknya, kita ingin semua ingin bersatu seperti Muhammadiyah, NU, Persis dan lainnya.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah Prof Dr Yunahar Ilyas dalam pengajian Ahad Pencerah Majelis Tabligh PDM Surabaya di Ruang Pertemuan Gedung Dakwah Kenjeran Kota Surabaya Jl Platuk 104Kenjeran Surabaya, Ahad (28/7).

Yunahar Ilyas, mengatakan, Nabi mempersaudarakan kaum ansyar dengan kaum Muhajirin.

“Dengan susah payah Nabi berusaha menyatukan kedua suku itu, kunci adalah dengan kekuatan iman mereka bisa bersatu,”paparnya.

Menurut beliau, ada 6 hal harus dihindari oleh semua pihak baik secara lembaga maupun individu, agar ukhuwah islamiyah tidak rusak yakni

Pertama. Jangan saling mengejek. “Kadang ada yang gemarnya ngejek, pada pilpres kemarin ada istilah cebong dan kampret. Setiap hari kerjaannya ngejek, kalau tidak ngejek tidak puas dia,” katanya.

Kedua. Lumaza, memaki, mencaci. “Salah satu teman di UI mengkritik, tetapi di balas juga dengan kritikan. Oleh karena itu kita sebarkan di media sosial dengan yang positif, warga Muhammadiyah yang banyak itu juga tidak gemar melihat youtube, katanya Muhammadiyah warganya 35 juta. Padahal sekarang perangnya melalui media sosial,”ujarnya.

Ketiga. Jangan memanggil nama yang tidak disukai. “Ada seorang supir bus di yogyakarta, dia kalau memanggil orang dengan panggilan barwak, atau monyet. Karena dia sering memanggil orang seperti maka orang-orang disana memanggil dia dengan panggilan Barwak atau monyet, oleh karenanya mari Panggillah orang itu dengan panggilan yang baik,”ucapnya.

Keempat, katanya, jangan berburuk sangka,. “Kalau anda berjanji dengan orang terus dia tidak datang maka cari husnuddzannya. Dahulukan yang positif. Jangan negatif yang di dahulukan maka kalau kita positif kita tidak sakit hati,”katanya.

Kelima, sambungnya, Jangan mengintip kesalahan orang lain. “Contoh kalau polisi curiga terus, hakim, ponis terus. Maka sebaiknya kita menjadi sahabat, ada anak yang didik keras oleh orang tuanya. Akhirnya, dia curhatnya diluar, ketika curhat diluar karena temannya tidak baik, maka dia salah pergaulan, ini penting diperhatikan orang tua, jadilah sahabat,”ujarnya.

Keenam, lanjutnya, jangan ghibah, atau bergunjing. “Kalau tidak sanggup meningkatkan ukhuwah islamiyah maka jangan merusaknya. Kita ingin semua bersatu, Muhammadiyah, NU, Persis dan lainnya. Ada kecenderungan di indonesia ini yang mau mengeluarkan ormas yang lain.Semua di indonesia adalah ahlussunnah wal jamaah. Kita hanya menegakkan alquran dan sunnah. Maka dengan demikian ukhuwah islamiyah akan tegak di dunia ini,”tambahnya. (Habibie)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here