Lomba 17-an demi Kenang Pahlawan, Lomba Muharam untuk Jalan Dakwah

0
278
Siswa-siswi MIMDATU saat mengikuti lomba 17-an dan 1 Muharam. (Reza/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Sebanyak 300-an siswa-siswi MI Muhammadiyah 27 surabaya (MIMDATU) yang terdiri atas kelas 1–6 mengikuti lomba 17-an secara virtual/daring. Kegiatan yang mengusung tema “Semarak Kemerdekaan di Tengah Pandemi” ini berlangsung Jumat hingga Ahad  (14–16/8).

Ada beberapa lomba yang digelar. Yaitu, lomba mirip pahlawan, lomba menyanyikan lagu bertema perjuangan bersama keluarga, lomba membaca puisi, lomba membaca teks proklamasi, dan lomba membuat poster Covid tema perjuangan.

Kegiatan 17an ini kemudian dilanjutkan dengan lomba Muharam, dimulai pada Rabu hingga Kamis (20–21/8). Meliputi beberapa lomba, antara lain lomba azan, lomba kaligrafi, dan lomba tartil. Lomba Muharram ini terbagi dalam 2 kategori, yaitu kelas bawah 1–3 dan kelas atas 1-6.

Ketua panitia kegiatan 17-an Liyatun Ni’mah mengatakan, HUT Ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia ini mesti diperingati dengan lomba daring/virtual sebagai bentuk keprihatinan atas pandemi. Juga sebagai bentuk penghargaan atas jasa para pahlawan bangsa dan menumbuhkan semangat patriotisme dalam diri siswa.

“Selain itu, dengan diadakannya lomba 17-an ini, diharapkan bisa mengenalkan berbagai macam lagu bertema perjuangan dan menjalin kekompakan antara orang tua dan siswa,” katanya.

Sementara itu, Imam Subeki, ketua panitia kegiatan Muharam, menambahkan, selain menumbuhkan semangat patriotisme dalam diri siswa acara menyambut Tahun Baru Islam 1442 Hijriah, sekolah bermaksud memberikan pemahaman kepada siswa-siswi tentang nilai-nilai kebaikan yang terus-menerus disampaikan melalui syiar dakwah Islam, mengenalkan sejarah penanggalan tahun baru Islam, dan membentuk karakter siswa yang santun dan kreatif.

Kepala MI Muhammadiyah 27 M. Ismul Muchlis menuturkan, acara ini merupakan sarana melatih kreativitas dan percaya diri siswa pada masa sekarang ini. “Meskipun saat ini kita masih berada pada masa pandemi, bukan menjadi penghalang untuk tetap berkreativitas. Dan yang terpenting adalah anak-anak harus terus diberi semangat dengan kegiatan-kegiatan di luar pelajaran. Semoga lomba ini semakin menambah kompak keluarga dalam membimbing dan mencerdaskan anak bangsa,” tandasnya. (Reza Rachmatika/Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here