Lazismu Kabupaten Magelang Bantu Bedah Rumah Kader Kokam Paling Senior

0
76
Peresmian dan serah terima Program Bedah Rumah bagi Kader dari Lazismu Kabupaten Magelang bekerja sama dengan Pemuda Muhammadiyah dan Kokam Kabupaten Magelang di Dusun Jarakan, Desa Bojong, Kecamatan Mungkid, Kabupaten Magelang. (Sapari/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Lembaga Amal Zakat, Infaq, dan Shodaqoh Muhammadiyah (Lazismu) Kabupaten Magelang melaksanakan peresmian dan serah terima bedah rumah Jumat (12/3/2021). Bantuan itu diberikan kepada kader Kokam Kabupaten Magelang, Supriyono, di Dusun Jarakan, Desa Bojong, Kecamatan Mungkid.

Acara serah terima dihadiri oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Jawa Tengah, M. Tafsir, yang sekaligus meresmikan bantuan bedah rumah tersebut. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Magelang Jumari dan Direktur Teritorial Lazismu Jawa Tengah Agus Alwi Mashuri turut hadir.

Kemudian, hadir pula Ketua Lazismu Kabupaten Magelang Imron Rosyidi, Ketua Pimpinan Daerah Pemuda Muhammadiyah (PDPM) Kabupaten Magelang Novi Setiaji Panuntun, beserta Komandan Kokam Irfan, jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah dan Aisyiyah Mungkid, kepala desa Bojong, dan tokoh masyarakat setempat.

Dalam sambutannya saat peresmian, Ketua PWM Jawa Tengah M. Tafsir mengatakan, bedah rumah dari Lazismu ini menjadi berkah di bulan Rajab. “Semoga rumah ini memberi rasa tenang untuk Pak Supri karena orang sudah punya rumah itu tenang. Terima kasih kepada Lazismu, kepada seluruh donatur, insya Allah akan memperoleh pahala berlipat ganda karena bisa membuat Pak Supri lebih tenang,” katanya.

Ketua Lazismu Kabupaten Magelang Imron Rosyidi menambahkan, bantuan bedah rumah tersebut terlaksana atas dukungan dana para donatur melalui Lazismu Kabupaten Magelang. Pelaksana pembangunannya adalah para personel Kokam dan Pemuda Muhammadiyah.

“Alhamdulillah, hari ini (Jumat) Lazismu yang bekerja sama dengan Pemuda Muhammadiyah dan Kokam Kabupaten Magelang memberikan program ini kepada Pak Supri yang merupakan Kokam paling senior di Kabupaten Magelang dengan pagu anggaran 15 juta rupiah,” katanya.

Meskipun pagu anggaran hanya Rp 15 juta, kata Imron, dalam perjalanannya ternyata donasi yang terkumpul melebihi pagu Lazismu. “Khusus untuk Pak Pri ini, donasinya luar biasa, donasi masyarakat dalam bentuk uang tunai itu sebesar Rp 30 juta. Ditambah dalam bentuk bahan dan isi rumah senilai Rp 45 juta. Jadi, total rumah ini beserta isinya itu habis Rp 90 juta,” imbuhnya.

Menurut Imron, dana Rp 90 juta tersebut tidak akan menjadi acuan bagi Lazismu karena target Lazismu tetap 15 juta. “Kalau di Muhammadiyah itu, kalau dibantunya Rp 15 juta biasanya bisa lebih, seperti bantuan yang sudah-sudah. Ini kalau tenaga kerja dihitung, barangkali akan lebih lagi,” ungkapnya. (Sapari/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here