Lulus SMP, Salsa si Gadis Periang Ini Harus Ikhlas Ditinggal Wafat Ayahnya

1
204
Lazismu memberikan bantuan kepada Salsa. (Klikmu.co)

KLIKMU.CO – Rasa duka di saat pandemi korona bisa terjadi pada siapa saja, tidak peduli status sosial dan latar belakang lainnya. Persebaran korona tidak hanya menjadi persoalan lokal dan nasional, tetapi juga global. Sehingga dalam beberapa bulan terakhir ini, banyak media yang menginformasikan perkembangan pandemi Covid-19 dengan sederetan duka.

Begitu pula yang dialami Salsa, remaja putri kelas 9 yang baru lulus SMP Negeri di Surabaya. Seharusnya dia bisa bergembira setelah lulus SMP untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya, namun ternyata kegembiraan itu menjadi duka yang mendalam. Sebab, ayah tercinta sebagai pekerja swasta setelah sakit dirawat di rumah selama seminggu lalu dirujuk ke rumah sakit ternyata meninggal dunia. Demikian pula ibunya yang masih dirawat dan isolasi di Rumah Sakit.

Salsa tidak tahu apakah karena korona, tetapi dengan protokol seperti itu, remaja putri ini yang semula periang akhirnya hanya terdiam dalam kedukaan.

Pandemi korona telah memisahkan dirinya dengan ayahnya selamanya dan terpisah dengan ibunya yang masih di rumah sakit. Salsa tinggal bersama saudara-saudaranya melakukan isolasi mandiri dan ujian hidup yang berat ini harus dihadapinya.

Para guru tercinta tidak sekadar mengucapkan belasungkawa, tetapi dengan cepat menggalang donasi untuk keluarga yang ada. Melalui Lazismu Surabaya yang bersinergi dengan Muhammadiyah Covid-19 Comand Center (MCCC) Cabang Tambaksari, bantuan tersebut sudah diterima keluarga yang berduka.

Baihaqi selaku ketua MCCC Cabang Tambaksari saat menyampaikan bantuan hanya ditemui kakaknya. “Salsa masih sedih dan berduka, berdiam diri, tidak mau berkomunikasi,” katanya.

Dra Wulaningsih selaku wali kelas Salsa dalam pesan singkat melalui WA menyampaikan, semoga Salsa dapat melewati masa karantina dengan kuat, sehat, sabar, dan tawakal pada Allah SWT.

Lebih lanjut dia menyampaikan, Salsa harus ikhlas akan meninggalnya ayah. “Doakan beliau semoga kekhilafannya, diampuni Allah SWT, dan diterima Amal shalehnya. Salsa sabarlah ya anakku, dan doakan semoga ibumu diberikan kesembuhan dan kamu dengan saudaramu tetap dalam kesehatan. Salsa anakku, engkau harus semangat dan tabah menghadapi ujian ini, pasti ada hikmahnya hai anakku. Belajarlah dengan kesungguhan untuk menggapai cita-citamu, dan optimis untuk sukses guna membanggakan orangtuamu,” katanya.

Wali Kelas Salsa menyampaikan terima kasih atas bantuan dan kerja samanya Lazismu dan MCCC yang tanggap dan cepat merespons.

Bagi yang ingin berdonasi, bisa melalui Lazismu Surabaya. (Andi/Achmad San)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here