Mahasiswa KKN UMSurabaya Gelar Pelatihan Perawatan Jenazah di Masjid

0
249
Foto diambil dari dokumen panitia

KLIKMU.CO- Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Kelompok 5 Universitas Muhammadiyah Surabaya (UMSurabaya) menyelenggarakan pelatihan perawatan jenazah. Bertempat di Masjid Al Huda Dusun Sumberarum Desa Sambirejo Kecamatan Wonosalam, Jombang, Kamis (8/8).

Acara ini diselenggarakan pada malam hari setelah acara rutin warga (setiap malam Jum’at). Beberapa warga yang hadir dari seluruh RT yang ada di sumberarum menyambut baik atas kegiatan ini.

Pelatihan ini diawali dengan penyampaian materi tentang tatacara menghadapi orang yang akan meninggal dunia dan tatacara merawatnya ketika sudah meninggal dunia. Kemudian dilanjutkan dengan praktik memandikan (simulasi), mengkafani, dan menyolati jenazah.

“Salah satu tujuan diselenggarakannya kegiatan ini untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat baik secara teori maupun praktik terkait perawatan jenazah.”, ucap Ainul Yakin salah satu anggota KKN kelompok 5 UMSurabaya yang juga sebagai pemateri.

Dengan acara ini, diharapkan seluruh masyarakat yang hadir bisa memahami dan mempraktikkan cara merawat jenazah yang baik dan benar sesuai syari’at Islam.

“Tepat seminggu sebelumnya, sempat juga kami mengagendakan kegiatan seperti ini di rumah salah satu warga, tetapi hanya penyampaian teori saja tidak dilanjutkan dengan praktik.”, ujarnya.

Beberapa mahasiswa KKN juga ikut meramaikan dan menyukseskan acara tersebut, salah satunya adalah Muhammad In’am selaku Ketua Kelompok. Dia mengatakan tujuan diselenggarakannya kegiatan ini “Untuk menambah pengetahuan tentang perawatan jenazah, bagaimana merawat jenazah dengan baik, yang sesuai syariat Islam”.

Khumaidi, yang kerap disapa Pak Maidi merupakan salah satu peserta yang pernah hadir di pelatihan sebelumnya. Dia mengatakan pelatihan seperti ini pernah diadakan sekali oleh KUA Wonosalam tapi khusus bagi orang tertentu saja (perwakilan), tidak semua warga ikut.

Pak Maidi bersyukur atas bantuan mahasiswa KKN yang telah memberikan sumbangsih kepada masyarakat berupa pengetahuan Agama. Dia juga mengomentari terkait materi yang disampaikan dalam kegiatan ini. “Saya kira, ya emang itu kan ada kan, ada persis yang ada di kitab. Cuma sepintas sekilas itu ada yg kekurangan (dalam penyampaian materi) itu masih lumrah, namanya juga manusia. Cuma sayang sekali saya tidak ikut sampean (pelatihan yang kedua kalinya)”, ungkap Pak Maidi ketika ditanyai oleh salah satu mahasiswa KKN.(Den Peyi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here