Makmurnya Musala Berbanding Lurus dengan Iman Jamaah

0
317
Wakil Rektor I UMM Prof Dr Syamsul Arifin MSi (tiga dari kiri) turut hadir dalam peresmian Musala Nurul Hidayah. (Candra/KLIKMU.CO)

KLIKMU.CO – Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) meresmikan Musala Nurul Hidayah oleh Markaz Dakwah Fakultas Agama Islam (FAI) Ahad lalu (13/12/2020). Turut hadir wakil rektor I UMM, dekan FAI, serta perwakilan dari Pimpinan Cabang Muhammadiyah Dau, Malang.

Wakil Rektor I UMM Prof Dr Syamsul Arifin MSi menyampaikan ucapan terima kasih kepada para donatur, yaitu Abdul Aziz La Unazzan dan Syeikh Fahad bin Nasir. Keduanya sudah memberikan manfaat lewat pendirian musala tersebut.

Ia juga menyebut beberapa alasan musala itu diberi nama Nurul Hidayah. Satu di antaranya adalah agar bisa menjadi tempat untuk menggali ilmu yang bermanfaat. “Di samping untuk ibadah, juga bisa digunakan sebagai pusat kajian keagamaan,” terangnya lebih lanjut.

Prof Syamsul juga sedikit menyinggung terkait keimanan. Salah satu indikatornya adalah seberapa bagus dan makmur musalanya. Ia menyayangkan jika ada masjid besar nan megah, tapi jamaahnya hanya segelintir. “Memakmurkan musala tidak hanya secara fisik bangunannya, tapi juga kegiatan ibadah dan keilmuan keagamaan,” paparnya.

Senada dengan apa yang disampaikan Prof Syamsul, Dekan FAI UMM Prof Dr Tobroni MSi mendorong agar musala yang diresmikan bisa menjadi pusat dakwah Muhammadiyah. Ia menyebutkan beberapa contoh memakmurkan masjid, yakni dengan pengajian, workshop keagamaan, dan kegiatan lainnya. Ia juga berharap musala bisa menjadi lampu pencerah bagi masyarakat sekitarnya.

“Semoga musala ini bisa memberikan manfaat lebih, tidak hanya dari aspek keagamaan, tapi juga dalam aspek-aspek lainnya,” tandasnya (Candra/AS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here