Mahasiswa Ini Lulus Kuliah Semester 6 tanpa Skripsi, Begini Caranya

0
1661
Anggia Putri Aliyanti, mahasiswa yang lulus tanpa skripsi. (UMM/KLIKMU.CO)

 

KLIKMU.CO – Lulus tepat waktu menjadi dambaan semua mahasiswa. Sayangnya, menyelesaikan skripsi sebagai salah satu syarat utama kelulusan bukanlah hal yang mudah. Tak sedikit mahasiswa yang menelan pil pahit tertunda kelulusannya lantaran terkendala penyelesaian skripsi tersebut.

Namun, hal itu tak berlaku bagi Anggia Putri Aliyanti, mahasiswi Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kerennya lagi, Anggia tak hanya berhasil menyelesaikan tugas akhir tepat waktu, tetapi bahkan lulus di semester 6 setelah artikel penelitiannya “Analisis Kesalahan Representasi Simbolik Mahasiswa dalam Menyelesaikan soal High Order Thinking Skills” terbit di Jurnal Aksioma.

“Alhamdulillah artikel saya dipublikasikan di Jurnal Aksioma Desember lalu, Sinta 2. Karena mengikuti program KISS dan artikel saya sudah diterbitkan, maka saya sudah bebas skripsi,” tutur mahasiswi yang selalu ber-IP cum laude sejak semester satu itu bersemangat.

Anggia merasa sangat terbantu dengan adanya program KISS ini. Pasalnya, program ini membuat dia tak perlu menunggu semester 7 untuk melakukan penelitian. Bayangan akan lulus cepat dengan IPK tinggi pun sudah di depan mata.

Meski program KISS mempermudah Anggia dalam menyelesaikan tugas akhirnya, ia tetap harus bekerja keras. Ia harus merelakan waktu liburan untuk mengerjakan penelitiannya tersebut. Selain itu, Anggia harus rajin berdiskusi dengan dosen pembimbing agar dapat membantunya dalam menyelesaikan masalah penelitiannya.

“Tetap ada tantangannya. Beban jadi bertambah karena harus kuliah sambil meneliti dan menulis artikel. Tapi, saya mendapat banyak dukungan dari dosen-dosen pembimbing, orang tua, dan teman-teman. Mereka yang selalu memotivasi dan mengingatkan saya. Selain itu, saya merasa kalau saya nggak boleh menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan prodi matematika melalui Program KISS ini. Intinya, banyak pengalaman yang saya rasakan ketika menyelesaikan tugas akhir ini dan saya merasa sangat terbantu dengan adanya program KISS ini,” terangnya.

Prodi Pendidikan Matematika memang telah membuat sebuah gebrakan baru berupa program KISS pada 2019 lalu. Program KISS (Karya Ilmiah Setara Skripsi) merupakan program percepatan studi melalui penyetaraan karya ilmiah. Secara umum, karya ilmiah yang dapat diekuivalensikan menjadi skripsi berada dalam tiga kategori.

Dua kategori berupa publikasi artikel ilmiah di jurnal, yakni artikel ilmiah yang memperoleh LoA (Letter of Acceptance) dari jurnal nasional terakreditasi atau artikel ilmiah yang memperoleh LoA dari jurnal internasional terindeks. Jika kesulitan menyusun artikel penelitian di jurnal, maka jangan hawatir. Kategori terakhir tidak berbasis artikel jurnal.

“Jadi mahasiswa yang memperoleh juara 1, 2, atau 3 di tingkat nasional atau internasional di bidang Pendidikan Matematika, misalnya PKM, LKTI, olimpiade, atau yang sejenisnya yang mengharumkan nama Prodi Pendidikan Matematika FKIP UMM juga termasuk dalam KISS ini. Tentu itu harus dibuktikan dengan sertifikat, piagam, atau sejenisnya. Nah, khusus yang ini, karena sudah memenangkan lomba, artikelnya tidak wajib dipublikasikan,” ungkap Dr Moh. Mahfud Efendi MM, ketua Prodi Pendidikan Matematika. (Achmad San)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here