Luar Biasa Kedepankan Kepentingan Persyarikatan Kader Ini Mundur dari Pencalonan DPD RI

0
1098
Jiwa Ksatria: Demi Persyarikatan Cak Le(Hem Putih) mundur dari pencalonan DPD RI.(Foto: Ferry)

KLIKMU.CO – Hampir setiap organisasi berharap memiliki kader yang bersifat loyal serta berjiwa besar. Sedangkan mencari pribadi yang seperti itu, rasanya seperti mencari jarum dalam tumpukan jerami.

Kurang lebih hal itulah yang bisa dipelajari dari Sholeh Su’udi. Pria yang sejatinya menjadi kandidat Calon Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia (RI), atas rekomendasi Persyarikatan Muhammadiyah tersebut mengundurkan diri dari pencalonan. Hal itu ia lakukan demi menghormati keputusan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur yang telah lebih dulu menunjuk Najib Hamid.

“Saya mundur dari bakal calon anggota DPD RI pada detik detik terakhir karena taat azas atas keputusan yang sudah diputuskan oleh Persyarikatan Muhammadiyah Jawa Timur, dan agar suara kader Muhamamdiyah tetap solid dalam memperjuangkan dan meloloskan kader Muhammadiyah menjadi anggota DPD RI”, katanya saat dikonfirmasi KLIKMU.CO di Gedung Pusat Dakwah Muhammadiyah (Pusdam) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya, Senin (1/5).

Sholeh mengaku sejatinya ia telah didukung 11.274 masyarakat yang tersebar di beberapa kabupaten di Jawa Timur. Namun begitu, ia menyatakan mundur demi mengedepankan kepentingan persyarikatan.

“Walaupun dukungan ke saya sudah menembus angka 11. 274 dukungan yg menyebar di 23 kab/ kota di jatim, tapi saya ingin mengedepankan kepentingan persyarikatan Muh daripada kepentingan pribadi,” tambahnya.

Kendati demikian, pria yang biasa disapa Cak Leh tersebut mengaku akan tetap all-out dalam mendukung kandidat yang telah diputuskan PWM Jatim. Hal itu semata agar PWM Jawa Timur bisa berjuang lebih maksimal.

“Perlu dicatat, walaupun saya mundur dari bakal calon DPD Jatim, saya beserta relawan dan pendukung saya (Sholeh ) tetap akan medukung calon yang sudah direkomendasi oleh PWM jatim, yaitu Mas Najib (Najib Hamid). Saya akan bekerja keras sekuat tenaga agar Mas Najib lolos menjadi anggota DPD RI pada tahun 2019,” tukasnya.

Menyikapi langkah yang dilakukan Sholeh, Ketua Lembaga Hikmah dan Kebijakan Publik(LHKP) PDM Surabaya, Achmad Zainul Arifin memberikan apresiasinya. Menurutnya Sholeh telah bisa menjadi teladan Kader Persyarikatan Muhammadiyah yang sesengguhnya.

“Cak Sholeh adalah salah satu kader senior Pemuda Muhammadiyah Surabaya yang berjiwa besar. Langkah yang dilakukan beliau adalah sifat legowo dari seorang pejuang, memberi kontribusi kepada rakyat agar lebih sejahtera tidak harus melalui jalur pemerintah,” ujar pria yang kerap disapa AZA tersebut.

AZA berharap, selepas dari pencalonan DPD RI, Sholeh tetap bisa mengabdi di manapun. “Semoga Cak Sholeh istiqomah mengabdi untuk umat di manapun,” tambah pria yang juga Mantan Ketua Pemuda Muhammadiyah Kota Surabaya itu.(Ferry/frd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here