Mahfud MD Apresiasi Muhammadiyah yang Berperan Aktif Tangani Covid-19

0
216
Menko Polhukam Mahfud MD. (Kumparan)

KLIKMU.CO – Menko Polhukam Mahfud MD berdialog dengan jajaran pimpinan PP Muhammadiyah secara daring. Ini pertemuan ketiga Mahfud MD dengan pimpinan ormas, setelah Senin kemarin berdialog dengan Ketum PBNU dan Ketua KWI.

Hadir dalam pertemuan online tersebut, Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu’ti, dan jajaran pengurus: Syafiq Mughni, Dadang Kahmad, Dahlan Rais, dan Agung Danarto. Sementara dari Kemenko Polhukam, Menko Mahfud hadir beserta Sesmenko, para Deputi, para Staf Ahli dan para Staf Khusus.

Pada kesempatan itu, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Mahfud MD mengapresiasi dukungan dan partisipasi aktif PP Muhammadiyah dalam penanganan Covid-19, khususnya dengan partisipasi aktif 117 rumah sakitnya selama ini.
Mahfud menekankan bahwa kerjasama pemerintah dengan ormas keagamaan dalam penanganan Covid-19 menjadi penting untuk dikembangkan. Oleh karena itu, ia juga mengajak PP Muhammadiyah untuk terus memberikan kesadaran kepada umat bahwa Covid-19 itu masih ada.

“Pemerintah terus ingin bekerjasama dan di posisi mana Muhammadiyah bisa terus membantu, dan jika ada hal yang perlu diperbaiki dari sisi Pemerintah dalam penanganan Covid-19 ini agar lebih bersinergi,” kata Mahfud dalam keterangan resmi Tim Humas Kemenko Polhukam pada Selasa (27/7/2021).

Sementara itu, Ketua Umum PP Muhammadiyah KH Haedar Nashir menyampaikan pihaknya banyak seirama dan bertitik temu dengan langkah-langkah yang dilakukan pemerintah dalam menangani Covid-19, baik secara keilmuan, maupun keagamaan.
Ia mengatakan PP Muhammadiyah sadar pandemi ini sungguh-sungguh mengancam. Oleh karena itu, PP Muhammadiyah bersyukur pemerintah mengambil langkah-langkah darurat lewat PPKM.

“Muhammadiyah sendiri terlibat aktif sejak awal dalam menangani Covid secara mandiri lewat 117 rumah sakit dan 167 perguruan tinggi Muhammadiyah yang ikut dalam penyelamatan jiwa manusia,” ujarnya.
Menurutnya, bila dihitung-hitung sudah sekitar Rp 1 triliun rupiah yang keluar dari dana organisasi untuk membantu penanganan Covid-19.

Selain itu, Muhammadiyah juga terlibat aktif menangani Covid-19 baik dalam aspek kesehatan, keagamaan, maupun sosial ekonomi.

“Kami berharap pemerintah perlu terus konsisten agar PPKM darurat sampe level 4 itu dijaga dan dilaksanakan dengan baik. Tidak perlu ragu karena rakyat membutuhkan kepastian. Sempurna tentu tidak bisa, tapi pilihan-pilihan yang ditempuh pemerintah harus tetap firm,” pungkasnya. (RF)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here