Lazismu Surabaya Berdayakan Masyarakat Agar Tidak Jadi Korban Rentenir

0
343
Memberdayakan: drh. Zainul Muslimin (peci putih)menyerahkan pinjaman dana kepada Ibu Sumiarsih.(Foto: Nobieta)

KLIKMU.CO – Melalui unit Bina Mandiri Usaha (BMW) Lazismu Kota Surabaya memperdayakan masyarakat agar bisa mencegah dari korban rentenir.

Demikian disampaikan Ketua Lazismu Jawa Timur, Zainul Muslimin dalam kegiatan Talkshow Lazismu di Ruang Stand Pameran lt 1 Grandcity Surabaya Sabtu (28/4). Zainul Muslimin menjelaskan, bermanfaat, berdaya dan terbebas dari jerat rentenir merupakan harapan yang diinginkan oleh unit keuangan mikro yang dibentuk Lazismu dengan nama UKM BMW.

“Unit yang dibentuk sejak 2013 ini memiliki harapan luhur yang pantas diperjuangkan. Langkah kongkrit yang sampai saat ini diemban yaitu memiliki sekitar 150 anggota binaan,” paparnya.

Ia menambahkan, perjuangan yang dimulai dari kampung Tambak Wedi Baru, Platuk, Kedinding dan Sutorejo itu kini telah merambat ke berbagai daerah, misalnya Tambak Laban, Gunung Anyar, dan daerah lainnya.

“Sampai saat ini UKM BMW yang memiliki binaan terdiri dari 30 kelompok tersebut sebagian telah lepas dari bahaya uang peranakan atau riba. Sehingga sebagian anggotanya merasa senang dengan pembinaan yang diadakan Lazismu Kota Surabaya yang diadakan tiap bulannya.” tambah pria berjenggot itu.

Zainul biasa ia dipanggil, memberi contoh salah satu kelompok binaan yang berhasil, yakni kelompok binaan di daerah Platuk.

“ Saat ini UKM BMW melebarkan sayapnya dengan menebar manfaat di daerah Bulak Banteng yang saat ini sudah 2 tahun menjadi binaan Lazismu Surabaya yaitu kelompok Al mukminun Bulak Banteng,” tambahnya.

Menurut Sunarko, Ketua Lazismu Kota Surabaya, di antara keuntungan para binaan yang meminjam modal usaha melalui unit UKM BMW adalah berupa pinjaman tanpa bunga. Di samping itu mereka juga mendapat tambahan wawasan berwirausaha maupun ilmu agama, karena di dalamnya juga berisi kegiatan ngaji bisnis dan ngaji agama.

“Para anggota binaan juga secara bergantian juga dapat bantuan modal usaha (hibah) dan bantuan peralatan usaha baik berupa rombong, peralatan dapur (kompor). Kalau pinjam di bank ia harus bayar ngantri, tidak dapat minum dan snack. Tapi kalau pinjam di UKM BMW selain dapat ilmu, bebas riba juga dapat minum dan snack.” tambahnya.

Dalam kegiatan itu, hadir Ketua Kelompok Binaan dari Bulak Banteng, Sumarsih yang merupakan salah satu contoh figur yang berjuang membina anggotanya di daerah tersebut. Pada kesempatan yang sama, ia berkesempatan langsung menerima Bantuan dari UKM BMW yang secara langsung diserahkan oleh Ketua Lazizmu Jatim, Zainul Muslimin. (Habibie/Nobieta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here