LBH Papua: Proses Hukum dan Pecat Oknum TNI yang Siksa Penyandang Difabel di Merauke

0
142
Penganiayaan oknum Pomau terhadap warga Papua. (Tangkapan layar)

KLIKMU.CO – Jagat media sosial dihebohkan dengan beredarnya sebuah rekaman video berdurasi 1 menit 20 detik yang menampilkan aksi kekerasan terhadap seorang warga Papua yang dianianya oleh dua oknum Polisi Militer (PM) Indonesia. kedua oknum tersebut adalah Serda D dan Prada V.

Peristiwa memalukan ini terjadi di Kabupaten Merauke. Tampak juga dalam video itu ternyata korban adalah penyandang difabel tunawicara.

Insiden ini diawali oleh keributan seorang warga yang diduga mabuk dengan pemilik warung dan melibatkan dua anggota Pomau (Polisi Militer TNI-AU) yang bermaksud melerai. Kedua oknum tersebut kini dalam penanganan petugas Lanud J.A. Dimara Merauke.

Menyikapi kekerasan tersebut, Lembaga Bantuan Hukum Papua meminta kepada PanglimaTNI, KSAU, dan Lanud J.A. Dimara agar segera memecat dengan tidak hormat Serda D dan Prada V pelaku pelanggaran tugas pokok TNI, penyiksaan dan pengeroyokan terhadap masyarakat sipil Papua penyadang difabel di Merauke.

“Kami juga meminta Komnas HAM RI dan Komnas HAM RI Perwakilan Papua segera melakukan penyelidikan atas dugaan pelanggaran HAM berupa tindakan penyiksaan terhadap masyarakat sipil Papua penyadang difabel itu,” kata Direktur Lembaga Bantuan Hukum Papua Emanuel Gobay dalam keterangan tertulis, Rabu (28 Juli 2021).

Di samping itu, LBH juga meminta Kasat Lanud J.A. Dimara dan POM AU Lanud J.A. Dimara untuk segera memproses hukum Serda D dan Prada V dengan ketentuan undang-undang yang berlaku. (AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here