Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik Muhammadiyah Surabaya: Dolly Adalah Kita

0
623
Seruan: Ketua LHKP H.Achmad Zainul Arifin ( Peci hitam).(Foto: dokumen pribadi)

KLIKMU.CO- Gugatan class action kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya dengan nilai Rp 270 Miliar yang dilakukan oleh beberapa pihak ke Pengadilan Negeri, adalah bentuk perlawanan yang harus dilawan oleh seluruh elemen Warga Surabaya. Untuk itu Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya menyampaikan sikap sebagai berikut:

Pertama, Menuntut kepada Majelis Hakim PN untuk tidak mengabulkan permintaan class action yang dituntutkan atas dasar kerugian ekonomi, pada sisi yang lain kerugian yang diakibatkan dengan tetap beroperasinya Dolly adalah kriminalitas, HIV/AIDS, kerusakan moral, kerusakan masyarakat, dampak buruknya yang nilainya melebihi dari sekedar nilai ekonomi.

Kedua, Dolly sekarang berubah Pemerintah dan Masyarakat sudah merubah Dolly menjadi pusat ekonomi walaupun program ini harus terus menerus dibantu semua pihak.

Ketiga, Masa depan anak bangsa dan generasi muda harus lebih utama, pihak-pihak yang terkait hendaknya bersama-sama merumuskan masa depan Dolly bersama yang berkemajuan.

Keempat, Menolak segala bentuk upaya pihak-pihak yang akan mengupayakan membuka kembali Dolly sebagai tempat prostitusi atau ada pihak tertentu yang berusaha mengambil keuntungan dengan penutupan dengan melakukan class action.

Kelima, Kami yakin dan percaya bahwa Warga dolly bersama dengan Warga Surabaya dan tidak pernah merasakan adanya intimidasi dan diskriminasi dari pihak manapun, kalaupun ada, itu hanya dirasakan oleh kelompok yang mempunyai kepentingan.

Keenam, Hentikan silang pendapat tentang masalah Dolly saatnya kita bersama-sama kita jadikan Dolly sak iki sebagai Sentral Ekonomi Usaha, sebagai Pusat Peradaban Masyarakat Religius berkemajuan dan sebagai Dolly milik kita bersama dibangun dengan semangat kebersamaan.

Ketujuh, Mari warga Kota Surabaya kita bergandengan tangan, rapatkan barisan kita lawan bersama oknum oknum yang ingin menghidupkan dan menghadirkan kembali prostitusi di kota tercinta kita

#AREKSUROBOYOWANI#DOLLYADALAHSURABAYA#SURABAYAADALAHKITA

Surabaya, 30 Agustus 2018

H. ACH. ZAINUL ARIFIN

Ketua
Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik (LHKP) Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here