Libatkan Mahasiswa UM, Sekolah Ini Gembleng Siswa Menjadi Kader Muhammadiyah

0
248
Kerja Nyata: Suasana pembukaan Pondok Ramadhan SD Muhammadiyah 1 Kediri yang dilaksanakan dengan dukungan mahasiswa UM. (Foto: Spesial)

KLIKMU.CO – Para santri SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih Kediri berkumpul di lapangan sekolah untuk mengikuti upacara pembukaan Pondok Ramadhan, Senin (4/6). Kegiatan tersebut merupakan salah satu agenda wajib bagi semua santri sebelum mengikuti kegiatan Pondok Ramadhan. Sedang pelaksanaannya dijadwalkan berlangsung selama satu pekan, yaitu mulai Senin hingga Sabtu mendatang.

Koordinator Pondok Ramadhan sekaligus Guru bidang Al-Islam, Ikhwan Nurhadi menjelaskan selama kegiatan berlangsung para siswa akan mendapatkan materi seputar ibadah.

“Selama Pondok Ramadhan mereka akan mendapatkan materi praktik ibadah (wudhu, tayamum, shalat janazah), tahsin, tahfidz,” katanya.

Sedang pada hari Jumat mendatang, menurut Ikhwan akan diadakan kegiatan puncak.

“Nanti puncaknya pada Hari Jum’at, akan diadakan pembagian takjil, buka bersama, kopdar alumni, tarawih, sampai sahur bersama,” jelasnya.

Setelah upacara pembukaan selesai, para santri langsung menuju kelas masing-masing untuk menerima materi dari guru pengampu. Namun untuk santri kelas 4 dan 5 mereka kedatangan tamu spesial dari para mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) yang sedang melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN).

Dalam keterangannya, salah satu mahasiswa Nia berpesan pada santri yang ada tentang karakter yang baik.

“Sebagai santri di SD Muhammadiyah 1 Ngadiluwih kalian harus memiliki karakter yang baik dan harus beda dengan sekolah-sekolah lainnya,” terangnya.

Ia mengajak para santri tersebut untuk menjadi pribadi yang berguna dan bermanfaat bagi sesama, lebih-lebih orangtua.

“Mari kita jaga akhlak dan perilaku kita agar kita bisa menjadi anak yang berguna dan bisa menyenangkan hati orang tua kita. Karena kelak kitalah harapan dan penerus orang tua kita,” katanya.

Selama di kelas, para santri terlihat antusias mendengarkan dan mengikuti arahan dari mahasiswa. Ditambah, ketika prosesi tanya jawab, para santri tak henti-hentinya melempar pertanyaan. (Munir/Frd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here