Letda Munawir di Mata Istri: Tak Pernah Absen Shalat Berjamaah jika Sedang di Rumah

0
1999
Foto atas adalah potret almarhum Letda Munawir dan foto bawah suasana rumah duka di Jalan Keputih Utara yang dihadiri oleh Wali Kota Ery Cahyadi, camat, dan lurah. (Fitri/Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Ke-53 personel TNI-AL yang bertugas di dalam KRI Nanggala-402 telah gugur. Hal itu disampaikan oleh Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto kemarin (25/4/2021). Kabar itu tentu menjadi duka yang mendalam bagi bangsa Indonesia, tak terkecuali para keluarga kru awak kapal.

Ibu Cica misalnya. Suaminya, Letda Munawir, menjadi bagian dari 53 awak kapal yang dinyatakan subsunk (tenggelam) atau on eternal patrol (berpatroli selamanya) di perairan laut Bali yang terjadi sejak Rabu dini hari lalu (21/4/2021).

Saat Klikmu.co berkunjung ke rumah almarhum, tampak Bu Cica begitu berduka dan berusaha ikhlas. Ia juga berupaya kuat di depan kedua putrinya, Aura (18 tahun) dan Cinta 10 (tahun). Sulungnya, Aura, dulu merupakan murid di TK Aisyiyah 52 Keputih, Surabaya.

Cica menceritakan, suaminya adalah sosok pribadi yang sangat dermawan, supel, disiplin, dan taat beribadah. “Beliau tidak pernah absen (shalat lima waktu, Red). Jika sudah dengar suara azan, beliau selalu mengambil air wudhu dan langsung berangkat ke mushala untuk shalat berjamaah jika sedang tidak bertugas,” papar Cica kepada Klikmu.co, Ahad (25/4/2021), di kediamannya di Jalan Keputih Utara.

Namun, lanjut dia, meski sedang bekerja, jika sudah terdengar azan beliau langsung meninggalkan pekerjaan untuk menunaikan ibadah shalat. “Mas Nawir (Letda Munawir, Red) tidak pernah mau lewatkan shalat berjamaah jika di rumah,” ujar Bu Cica.

Sejumlah tamu penting hadir berkunjung ke rumah dula. Di antaranya ibu camat Sukolilo, Ibu Amalia. Ia memberikan support kepada keluarga agar selalu kuat demi anak-anaknya.

Bahkan, Wali Kota Surabaya Ery Cahyadi juga mendatangi kediaman almarhum membesuk istri dan anak-anaknya untuk memberikan dukungan moril. Ia hadir beserta aparat Kelurahan Keputih. “Saya sangat berduka atas musibah ini. semoga keluarga diberi keikhlasan dan kekuatan,” kata Wali Kota.

Kunjungan ini pun ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Drs H. Khilmi selaku RW setempat.

Kemarin Menko PMK dan Mensos juga hadir langsung ke Markas Armada 02, Surabaya, Jawa Timur. Mereka bersilaturahim dengan keluarga korban KRI Nanggala-402 dan memberikan penguatan.

Di samping itu, rombongan menteri juga mengirimkan para psikolog dari balai di beberapa tempat untuk keluarga korban.

Sementara itu, Presiden Jokowi menegaskan komitmen pemerintah untuk mengupayakan langkah-langkah terbaik bagi 53 prajurit AL yang gugur. Segala upaya terbaik untuk pencarian dan penyelamatan awak KRI Nanggala-402 telah dan masih akan dilakukan pemerintah.

“Seluruh bangsa Indonesia menyampaikan kesedihan yang mendalam atas musibah ini, khususnya kepada seluruh keluarga awak kapal selam.  Doa dan harapan terbaik bagi 53 putra terbaik bangsa, para patriot penjaga kedaulatan negara. Bagi segenap anggota keluarga, kiranya diberikan kesabaran, ketabahan, dan kekuatan,” tandasnya. (Fitri/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here