Lima Pernyataan Sikap Muhammadiyah Surabaya Terkait Penyerangan Polsek Wonokromo

0
2104
Foto diambil dari Merdeka.com

KLIKMU.CO

Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya setelah mencermati adanya tindakan Penyerangan warga sipil kepada Polsek Wonokromo yang beberapa hari lalu, maka Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya menyampaikan sikap sebagai berikut :

Pertama. Pasca Aksi teror bom yang pernah terjadi di Surabaya pada Mei 2018 lalu tidaklah selesai, kembali terjadi teror yang dilakukan seseorang kepada Polsek Wonokromo – Surabaya, hal ini mengancam kembali perdamaian serta keharmonisan dan persaudaraan khususnya di Surabaya.

Kedua. Mengutuk keras pelaku tindak kejahatan tersebut dan untuk diusut secara terbuka dan transparan serta pelaku tindak kejahatan tersebut segera bisa ditangkap dan diadili serta dihukurn berdasarkan pada undang-undang yang berlaku.

Ketiga. Prihatin dan seluruh komponen bangsa agar
Waspada terkait aktifitas warga dan khususnya simpatisan Muhammadiyah. Bisa jadi semacam upaya balas dendam atas berbagai kejadian pra dan pasca pemilu ini oleh kelompok tertentu. Tetapi bisa juga dugaan sebuah skenario besar yg berusaha menghabisi umat Islam oleh pihak tertentu.

Keempat. Menghimbau Pemerintah Indonesia dan seluruh warga negara agar senantiasa waspada bahwa dinamika global terutama yang berkaitan dengan tindak kejahatan terorisme, masih merupakan ancaman yang serius. Oleh karena itu, otoritas keamanan perlu bersinergi-kerja dengan masyarakat sipil, termasuk organisasi sosial keagamaan.

Kelima. Menyeru kepada seluruh umat manusia untuk senantiasa menjunjung prinsip dan nilai perdamaian serta menghormati harkat dan martabat kemanusiaan.

Ketua                                                                               Sekretaris

Kyai Mahsun Djayadi                                                         M.Arif An

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here